- Proses merebus ketupat tradisional membutuhkan waktu 4–5 jam, tetapi ada metode yang bisa menghemat gas.
- Teknik rebus-cepat 20-30-20-30 memanfaatkan uap panas untuk mematangkan beras ketupat secara optimal.
- Gantung ketupat setelah matang agar sirkulasi udara lancar dan tidak basi.
Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, ketupat menjadi hidangan wajib di meja makan keluarga Indonesia. Namun, proses merebus ketupat yang biasanya memakan waktu lama 4 hingga 5 jam seringkali membuat gas cepat habis.
Tenang, ada cara hemat gas untuk merebus ketupat tanpa mengorbankan rasa dan tekstur yang pulen. Dengan trik sederhana seperti menggunakan pressure cooker atau metode rebus-cepat, Anda bisa menghemat hingga 70% konsumsi gas.
Ada teknik khusus untuk mendapatkan ketupat yang pulen dan padat tanpa boros gas. Anda bisa mencoba dengan teknik 20-30-20-30 saat merebus ketupat agar tetap matang sempurna dan pulen.
Artinya, Anda hanya perlu merebus ketupat selama 20 menit dalam air mendidih dengan api sedang. Kemudian, matikan api dan istirahatkan selama 30 menit lalu masak ketupat lagi selama 20 menit.
Setelah itu, matikan api dan istirahatkan ketupat lagi selama 30 menit. Dengan demikian, Anda hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk merebus ketupat sampai matang.
Metode ini mengandalkan uap panas yang terperangkap di dalam panci tertutup rapat untuk mematangkan beras secara perlahan. Berikut langkah-langkahnya.
1. Pengisian Beras
Pastikan beras sudah dicuci bersih dan direndam selama 30 menit agar lebih cepat empuk.
Masukkan beras ke dalam selongsong ketupat sebanyak 2/3 bagian jika menggunakan beras pera, atau 3/4 bagian jika menggunakan beras pulen. Jangan terlalu penuh agar ketupat tidak keras, dan jangan terlalu sedikit agar tidak lembek.
2. Merebus Tahap Pertama (20 Menit)
Didihkan air di dalam panci besar. Pastikan air cukup untuk merendam seluruh badan ketupat.
Setelah air mendidih, masukkan ketupat dan rebus selama 20 menit dalam keadaan panci tertutup rapat. Jangan sesekali membuka tutup panci agar suhu tetap stabil.
3. Diamkan Ketupat (30 Menit)
Matikan api kompor, tetapi jangan buka tutup panci. Biarkan ketupat "berendam" di dalam uap panas selama 30 menit.
Di sinilah proses pematangan terjadi tanpa menggunakan api sama sekali. Proses ini akan membuat butiran beras mengembang sempurna dan menyatu.
4. Merebus Tahap Kedua (20 Menit)
Setelah didiamkan, nyalakan kembali api kompor tanpa menambahkan air. Masak kembali ketupat selama 20 menit (dihitung sejak air kembali mendidih).
Langkah terakhir ini bertujuan untuk mengikat tekstur ketupat agar padat dan tidak mudah basi.
5. Diamkan Kembali Selama 30 Menit
Setelah dimasak selama 20 menit, diamkan ketupat 30 menit. Namun, jangan buka tutup panci. Kemudian, angkat ketupat yang sudah direbus. Tiriskan ketupat dengan cara digantung agar cepat dingin dan tidak basi.
Tips agar Ketupat Awet dan Tidak Mudah Basi
1. Gunakan Panci Presto: Jika punya, waktu bisa dipangkas lebih ekstrem lagi, tetapi metode di atas adalah solusi terbaik untuk panci biasa.
2. Siram Air Dingin: Setelah matang, segera angkat dan siram ketupat dengan air dingin/air es untuk membersihkan sisa lendir janur agar ketupat tidak cepat berlendir.
3. Gantung Ketupat: Selalu gantung ketupat di tempat yang terkena angin agar kering sempurna. Ketupat yang lembap adalah musuh utama bakteri penyebab basi.
Dengan metode ini, Anda tetap bisa menyajikan hidangan khas Lebaran yang istimewa tanpa harus pusing memikirkan boros gas. Selamat mencoba!