Kenapa China dan Rusia Tidak Bantu Iran Hadapi Serangan AS-Israel?

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:52 WIB
Kenapa China dan Rusia Tidak Bantu Iran Hadapi Serangan AS-Israel?
Kenapa China dan Rusia Tidak Bantu Iran Saat Diserang AS-Israel? (Radio Free Europe)

Suara.com - Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran di awal 2026 memicu ketegangan besar di Timur Tengah dan menarik perhatian dunia.

Banyak pihak kemudian menyoroti sikap dua negara besar yang selama ini dianggap dekat dengan Iran, yaitu China dan Rusia.

Rusia dan China kerap berada di posisi yang sama dengan Iran dalam banyak isu global, terutama ketika berhadapan dengan pengaruh Amerika Serikat dan sekutunya.

Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama antara Teheran, Moskow, dan Beijing semakin intens, baik di bidang ekonomi, energi, maupun militer.

Meski keduanya mengecam serangan tersebut, hingga kini tidak ada tanda keterlibatan militer langsung. Lantas, kenapa China dan Rusia tidak bantu Iran? Berikut penjelasan lengkapnya, seperti dikutip dari Foreign Affairs dan sumber lainnya.

Tidak Ada Perjanjian Pertahanan yang Mengikat

Salah satu alasan utama Rusia tidak turun langsung membantu Iran adalah karena tidak ada perjanjian pertahanan bersama yang mewajibkan Moskow untuk ikut berperang.

Rusia dan Iran memang telah menandatangani kemitraan strategis yang memperkuat kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan dan intelijen. Namun, kesepakatan tersebut bukanlah aliansi militer formal seperti yang dimiliki beberapa negara lain.

Dalam perjanjian itu, kedua negara hanya sepakat untuk tidak melakukan tindakan bermusuhan jika salah satu pihak sedang terlibat konflik. Artinya, Rusia tidak memiliki kewajiban hukum untuk memberikan bantuan militer ketika Iran diserang.

Selain faktor perjanjian, kondisi geopolitik yang sedang dihadapi Rusia juga menjadi pertimbangan penting.

baca juga

Saat ini Rusia masih terlibat konflik berkepanjangan dengan Ukraina yang menguras sumber daya militer, ekonomi, dan diplomatik negara tersebut.

Jika Rusia memutuskan membantu Iran secara militer, hal itu berpotensi memperluas konflik dan bahkan memicu konfrontasi langsung dengan Amerika Serikat serta negara-negara Barat lainnya.

Risiko tersebut tentu sangat besar bagi Moskow. Terlibat dalam dua konflik besar sekaligus bukan hanya akan memperberat tekanan internasional, tetapi juga bisa memperburuk situasi domestik Rusia.

Oleh karena itu, banyak analis menilai Rusia lebih memilih mempertahankan dukungan politik dan diplomatik kepada Iran tanpa harus terlibat langsung dalam pertempuran.

China Mengutamakan Stabilitas dan Diplomasi

Sementara itu, alasan China tidak bantu Iran secara militer berkaitan dengan prinsip kebijakan luar negeri Beijing yang selama ini menekankan non-intervensi.

China memang memiliki hubungan ekonomi yang sangat kuat dengan Iran. Kedua negara bahkan menandatangani perjanjian kerja sama selama 25 tahun yang mencakup sektor energi, perdagangan, dan investasi besar-besaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS

Tak Diajak Perang, Kim Jong Un Tes Kapal Perusak Nuklir di Tengah Konflik Iran-AS

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:45 WIB

Operasi Informasi di Balik Video Hoaks Viral "China Bantu Gaza"

Operasi Informasi di Balik Video Hoaks Viral "China Bantu Gaza"

Liks | Jum'at, 06 Maret 2026 | 17:15 WIB

Prediksi 2024 Akurat, Profesor Jiang Xueqin Perkirakan AS dan Arab Saudi Serang Iran 2027

Prediksi 2024 Akurat, Profesor Jiang Xueqin Perkirakan AS dan Arab Saudi Serang Iran 2027

Tekno | Jum'at, 06 Maret 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

Perjalanan Menuju 70 Tahun Astra: Pendaftaran Astra Half Marathon 2026 Resmi Dibuka 15 September

Perjalanan Menuju 70 Tahun Astra: Pendaftaran Astra Half Marathon 2026 Resmi Dibuka 15 September

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 21:13 WIB

Bansos Beras 30 Kg Pakai Data Desil Terbaru, Cair Juli-September 2026

Bansos Beras 30 Kg Pakai Data Desil Terbaru, Cair Juli-September 2026

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 21:13 WIB

Usai Digeledah Polda Metro Jaya Terkait Mafia Tanah, Pelayanan BPN Cibinong Kembali Normal

Usai Digeledah Polda Metro Jaya Terkait Mafia Tanah, Pelayanan BPN Cibinong Kembali Normal

Bogor | Kamis, 10 September 2026 | 21:09 WIB

DRed FC Warnai Sepak Bola Surabaya, Bonek: Kami Tidak Akan Mendukung Dua Klub!

DRed FC Warnai Sepak Bola Surabaya, Bonek: Kami Tidak Akan Mendukung Dua Klub!

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 21:09 WIB

LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia

LG Bawa Presisi OLED ke TV LCD, MRGB evo AI Dikembangkan dengan Talenta Indonesia

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 21:08 WIB

BNPB: Water Bombing Tak Berguna Jika Api Karhutla Sudah Membesar

BNPB: Water Bombing Tak Berguna Jika Api Karhutla Sudah Membesar

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:08 WIB

KPK Telusuri Deposito dan Bangunan Milik Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv

KPK Telusuri Deposito dan Bangunan Milik Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:01 WIB

×