PP TUNAS Segera Berlaku, Orang Tua Perlu Tahu Risiko Privasi Data Anak di Internet

Vania Rossa

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:47 WIB
PP TUNAS Segera Berlaku, Orang Tua Perlu Tahu Risiko Privasi Data Anak di Internet
Ilustrasi anak dan internet. (dok. ist)
baca 10 detik
  • PP TUNAS dirancang untuk membuat internet lebih aman bagi anak, tetapi sejumlah pihak mengingatkan orang tua agar memahami potensi risikonya.

  • Mulai dari kemungkinan kebocoran data pribadi hingga pembatasan akses digital, kebijakan ini dinilai perlu disiapkan dengan matang.

  • Karena itu, orang tua juga didorong aktif mendampingi anak saat beraktivitas di dunia digital agar tetap aman dan sehat.

Suara.com - Rencana pemerintah menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS mulai 28 Maret 2026 memicu kekhawatiran dari berbagai kalangan. Sejumlah asosiasi industri digital hingga organisasi masyarakat sipil menilai kebijakan ini perlu dikaji lebih matang agar tidak menimbulkan risiko baru bagi anak dan keluarga.

Bagi para orang tua, kebijakan ini memang bertujuan melindungi anak di ruang digital. Namun sejumlah pihak menilai implementasinya perlu dipastikan aman, terutama terkait pengelolaan data pribadi anak.

Koalisi yang terdiri dari berbagai organisasi seperti Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Modantara,  menilai kebijakan ini berpotensi menghadirkan sejumlah tantangan jika diterapkan tanpa kesiapan teknis dan tata kelola yang jelas.

Salah satu isu yang disoroti adalah kemungkinan meningkatnya pengumpulan data pribadi anak melalui sistem verifikasi usia di berbagai platform digital. Mekanisme ini dinilai berpotensi melibatkan data sensitif, termasuk identitas anak dan orang tua.

Tanpa standar keamanan yang kuat, pengumpulan data tersebut dikhawatirkan justru membuka risiko kebocoran data dalam skala besar.

Selain soal keamanan data, sejumlah pihak juga menyoroti potensi dampak terhadap kehidupan sosial anak dan remaja. Di era digital, ruang online tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga sarana belajar, berdiskusi, hingga menjaga hubungan dengan teman sebaya.

Pembatasan akses yang terlalu mendadak dikhawatirkan dapat membuat sebagian remaja kehilangan ruang komunikasi yang selama ini mereka gunakan untuk belajar maupun berkolaborasi secara daring.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan hak anak dalam kebijakan digital.

“Dengan adanya pelarangan menyeluruh ini, anak-anak akan semakin kesulitan menyampaikan pandangan mereka mengenai kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada hak asasi mereka,” ujar Usman dalam keterangannya.

baca juga

Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi membatasi hak anak untuk berkomunikasi, mengakses informasi, hingga mengekspresikan diri di ruang digital.

Sejumlah asosiasi juga menilai implementasi kebijakan ini berlangsung terlalu cepat. Mereka mendorong pemerintah memberikan masa transisi yang cukup agar platform digital, sekolah, serta keluarga dapat menyesuaikan diri dengan aturan baru.

Selain itu, kesiapan infrastruktur digital yang belum merata di berbagai wilayah Indonesia juga menjadi perhatian. Di tengah upaya memperluas akses internet dan digitalisasi pendidikan, penerapan regulasi baru yang kompleks dinilai membutuhkan koordinasi lintas sektor yang lebih matang.

Karena itu, berbagai pihak mendorong agar implementasi PP TUNAS dilakukan secara lebih hati-hati dan melibatkan dialog dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk orang tua, pendidik, serta organisasi perlindungan anak.

Pendekatan yang inklusif dinilai penting agar tujuan utama melindungi anak di ruang digital dapat tercapai tanpa menimbulkan risiko baru bagi keluarga maupun perkembangan generasi muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar Tuai Kritik, Netizen Soroti Penggunaan Tanda Baca

Nama Anak Ketiga Lesti Kejora dan Rizky Billar Tuai Kritik, Netizen Soroti Penggunaan Tanda Baca

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:26 WIB

Rizky Billar Ungkap Wajah dan Nama Anak Ketiga, Terinspirasi dari Legenda Liverpool Jota

Rizky Billar Ungkap Wajah dan Nama Anak Ketiga, Terinspirasi dari Legenda Liverpool Jota

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:02 WIB

Misi Menyelamatkan Generasi Alpha: Ketika Negara Lebih Galak daripada Emak Narik Kabel WiFi

Misi Menyelamatkan Generasi Alpha: Ketika Negara Lebih Galak daripada Emak Narik Kabel WiFi

Your Say | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Hijau Tembus Rp120 Ribu per Kg, Cabai Merah Keriting Rp110 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Hijau Tembus Rp120 Ribu per Kg, Cabai Merah Keriting Rp110 Ribu

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:35 WIB

Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui

Jerat 6 Korban hingga Rp4 Miliar, Bos Arisan MeAow Resmi Dijebloskan ke Bui

Jatim | Jum'at, 06 November 2026 | 09:33 WIB

IHSG Anjlok Parah Usai Kasus Penyadapan, Investor Waspada Ketidakstabilan Politik RI?

IHSG Anjlok Parah Usai Kasus Penyadapan, Investor Waspada Ketidakstabilan Politik RI?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:32 WIB

Rocky Gerung Singgung Penyadapan Prabowo: Ada Menyadap Tidak Legal itu Kerjaannya Polisi

Rocky Gerung Singgung Penyadapan Prabowo: Ada Menyadap Tidak Legal itu Kerjaannya Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:31 WIB

Review Buku The Alchemist: Meniti Mimpi antara Takdir dan Realita Pilihan

Review Buku The Alchemist: Meniti Mimpi antara Takdir dan Realita Pilihan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 09:30 WIB

Tak Hanya Olahraga, Game Digital Kini Jadi Alternatif Hiburan Anak Muda Saat Berkumpul

Tak Hanya Olahraga, Game Digital Kini Jadi Alternatif Hiburan Anak Muda Saat Berkumpul

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:28 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah, Brent Terancam Anjlok 15 Persen

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Kapal Tanker di Timur Tengah, Brent Terancam Anjlok 15 Persen

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 09:27 WIB

Ketentuan Pasfoto SKCK: Warna Latar Belakang, Pakaian, dan Ukuran yang Benar

Ketentuan Pasfoto SKCK: Warna Latar Belakang, Pakaian, dan Ukuran yang Benar

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:22 WIB

IHSG Ambruk Lagi Pagi Ini, Balik ke Level 4.900

IHSG Ambruk Lagi Pagi Ini, Balik ke Level 4.900

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:21 WIB

Diskon Pajak Kendaraan di Bandar Lampung Resmi Diperpanjang: Ada Potongan hingga 50 Persen

Diskon Pajak Kendaraan di Bandar Lampung Resmi Diperpanjang: Ada Potongan hingga 50 Persen

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:17 WIB

×