Suara.com - Tidak terasa libur lebaran sudah mendekati akhir dan kini para pemudik harus bersiap menghadapi arus balik. Selain mempersiapkan diri dan rencana perjalanan, satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah jadwal ganjil genap tol arus balik mudik lebaran yang diberlakukan oleh aparat dan dinas terkait.
Mengapa demikian?
Sebab jika Anda salah memahaminya, bisa jadi perjalanan yang direncanakan harus terganggu dan dijadwalkan ulang. Maka dari itu, penting agar Anda memahami secara pasti informasi terkait hal ini.
Menurut beberapa sumber, prediksi arus balik akan mulai terjadi tepat pada hari ini, Senin, 23 Maret 2026. Aparat kemudian segera melaksanakan rekayasa lalu lintas yang diperlukan, sehingga dapat mengakomodir jumlah masif kendaraan yang akan melewati jalan-jalan utama.
Jadwal Ganjil Genap Tol Arus Balik
Antisipasi kepadatan arus lalu lintas sebenarnya telah dilakukan sejak tanggal 22 Maret 2026 lalu, karena diprediksi gelombang awal arus balik sudah akan terjadi. Meski pemerintah telah merekomendasikan konsep kerja WFA, namun peningkatan kepadatan tetap terasa.
Untuk sistem ganjil genap, akan mulai diberlakukan pada Senin, 23 Maret 2026, hingga Minggu, 29 Maret 2026 mendatang. Sistem ini diterapkan mulai pukul 00,00 WIB hingga pukul 24.00 WIB setiap harinya, yang berarti berlaku sepanjang hari.
Untuk ruas yang menjadi area pemberlakuan sistem ini adalah:
- Tol Semarang - Batang, KM 414 sampai dengan Tol Jakarta - Cikampek, KM 47
- Tol Tangerang - Merak, KM 98 sampai dengan KM 31
Pemberlakuan ini diharapkan diketahui masyarakat, sehingga dapat ditaati demi kenyamanan bersama. Selain itu ada pula beberapa skema rekayasa lalu lintas lain yang juga akan diterapkan untuk melancarkan arus balik pemudik dan libur lebaran.
Sistem Satu Arah atau One Way
Sementara itu, sistem one way juga akan segera diberlakukan. Sistem ini akan berlaku di ruas jalan Tol Semarang - Solo KM 421 hingga Tol Jakarta - Cikampek KM 70. pemberlakuannya akan dimulai pada hari Senin, 23 Maret 2026 pada pukul 12.00 WIB.
Sistem ini sendiri akan diberlakukan terus hingga hari Minggu, 29 Maret 2026, pukul 24.00 WIB. Jadi pada dasarnya sistem ini berlaku bersamaan dengan ganjil genap yang juga diberlakukan.
Sistem Contra Flow
Ada pula sistem contra flow yang akan diberlakukan. Meski demikian, pemberlakuannya dilakukan lebih terbatas, yakni di ruas Tol Jakarta - Cikampek dan ruas Tol Jakarta - Bogor - Ciawi.
Ketentuan terkait sistem ini adalah sebagai berikut:
- Untuk Tol Jakarta - Cikampek KM 70 hingga KM 47, berlaku mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
- Untuk Tol Jagorawi KM 21 hingga KM 8, berlaku mulai Selasa, 24 Maret 2026 pukul 14.00 WIB - 19.00 WIB, dan minggu, 29 Maret 2026 pukul 14.00 WIB - 19.00 WIB
Pemberlakuan terbatas ini akan terus menyesuaikan dengan hasil pemantauan dari petugas yang ada di lapangan, dan mungkin saja mengalami penyesuaian agar dapat mengakomodir arus lalu lintas yang mengalami peningkatan selama arus balik terjadi.
Kebijakan WFA
Kebijakan WFA yang ditetapkan pemerintah menjadi salah satu cara untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas pada momen arus balik. Pasalnya dengan kebijakan ini diharapkan volume kendaraan dapat terdistribusi secara lebih merata di sepanjang pekan ini, dan tidak terjadi kemacetan panjang yang memperburuk keadaan.
Itu tadi sedikit penjelasan tentang jadwal ganjil genap tol arus balik mudik lebaran yang bisa dibagikan di artikel ini. Semoga bermanfaat!