- Halal bihalal umumnya dilaksanakan setelah Idulfitri, bisa dimulai hari pertama Lebaran hingga beberapa minggu ke depan.
- Tradisi ini berakar dari Indonesia, dipopulerkan KH Wahab Chasbullah kepada Presiden Soekarno pada tahun 1948.
- Inti kegiatan halal bihalal adalah saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menjaga kebersamaan sosial dalam lingkup luas.
Biasanya, halal bihalal di Muhammadiyah dikemas dalam bentuk pengajian atau silaturahmi yang diisi dengan tausiah. Intinya tetap sama, yakni mempererat ukhuwah dan saling memaafkan, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama.
Pada akhirnya, halal bihalal bukan soal kapan tepatnya dilakukan, melainkan tentang makna yang dibawa di dalamnya. Selama masih dalam semangat Lebaran dan bulan Syawal, tradisi ini bisa menjadi momen berharga untuk membuka lembaran baru, memperbaiki hubungan, dan memperkuat kebersamaan.