Kenapa Puasa Justru Bisa Menyembuhkan Maag? Ini Penjelasan Ahli

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:30 WIB
Kenapa Puasa Justru Bisa Menyembuhkan Maag? Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi Puasa. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Pakar gastroenterologi menjelaskan bahwa puasa dapat menyembuhkan maag fungsional, bukan maag organik yang ada luka fisik.
  • Puasa membuat pola makan teratur dan mengurangi konsumsi makanan pemicu iritan yang mengganggu regenerasi lambung.
  • Pengendalian diri dan peningkatan ketenangan jiwa saat puasa berdampak mengurangi hormon stres pemicu asam lambung berlebih.

Suara.com - Bagi penderita gangguan lambung atau maag, datangnya bulan suci Ramadan sering kali memicu kekhawatiran.

Ketakutan akan asam lambung yang naik karena perut kosong selama belasan jam menjadi alasan utama banyak orang merasa ragu untuk berpuasa secara penuh.

Namun, dunia medis justru mengungkap fakta yang berbanding terbalik.

Menurut para ahli, ibadah puasa jika dilakukan dengan benar justru dapat menjadi "obat alami" untuk menyembuhkan penyakit maag. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Prof. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, yang juga merupakan pakar gastroenterologi, memberikan penjelasan ilmiah di balik fenomena ini.

Membedakan Maag Fungsional dan Organik

Sebelum memahami bagaimana puasa menyembuhkan maag, Dokter Gastroenterologi Prof. Ari Fahrial Syam menjelaskan bahwa kita harus membedakan dua jenis penyakit maag.

Pertama adalah maag organik, di mana terdapat kelainan fisik pada lambung seperti luka dalam (tukak lambung) atau tumor. Penderita maag organik memang memerlukan konsultasi dokter sebelum berpuasa.

Kedua, dan yang paling banyak dialami masyarakat, adalah maag fungsional. Pada jenis ini, pemeriksaan medis tidak menunjukkan kelainan fisik pada lambung, namun pasien merasakan perih, mual, dan kembung.

Maag jenis ini biasanya dipicu oleh gaya hidup, pola makan tidak teratur, stres, serta konsumsi rokok dan kopi berlebih.

baca juga

Nah, kelompok penderita maag fungsional inilah yang justru akan sangat terbantu dengan berpuasa.

Mengapa Puasa Bisa Menyembuhkan Maag?

Berdasarkan penjelasan Prof. Ari Fahrial Syam melalui laman resmi Info Sehat FK UI, ada tiga alasan utama mengapa puasa menjadi terapi penyembuhan bagi lambung:

1. Pola Makan Menjadi Lebih Teratur

Salah satu pemicu utama maag adalah jadwal makan yang berantakan.

Saat tidak berpuasa, banyak orang melewatkan sarapan, telat makan siang, atau makan camilan secara terus-menerus.

Saat berpuasa, pola makan justru menjadi lebih teratur, yaitu saat sahur dan berbuka. Dengan jadwal yang pasti, lambung mendapatkan waktu istirahat yang konsisten dan sekresi asam lambung menjadi lebih terkontrol.

2. Berkurangnya Konsumsi Makanan Pemicu (Irritant)

Tanpa kita sadari, saat hari biasa kita sering mengonsumsi camilan yang tidak sehat sepanjang hari.

Makanan berlemak, cokelat, keju, serta minuman seperti kopi, soda, dan kebiasaan merokok adalah pemicu utama naiknya asam lambung.

Saat berpuasa selama kurang lebih 13-14 jam, otomatis kita berhenti mengonsumsi bahan-bahan iritan tersebut.

Hal ini memberikan kesempatan bagi dinding lambung untuk melakukan regenerasi dan memulihkan diri tanpa gangguan zat kimia atau makanan yang sulit dicerna.

3. Faktor Pengendalian Diri dan Manajemen Stres

Maag fungsional sangat erat kaitannya dengan kondisi psikologis atau stres Prof. Ari menekankan bahwa esensi puasa bukan sekadar menahan lapar, tetapi juga pengendalian diri.

“Dengan pengendalian diri selama berpuasa diharapkan faktor psikis yang bisa mengganggu tersebut tidak muncul," terangnya.

Ketika seseorang berpuasa dengan niat tulus, tingkat ketenangan jiwa biasanya meningkat. Hal ini berdampak pada menurunnya hormon kortisol dan adrenalin yang memicu produksi asam lambung berlebih.

Ibadah puasa adalah momen detoksifikasi yang luar biasa, baik bagi raga maupun jiwa. Tak heran bila penyakit maag fungsional yang selama ini mengganggu bisa sembuh secara perlahan.

Jadi, bagi Anda penderita maag, jangan ragu untuk berpuasa. Konsultasikan dengan dokter jika perlu, dan jalani ibadah ini sebagai jalan menuju kesembuhan yang total.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Berantakan? Ini Cara Saya 'Puasa Marah' Demi Waras sampai Lebaran

Rumah Berantakan? Ini Cara Saya 'Puasa Marah' Demi Waras sampai Lebaran

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:41 WIB

Ramadan dan Seni Menahan Jari di Media Sosial, Siap Puasa Digital?

Ramadan dan Seni Menahan Jari di Media Sosial, Siap Puasa Digital?

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:00 WIB

Puasa Beduk:  Refleksi Dosa Lucu yang Saya Ingat Ketika Lihat Anak Kecil Mokel

Puasa Beduk: Refleksi Dosa Lucu yang Saya Ingat Ketika Lihat Anak Kecil Mokel

Your Say | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:22 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×