Lebih dari Sekadar Kacamata: Kisah Harapan Anak Tunanetra yang Terwujud di Bulan Ramadan

Dinda Rachmawati

Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:28 WIB
Lebih dari Sekadar Kacamata: Kisah Harapan Anak Tunanetra yang Terwujud di Bulan Ramadan
Lebih dari Sekadar Kacamata: Kisah Harapan Anak Tunanetra yang Terwujud di Bulan Ramadan (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Kacamatamoo menyelenggarakan program "Mooracle in Ramadan" 2026 dengan fokus pada donasi personal melalui Wish Card.
  • Puncak acara pembagian harapan terjadi pada 16 Maret 2026 di Panti Sosial Tunanetra Bina Cahaya Batin.
  • Program ini bertujuan mewujudkan harapan spesifik penerima manfaat, terutama kebutuhan akan kacamata yang sesuai.

Suara.com - Bagi banyak orang, kacamata mungkin hanya pelengkap aktivitas sehari-hari. Namun bagi sebagian anak di panti tunanetra, kacamata bisa menjadi sesuatu yang jauh lebih berarti, membantu mereka menangkap detail, mengenali wajah, hingga menjalani hari dengan lebih percaya diri.

Kesadaran inilah yang coba dihadirkan Kacamatamoo dalam program “Mooracle in Ramadan” 2026. Tahun ini, pendekatannya dibuat berbeda.

Bukan sekadar berbagi, tetapi menghadirkan pengalaman yang lebih personal, salah satunya melalui Wish Card, kartu harapan yang menjadi penghubung antara anak-anak panti dengan pelanggan.

Kartu ini tersebar di 17 toko Kacamatamoo di wilayah Jabodetabek. Di dalamnya, anak-anak dan orang tua di panti menuliskan harapan sederhana mereka. 

Di antara berbagai keinginan itu, ada kebutuhan yang terasa sangat relevan: kacamata yang nyaman dan sesuai, agar mereka yang masih memiliki sisa penglihatan bisa melihat lebih jelas.

Dari situlah, kacamata menjadi lebih dari sekadar produk, ia berubah menjadi jawaban atas harapan. Puncak dari rangkaian ini berlangsung pada 16 Maret 2026 di Panti Sosial Tunanetra Bina Cahaya Batin. 

Suasananya hangat dan penuh kebersamaan. Anak-anak panti menampilkan bakat mereka melalui musik dan tarian, disertai pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan kultum Ramadan yang menenangkan.

Namun, momen yang paling membekas hadir saat satu per satu harapan diwujudkan. Ketika Wish Card yang sebelumnya hanya berisi tulisan sederhana berubah menjadi hadiah nyata, termasuk kacamata yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Di titik itu, terasa bahwa perhatian kecil bisa membawa dampak besar. Cindy Oktavian, Chief Marketing Officer Kacamatamoo, menegaskan bahwa esensi program ini memang terletak pada kedekatan emosional.

baca juga

“Program ini bukan sekadar program donasi, tetapi bentuk kepedulian yang personal, di mana setiap harapan yang ditulis benar-benar didengar dan diwujudkan. Kami percaya, a small kindness could be the miracle they remember this Ramadan,” ujarnya.

Ia juga berharap bahwa langkah ini bisa menumbuhkan semangat berbagi yang lebih luas.

“Kami berharap inisiatif ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, tetapi juga menginspirasi pelanggan dan masyarakat luas untuk turut berbagi, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah,” tambahnya.

Bagi pihak panti, perhatian seperti ini terasa begitu berarti karena benar-benar menjawab kebutuhan anak-anak.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Kacamatamoo. Program ini membawa kebahagiaan yang nyata bagi anak-anak di sini, terutama karena setiap hadiah yang diberikan benar-benar sesuai dengan harapan mereka,” ungkap perwakilan Panti Sosial Tunanetra Bina Cahaya Batin.

Melibatkan karyawan sebagai relawan juga membuat suasana semakin hangat. Interaksi yang terjalin bukan sekadar formalitas, tetapi menghadirkan rasa kebersamaan yang tulus.

Pada akhirnya, cerita tentang kacamata ini bukan hanya soal alat bantu penglihatan. Lebih dari itu, ini tentang bagaimana sesuatu yang sederhana bisa membantu seseorang melihat dunia dengan cara yang berbeda, lebih jelas, lebih percaya diri, dan mungkin, sedikit lebih penuh harapan.

Karena di bulan Ramadan, kadang yang paling diingat bukanlah besarnya pemberian, melainkan perhatian kecil yang datang di waktu yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Salurkan Sambung Listrik Gratis untuk 2.533 Keluarga Prasejahtera Lewat Donasi Pegawai

PLN Salurkan Sambung Listrik Gratis untuk 2.533 Keluarga Prasejahtera Lewat Donasi Pegawai

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:09 WIB

Nggak Mau Dianggap Ambil Uang Rakyat, Ahmad Sahroni Pilih Donasikan Gaji DPR ke Kitabisa

Nggak Mau Dianggap Ambil Uang Rakyat, Ahmad Sahroni Pilih Donasikan Gaji DPR ke Kitabisa

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:00 WIB

Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini

Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini

Lifestyle | Sabtu, 28 Februari 2026 | 08:33 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×