Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Perbedaan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:50 WIB
Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Perbedaan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
Ilustrasi Lebaran (Freepik)

Suara.com - Masuk minggu kedua bulan Maret 2026, umat Muslim masih menuntaskan puasa Ramadan serta berbagai bentuk ibadah lainnya yang memberikan banyak manfaat dan pahala.

Namun, ada hal penting lain selalu dinantikan kehadirannya saat mendekati penghujung Ramadan, yaitu Hari Raya Idulfitri 1447 H. 

Momen hari kemenangan memang selalu dinantikan seluruh umat Muslim, sehingga segala persiapan menyambut kedatangannya sudah jauh hari dipersiapkan.

Jika berbicara tentang Lebaran di Indonesia, umumnya ada perbedaan penetapan tanggal Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal itu disebabkan adanya metode prediksi yang tidak sama.

Meskipun muncul perbedaan penetapan tanggal lebaran, tapi tetap rukun dan damai dalam menyikapi keberagaman metode prediksi tersebut.

Supaya lebih jelas lagi, berikut tanggal Lebaran 2026 berdasarkan dua versi yang berasal dari pemerintah melalui Kementerian Agama dan Muhammadiyah.

Prediksi Tanggal Lebaran 2026 Menurut Versi Pemerintah

Pemerintah sampai sekarang belum menentukan secara resmi tanggal berlangsungnya lebaran 2026. Sebab, penentuannya diputuskan menggunakan sidang isbat yang akan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026 atau bertepatan tanggal kalender Islam 29 Ramadan 1447 H.

Meskipun belum pasti kapan tanggalnya, siapa saja bisa melihat menggunakan kalender Hijriah Indonesia yang sudah resmi diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI.

baca juga

Dalam kalender tersebut tertera tanggal 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri yang diprediksi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Tanggal yang tertera pada kalender Masehi masih belum keputusan final alias prediksi karena penetapannya masih menunggu sidang isbat tanggal 19 Maret 2026.

Saat melaksanakan sidang isbat, Pemerintah memakai dua metode utama untuk menentukan 1 Syawal 1447 H.

Metode tersebut berupa perhitungan astronomi atau dikenal dengan istilah hisab. Selanjutnya memakai cara rukyatul hilal yang bermakna pengamatan langsung terkait bulan sabit.

Jika hilal berhasil terlihat serta sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh negara anggota MABIMS, yaitu Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Maka, 1 Syawal 1447 H akan jatuh pada hari selanjutnya.

Namun, lain halnya ketika hilal tidak terlihat. Maka, keputusannya yaitu bulan Ramadan disempurnakan menjadi 30 hari atau disebut sebagai istilah istikmal.

Prediksi Tanggal Lebaran 2026 Menurut Muhammadiyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Puncak Arus Mudik 2026? Ini Prediksi Tanggal Terpadat Jelang Lebaran

Kapan Puncak Arus Mudik 2026? Ini Prediksi Tanggal Terpadat Jelang Lebaran

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 13:32 WIB

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Terbaik untuk Wajah Cerah Instan Saat Lebaran

7 Rekomendasi Tinted Sunscreen Terbaik untuk Wajah Cerah Instan Saat Lebaran

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 13:23 WIB

Senin 9 Maret 2026 Puasa Hari ke Berapa? Simak Perbedaan Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Senin 9 Maret 2026 Puasa Hari ke Berapa? Simak Perbedaan Versi Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah

Lifestyle | Senin, 09 Maret 2026 | 13:09 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×