Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Husna Rahmayunita, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 22 Maret 2026 | 13:15 WIB
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
Ilustrasi Puasa Syawal. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Awal Puasa Syawal 2026 dimulai tanggal 21 atau 22 Maret.
  • Batas akhir pelaksanaan Puasa Syawal adalah 17 atau 18 April.
  • Umat Muslim disarankan mendahulukan utang puasa Ramadan sebelum puasa sunnah.

Suara.com - Setelah merayakan Hari Raya Idulfitri, umat Muslim disunnahkan untuk melaksanakan puasa Syawal selama enam hari. 

Namun, banyak orang mungkin masih bertanya-tanya sampai tanggal berapa puasa Syawal 2026 bisa dilaksanakan.

Terlebih, tahun ini terdapat perbedaan awal bulan Syawal antara Pemerintah dan Muhammadiyah.

Perbedaan penetapan 1 Syawal 1447 H ini otomatis berdampak pada jadwal berakhirnya bulan Syawal dan batas waktu pelaksanaan puasa sunnah tersebut. 

Agar tidak bingung, simak rincian jadwal lengkapnya berikut ini.

Satu anjuran ibadah yang memiliki keutamaan besar untuk menjaga konsistensi ketakwaan, yakni puasa sunnah enam hari di bulan Syawal [Istimewa]
Satu anjuran ibadah yang memiliki keutamaan besar untuk menjaga konsistensi ketakwaan, yakni puasa sunnah enam hari di bulan Syawal [Istimewa]

Jadwal Puasa Syawal 2026 Versi Muhammadiyah

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, 1 Syawal 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Mengingat puasa Syawal dilarang dilakukan tepat di hari lebaran (1 Syawal), maka warga Muhammadiyah sudah bisa mulai berpuasa pada 2 Syawal atau Sabtu, 21 Maret 2026.

Karena bulan Syawal 2026 versi Muhammadiyah berakhir pada Jumat, 17 April 2026, maka batas akhir pelaksanaan puasa enam hari ini adalah di tanggal tersebut. Jika ingin dilakukan secara berurutan, berikut estimasi jadwalnya:

baca juga
  • Awal Puasa (6 hari berurutan): 21 - 26 Maret 2026.
  • Batas Terakhir: 17 April 2026.

Jadwal Puasa Syawal 2026 Versi Pemerintah

Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. 

Berdasarkan kalender Hijriah Kemenag, bulan Syawal akan berlangsung hingga Sabtu, 18 April 2026. 

Dengan demikian, bagi umat Muslim yang mengikuti keputusan pemerintah, puasa Syawal baru bisa dimulai pada 2 Syawal atau Minggu, 22 Maret 2026.

Rincian jadwalnya adalah sebagai berikut:

  • Awal Puasa (6 hari berurutan): 22 - 27 Maret 2026.
  • Batas Terakhir: 18 April 2026.

Tata Cara Pelaksanaan Puasa Syawal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Padahal Gelontorkan Ratusan Juta Rupiah, THR Dewi Perssik untuk Tetangga Dinilai Terlalu Sedikit

Padahal Gelontorkan Ratusan Juta Rupiah, THR Dewi Perssik untuk Tetangga Dinilai Terlalu Sedikit

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:15 WIB

Dari Merak hingga Ketapang, Mudik Kini Didukung Fasilitas Perjalanan yang Lebih Praktis

Dari Merak hingga Ketapang, Mudik Kini Didukung Fasilitas Perjalanan yang Lebih Praktis

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:51 WIB

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:10 WIB

Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya

Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:22 WIB

Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol

Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:34 WIB

4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok

4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok

Lifestyle | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Don't Disturb Me Farming: Love-Hate yang Dibalut Pertanian dan Peternakan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 16:00 WIB

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

KP2MI - Barantin Teken MoU, Perkuat Pelindungan Pekerja Migran di Bandara dan Pelabuhan

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:59 WIB

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Mutasi Besar-besaran Polri, 264 Perwira Bergeser: Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

5 Hair Oil Terbaik untuk Atasi Rambut Rontok Mulai Rp40 Ribuan Biar Lebat Kembali!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:58 WIB

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

×