Niat Membayar Fidyah Puasa dengan Beras, Berapa Besarannya?

Ruth Meliana

Rabu, 18 Maret 2026 | 15:15 WIB
Niat Membayar Fidyah Puasa dengan Beras, Berapa Besarannya?
ilustrasi beras (freepik)
baca 10 detik
  • Fidyah adalah pengganti ibadah puasa wajib Ramadan bagi yang tidak mampu.
  • Kewajiban fidyah diatur dalam Al-Quran dan berlaku bagi kelompok tertentu seperti lansia, orang sakit kronis, ibu hamil, atau ahli waris almarhum.
  • Besaran standar mayoritas ulama adalah satu mud (sekitar 675 gram) beras per hari puasa.

Suara.com - Puasa Ramadan adalah ibadah wajib yang menjadi salah satu pilar agama Islam. Namun, tidak semua orang mampu menjalankannya secara sempurna karena alasan kesehatan atau kondisi khusus.

Syariat Islam memberikan solusi berupa fidyah, yaitu pengganti puasa yang ditinggalkan dengan cara memberi makan kepada fakir miskin. Di Indonesia, fidyah puasa sering dibayarkan dalam bentuk beras sebagai makanan pokok utama masyarakat.

Membayar fidyah dengan beras bukan hanya praktis, tetapi juga sesuai tuntunan agama selama dilakukan dengan niat yang benar.

Fidyah puasa secara harfiah berarti tebusan atau ganti rugi.

Kewajiban ini diatur dalam Al-Quran surah Al-Baqarah ayat 184 yang menyatakan bahwa bagi orang-orang yang berat menjalankan puasa, mereka boleh membayar fidyah dengan memberi makan seorang miskin untuk setiap hari yang ditinggalkan.

Fidyah wajib bagi beberapa kelompok. Contohnya lansia renta yang sudah tidak kuat berpuasa meski sudah mencoba mengqadha, penderita penyakit kronis yang tidak memungkinkan untuk berpuasa, ibu hamil atau menyusui yang khawatir keselamatan janin atau bayinya, serta ahli waris yang membayar fidyah untuk orang yang meninggal dunia dengan meninggalkan utang puasa.

Fidyah berbeda dengan qadha. Jika seseorang masih mampu mengganti puasa di hari lain, fidyah tidak wajib. Namun, bagi yang tidak mampu, fidyah menjadi satu-satunya jalan untuk menyelesaikan tanggungan ibadah.

Besaran fidyah ditentukan berdasarkan mazhab fiqih. Menurut mayoritas ulama (jumhur) seperti mazhab Syafi’i, Malik, dan Hanbali, fidyah adalah satu mud makanan pokok per hari puasa yang ditinggalkan.

Satu mud setara dengan sekitar 675 gram atau 0,75 kilogram beras (ada yang menghitung 510-750 gram tergantung standar lokal).

baca juga

Sementara mazhab Hanafi menggunakan ukuran dua mud atau sekitar 1,5 kilogram beras per hari.

Di Indonesia, standar yang paling umum digunakan adalah 675 gram beras per hari per orang yang ditinggalkan puasanya.

Misalnya, jika seseorang meninggalkan puasa selama 20 hari, maka ia harus menyiapkan 13,5 kilogram beras yang dibagikan kepada fakir miskin.

Beras yang digunakan harus berkualitas baik, bukan beras rusak atau sisa, agar ibadah sah dan bernilai pahala.

Niat merupakan syarat mutlak agar fidyah diterima di sisi Allah SWT. Tanpa niat ikhlas karena Allah, ibadah ini tidak sah.

Niat fidyah boleh dibaca dalam hati atau dilafalkan saat memisahkan beras, saat menyerahkan kepada penerima, atau saat menitipkan kepada lembaga amil zakat seperti BAZNAS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Menghadapi Saudara yang Toxic Suka Membandingkan Nasib Saat Kumpul Keluarga

4 Cara Menghadapi Saudara yang Toxic Suka Membandingkan Nasib Saat Kumpul Keluarga

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:09 WIB

Siapa Saja yang Berhak Menerima Fidyah Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya

Siapa Saja yang Berhak Menerima Fidyah Puasa Ramadhan? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 18 Maret 2026 | 05:50 WIB

Rayakan Lebaran Mewah di Hotel Area Kuningan Jakarta dengan Promo Pay 1 Get 2

Rayakan Lebaran Mewah di Hotel Area Kuningan Jakarta dengan Promo Pay 1 Get 2

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 22:02 WIB

Terkini

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:30 WIB

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:27 WIB

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:15 WIB