Suara.com - Setiap musim mudik tiba, banyak orang melakukan perjalanan jauh untuk kembali ke kampung halaman.
Berbagai pilihan transportasi seperti mobil, bus, kapal, dan pesawat kerap digunakan untuk sampai ke tujuan dengan cepat dan nyaman.
Selain menyiapkan kebutuhan perjalanan, umat Islam juga dianjurkan untuk memulai perjalanan dengan berdoa.
Membaca doa naik kendaraan darat, laut, dan udara untuk mudik menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar perjalanan diberi kelancaran dan keselamatan.
Berikut ini bacaan doa naik kendaraan darat, laut, dan udara yang bisa diamalkan saat hendak melakukan perjalanan mudik.
Kapan Waktu Membaca Doa Naik Kendaraan?
Waktu terbaik untuk membaca doa naik kendaraan darat, laut, dan udara untuk mudik adalah saat hendak memulai perjalanan di atas kendaraan.
Namun jika kondisi tidak memungkinkan, doa tersebut juga bisa dibaca sebelum naik kendaraan. Misalnya ketika berada di terminal sebelum naik bus, di pelabuhan sebelum menaiki kapal, atau di bandara sebelum boarding pesawat.
Yang terpenting adalah membaca doa dengan penuh keyakinan dan kesungguhan kepada Allah SWT.
Doa Keluar Rumah sebelum Memulai Perjalanan
Sebelum menaiki kendaraan, langkah pertama yang dianjurkan adalah membaca doa ketika keluar rumah. Doa ini bertujuan agar setiap langkah perjalanan berada dalam perlindungan Allah SWT.
Baca Juga: 15 Ide Pantun Mudik Lebaran yang Lucu dan Hangat
Arab:
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ
Latin:
Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Doa Naik Kendaraan Darat
Sebagian besar masyarakat melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan darat seperti mobil, bus, kereta api, atau sepeda motor. Ketika menaiki kendaraan tersebut, dianjurkan membaca doa berikut.
Arab:
سُبْحَانَ الَّذِىْ سَخَّرَلَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّآ اِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
Latin:
Subhaanalladzi sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.
Artinya:
“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kami lah kami akan kembali."
Doa Naik Kendaraan Laut
Selain jalur darat, sebagian masyarakat Indonesia juga menempuh perjalanan mudik melalui jalur laut menggunakan kapal atau perahu. Saat menaiki kendaraan laut, dianjurkan membaca doa berikut.
Arab:
بِسْمِ اللهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Latin:
Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa inna rabbii laghafuurur rahiim.
Artinya:
“Dengan nama Allah kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
Doa Naik Kendaraan Udara
Bagi yang melakukan perjalanan mudik menggunakan pesawat terbang atau helikopter, ada doa yang juga dianjurkan untuk dibaca ketika memulai perjalanan udara.
Arab:
اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي الْاَهْلِ
Latin:
Allahumma hawwin ‘alainaa safaranaa haadzaa wathwi ‘annaa bu’dahu. Allahumma anta ash-shaahibu fis-safar wal-khaliifatu fil-ahl.
Artinya:
“Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkaulah teman dalam perjalanan dan penjaga bagi keluarga yang kami tinggalkan.”
Itulah doa naik kendaraan darat, laut, dan udara yang dapat diamalkan sebelum memulai perjalanan mudik agar diberikan keselamatan, kelancaran, dan perlindungan oleh Allah SWT hingga sampai ke tujuan. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas