Jika seseorang menunda tanpa alasan yang dibenarkan hingga melewati Ramadan berikutnya, maka ia tidak hanya wajib mengqadha puasanya, tetapi menurut sebagian besar ulama juga diwajibkan membayar fidyah sebagai bentuk tanggung jawab tambahan.
Apakah boleh puasa syawal sebelum ganti puasa Ramadan?
Lalu, bagaimana jika Anda ingin menjalankan puasa Syawal tetapi masih memiliki utang puasa Ramadan? Dalam hal ini, para ulama memiliki beberapa pandangan. Pendapat pertama menyarankan untuk mendahulukan qadha karena puasa wajib lebih utama dibandingkan puasa sunnah.
Pendapat kedua memperbolehkan mendahulukan puasa Syawal, mengingat waktunya terbatas hanya di bulan Syawal, sedangkan qadha masih bisa dilakukan hingga sebelum Ramadan berikutnya.
Sementara itu, pendapat ketiga membolehkan menggabungkan niat puasa qadha dengan puasa Syawal, sehingga Anda tetap bisa mengharapkan pahala keduanya.
Pada akhirnya, mengqadha puasa Ramadan adalah kewajiban yang harus ditunaikan setiap Muslim yang memiliki utang puasa.
Dengan memahami niat, waktu pelaksanaan, serta aturan-aturan yang menyertainya, Anda dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih tepat dan sesuai tuntunan agama.
Demikian informasi mengenai bacaan niat untuk mengganti puasa Ramadan. Pastikan Anda mengganti sesuai jadwal puasa yang tidak dilakukan. Setelah itu, Anda bisa melanjutkan dengan puasa sunnah.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri