- PUMA meluncurkan kembali siluet H-Street pada tahun 2026 dengan desain segar untuk gaya hidup generasi saat ini.
- Peluncuran ini dirayakan dengan pembukaan PUMA House pertama di Asia Tenggara, Bangkok, konsep "Suburban Surreality".
- H-Street, terinspirasi dari Harambee, kini hadir lebih fleksibel dengan warna-warna mencolok, menargetkan ekspresi kaum muda.
Suara.com - Sneaker bukan lagi sekadar alas kaki—ia sudah jadi bagian dari identitas. Dan di 2026, PUMA membawa kembali salah satu siluet legendarisnya, H-Street, dengan sentuhan baru yang lebih segar, ekspresif, dan dekat dengan lifestyle generasi sekarang.
Momentum comeback ini dirayakan lewat kehadiran PUMA House pertama di Asia Tenggara di Bangkok. Berlokasi di Siam Square, ruang ini bukan cuma tempat pamer sneakers, tapi jadi playground kreatif dengan konsep “Suburban Surreality”—menggabungkan nuansa suburban yang familiar dengan sentuhan visual yang out of the box. Hasilnya, pengalaman yang immersive dan penuh eksplorasi gaya.
Di balik hype ini, H-Street membawa warisan yang kuat. Siluetnya terinspirasi dari Harambee, sepatu track spike ikonik PUMA di era awal 2000-an. Kini, desain tersebut dirombak jadi lebih wearable untuk keseharian tanpa kehilangan DNA sporty-nya.
Ciri khasnya tetap dipertahankan: low-profile, ringan dengan material mesh, dan warna-warna bold yang langsung mencuri perhatian. Tapi kali ini, H-Street tampil lebih fleksibel—mudah dipadu-padankan, dari gaya santai sampai statement look yang lebih berani.
Kehadiran sneaker ini juga diperkuat oleh deretan wajah baru PUMA di Asia Tenggara, termasuk Gabriel Prince dari Indonesia.
“Lebih dari sebuah sneaker, H-Street mencerminkan semangat anak muda—ekspresif, berani tampil unik, dan terhubung dengan komunitas,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Gabriel Yap, Senior Director Marketing PUMA Southeast Asia.
“H-Street bukan sekadar sneaker, tapi sudah menjadi bagian dari budaya dan cara anak muda mengekspresikan diri,” katanya.
Menariknya, transformasi H-Street kali ini juga mengarah ke ranah yang lebih lifestyle-driven. Koleksi terbarunya tampil playful lewat warna-warna standout seperti Black, Fizzy Green, hingga Poison Pink—yang juga dipopulerkan oleh global ambassador PUMA, Rosé.
Tak hanya soal desain, pendekatan ini juga membuka ruang lebih luas untuk ekspresi, terutama bagi perempuan sebagai target utama, tanpa membatasi siapa pun untuk ikut bermain dengan gaya mereka sendiri.
Dengan energi baru ini, H-Street seperti mengajak satu generasi untuk bergerak lebih bebas—nggak cuma di lintasan, tapi juga di jalanan, di komunitas, dan di setiap momen di mana style jadi cara untuk berbicara.