1. Buka situs resmi NISN.
2. Pilih menu “Pencarian Berdasarkan NISN”.
3. Masukkan nomor NISN serta nama ibu kandung.
4. Klik tombol “Cari Data”.
Jika data benar, sistem akan menampilkan informasi lengkap siswa.
Apa yang Harus Dilakukan Jika NISN Tidak Ditemukan?
Dalam beberapa kasus, ada siswa yang tidak menemukan NISN mereka di sistem. Hal ini biasanya terjadi karena data belum diperbarui oleh sekolah atau terjadi kesalahan penulisan data.
Jika mengalami masalah ini, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut:
- Menghubungi pihak sekolah asal
Baca Juga: Cara Lapor Pelanggaran SPMB kota Bekasi, Bisa Laporkan Rekayasa Zonasi
- Meminta operator sekolah memeriksa data di sistem Dapodik
- Melakukan pengajuan perbaikan data melalui sekolah
Sekolah biasanya memiliki akses untuk memperbaiki atau memperbarui data siswa agar NISN dapat muncul di sistem nasional. Agar proses pendaftaran SPMB 2026 berjalan lancar, pastikan nama siswa sesuai dengan dokumen resmi seperti akta kelahiran atau kartu keluarga.
Kedua, periksa kembali penulisan tempat dan tanggal lahir. Ketiga, pastikan nama ibu kandung ditulis dengan benar karena data ini sering digunakan untuk verifikasi. Melakukan pengecekan NISN sejak awal akan membantu menghindari masalah saat proses pendaftaran
Perlu diketahui bahwa NISN adalah nomor identitas unik yang diberikan kepada setiap siswa di Indonesia. Nomor ini bersifat permanen dan akan tetap digunakan oleh siswa sejak pertama kali terdaftar di sekolah hingga menyelesaikan pendidikan.
Data NISN dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia melalui sistem Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan. Dengan adanya NISN, pemerintah dapat memantau data pendidikan siswa secara lebih akurat dan terintegrasi.