5 Cara Merebus Ketupat Hemat Gas, Hasil Tetap Pulen dan Tidak Mudah Basi

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:03 WIB
5 Cara Merebus Ketupat Hemat Gas, Hasil Tetap Pulen dan Tidak Mudah Basi
Ilustrasi ketupat (Pixabay)
baca 10 detik
  • Proses merebus ketupat tradisional membutuhkan waktu 4–5 jam, tetapi ada metode yang bisa menghemat gas.
  • Teknik rebus-cepat 20-30-20-30 memanfaatkan uap panas untuk mematangkan beras ketupat secara optimal.
  • Gantung ketupat setelah matang agar sirkulasi udara lancar dan tidak basi.

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idulfitri, ketupat menjadi hidangan wajib di meja makan keluarga Indonesia. Namun, proses merebus ketupat yang biasanya memakan waktu lama 4 hingga 5 jam seringkali membuat gas cepat habis.

Tenang, ada cara hemat gas untuk merebus ketupat tanpa mengorbankan rasa dan tekstur yang pulen. Dengan trik sederhana seperti menggunakan pressure cooker atau metode rebus-cepat, Anda bisa menghemat hingga 70% konsumsi gas.

Ada teknik khusus untuk mendapatkan ketupat yang pulen dan padat tanpa boros gas. Anda bisa mencoba dengan teknik 20-30-20-30 saat merebus ketupat agar tetap matang sempurna dan pulen.

Artinya, Anda hanya perlu merebus ketupat selama 20 menit dalam air mendidih dengan api sedang. Kemudian, matikan api dan istirahatkan selama 30 menit lalu masak ketupat lagi selama 20 menit.

Setelah itu, matikan api dan istirahatkan ketupat lagi selama 30 menit. Dengan demikian, Anda hanya membutuhkan waktu 40 menit untuk merebus ketupat sampai matang.

Metode ini mengandalkan uap panas yang terperangkap di dalam panci tertutup rapat untuk mematangkan beras secara perlahan. Berikut langkah-langkahnya.

1. Pengisian Beras

Pastikan beras sudah dicuci bersih dan direndam selama 30 menit agar lebih cepat empuk.

Masukkan beras ke dalam selongsong ketupat sebanyak 2/3 bagian jika menggunakan beras pera, atau 3/4 bagian jika menggunakan beras pulen. Jangan terlalu penuh agar ketupat tidak keras, dan jangan terlalu sedikit agar tidak lembek.

baca juga

2. Merebus Tahap Pertama (20 Menit)

Didihkan air di dalam panci besar. Pastikan air cukup untuk merendam seluruh badan ketupat.

Setelah air mendidih, masukkan ketupat dan rebus selama 20 menit dalam keadaan panci tertutup rapat. Jangan sesekali membuka tutup panci agar suhu tetap stabil.

3. Diamkan Ketupat (30 Menit)

Matikan api kompor, tetapi jangan buka tutup panci. Biarkan ketupat "berendam" di dalam uap panas selama 30 menit.

Di sinilah proses pematangan terjadi tanpa menggunakan api sama sekali. Proses ini akan membuat butiran beras mengembang sempurna dan menyatu.

4. Merebus Tahap Kedua (20 Menit)

Setelah didiamkan, nyalakan kembali api kompor tanpa menambahkan air. Masak kembali ketupat selama 20 menit (dihitung sejak air kembali mendidih).

Langkah terakhir ini bertujuan untuk mengikat tekstur ketupat agar padat dan tidak mudah basi.

5. Diamkan Kembali Selama 30 Menit

Setelah dimasak selama 20 menit, diamkan ketupat 30 menit. Namun, jangan buka tutup panci. Kemudian, angkat ketupat yang sudah direbus. Tiriskan ketupat dengan cara digantung agar cepat dingin dan tidak basi.

Tips agar Ketupat Awet dan Tidak Mudah Basi

1. Gunakan Panci Presto: Jika punya, waktu bisa dipangkas lebih ekstrem lagi, tetapi metode di atas adalah solusi terbaik untuk panci biasa.

2. Siram Air Dingin: Setelah matang, segera angkat dan siram ketupat dengan air dingin/air es untuk membersihkan sisa lendir janur agar ketupat tidak cepat berlendir.

3. Gantung Ketupat: Selalu gantung ketupat di tempat yang terkena angin agar kering sempurna. Ketupat yang lembap adalah musuh utama bakteri penyebab basi.

Dengan metode ini, Anda tetap bisa menyajikan hidangan khas Lebaran yang istimewa tanpa harus pusing memikirkan boros gas. Selamat mencoba!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Body Lotion untuk Mencerahkan Kulit Kusam Jelang Lebaran

5 Rekomendasi Body Lotion untuk Mencerahkan Kulit Kusam Jelang Lebaran

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:02 WIB

Promo JSM Alfamart Spesial Ramadan: Nyicil Suguhan Lebaran Biskuit dan SIrup Mulai Rp6.900 Aja

Promo JSM Alfamart Spesial Ramadan: Nyicil Suguhan Lebaran Biskuit dan SIrup Mulai Rp6.900 Aja

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 09:05 WIB

Bolehkah THR Dipotong Perusahaan? Ini Aturan Resminya Menurut Regulasi

Bolehkah THR Dipotong Perusahaan? Ini Aturan Resminya Menurut Regulasi

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Igor Tolic Pasang Badan Usai Persib Bandung Tumbang di Tangan Persija Jakarta

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:45 WIB

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

×