-
Sangrai tepung sagu dengan daun pandan agar kue kokoh dan wangi.
-
Jangan kocok mentega terlalu lama agar adonan tidak melebar dan rapuh.
-
Pindahkan kue ke stoples hanya saat sudah benar-benar dingin agar utuh.
Keju yang diparut kasar atau tebal akan membuat adonan menjadi tidak rata dan padat di satu sisi.
Akibatnya, adonan sulit dikeluarkan dari semprit atau spuit dan struktur kue tidak menyatu sempurna.
Pastikan Anda parut keju sehalus mungkin. Jika ingin hasil yang lebih kering dan kokoh, Anda bisa mencampur keju cheddar dengan keju edam atau parmesan yang teksturnya lebih kering.
4. Takaran Tepung yang Tak Sesuai
Kurang tepung membuat kue lembek dan mudah hancur, sementara terlalu banyak tepung membuat kue keras dan pecah saat dipanggang.
Karena itu, gunakan timbangan digital agar takaran tepung sagu sesuai dengan resep yang Anda ikuti.
5. Suhu Oven Terlalu Tinggi
Memanggang sagu keju dengan suhu tinggi tidak akan membuatnya cepat matang dengan sempurna.
Sebaliknya, bagian luar akan cepat gosong sementara bagian dalam masih rapuh.
Baca Juga: BTN Siapkan Uang Tunai Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Transaksi Lebaran 2026
Hal ini juga memicu kue sagu keju melebar berlebihan.
Pastikan pakai suhu rendah, sekitar 140°C hingga 150°C agar kue matang merata dan kokoh.
6. Mencetak Kue Terlalu Tipis
Mencetak kue sagu keju terlalu tipis bisa membuatnya mudah hancur.
Padahal, sagu keju butuh ketebalan yang cukup agar memiliki struktur yang kuat saat diangkat.
Pastikan ketebalan kue sagu keju Anda pas, tidak terlalu tipis tapi juga tidak terlalu tebal agar matang hingga ke dalam.