WFH Hemat BBM Setelah Lebaran Mulai Kapan? Ini Aturan Lengkapnya

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 25 Maret 2026 | 11:12 WIB
WFH Hemat BBM Setelah Lebaran Mulai Kapan? Ini Aturan Lengkapnya
WFH Hemat BBM Setelah Lebaran Mulai Kapan? (freepik)

Suara.com - Kebijakan Work From Home (WFH) kembali disorot pemerintah sebagai solusi untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi energi global yang tidak stabil.

Langkah ini dinilai mampu mengurangi mobilitas harian tanpa harus menghentikan aktivitas kerja sepenuhnya. Lantas, WFH hemat BBM setelah lebaran mulai kapan?

Dengan konsep yang lebih fleksibel, WFH diharapkan mampu mengurangi mobilitas tanpa mengganggu aktivitas ekonomi.

Lalu, kapan kebijakan ini mulai berlaku dan siapa saja yang akan terdampak? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

WFH Setelah Lebaran Mulai Kapan?

Pemerintah memastikan bahwa kebijakan WFH akan mulai diterapkan setelah libur Lebaran 2026, dengan perkiraan pelaksanaan efektif dimulai sekitar April 2026.

Saat ini, aturan teknisnya masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan lebih lanjut agar pelaksanaannya bisa berjalan optimal.

Kebijakan ini difokuskan untuk ASN sebagai langkah awal. Sementara itu, sektor swasta tidak diwajibkan, tetapi sangat dianjurkan untuk ikut menerapkan sistem serupa guna mendukung upaya penghematan energi secara nasional.

"Aturan WFH akan didetailkan. Tetapi sesudah Lebaran kita akan berlakukan untuk ASN maupun imbauan untuk swasta. Tetapi bukan yang bekerja di sektor pelayanan publik," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto seperti dikutip dari ANTARA (24/3/2026).

Alasan utama penerapan WFH ini adalah untuk mengurangi konsumsi BBM yang selama ini banyak digunakan untuk aktivitas perjalanan harian, seperti berangkat dan pulang kerja.

baca juga

Dengan berkurangnya mobilitas, pemerintah memperkirakan penghematan energi bisa mencapai angka yang cukup signifikan.

Selain itu, kebijakan ini juga merupakan bagian dari langkah antisipasi terhadap kondisi global yang tidak menentu, khususnya terkait kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah berharap, melalui WFH, dampak tersebut bisa ditekan tanpa harus mengorbankan produktivitas secara besar-besaran.

Skema WFH: Hanya 1 Hari dalam Seminggu

Berbeda dengan sistem kerja jarak jauh saat pandemi, WFH kali ini hanya akan diberlakukan satu hari dalam sepekan. Misalnya, jika diterapkan setiap hari Jumat, maka pekerja hanya bekerja dari rumah di hari tersebut, sementara hari lainnya tetap bekerja seperti biasa di kantor.

Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara fleksibilitas dan efektivitas kerja. Pemerintah menyadari bahwa tidak semua pekerjaan bisa diselesaikan dengan maksimal dari rumah, sehingga sistem kombinasi antara WFH dan kerja di kantor dianggap sebagai solusi paling realistis.

Selain itu, sektor pelayanan publik tidak termasuk dalam kebijakan ini. Artinya, layanan yang berkaitan langsung dengan masyarakat tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh penerapan WFH.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres

Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:25 WIB

Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!

Menhub dan Seskab Sidak Dini Hari di Pulo Gebang, Ini Kata Mereka Soal Arus Balik Lebaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:05 WIB

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran

Lifestyle | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:37 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×