- Lemonilo menggelar acara Lemonilo Silaturahmi di Jakarta pada 29 Maret 2026 untuk mempererat kedekatan emosional antara orang tua dan anak.
- Kegiatan ini melibatkan berbagai aktivitas interaktif, seperti workshop pola asuh, sesi mendongeng, serta kreasi makanan bersama komunitas keluarga Indonesia.
- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengapresiasi inisiatif Lemonilo dalam meningkatkan kualitas pola asuh melalui kebiasaan sederhana setiap hari.
Suara.com - Kedekatan emosional antara orang tua dan anak tidak selalu terbentuk dari momen besar atau perayaan khusus. Justru, hubungan yang hangat dan kuat sering kali lahir dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten setiap hari—mulai dari makan bersama, berbincang santai, hingga aktivitas kecil yang penuh makna.
Hal inilah yang coba diangkat Lemonilo melalui acara “Lemonilo Silaturahmi” sebagai penutup kampanye Ramadan #BulanBaikBaiknyaLemonilo yang digelar di Lemonilo Cafe, Dancing Fountain, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini menjadi ruang berkumpul bagi komunitas Lemomoms dan Lemonilo Fit Club, sekaligus mengajak keluarga Indonesia untuk memperkuat kedekatan emosional lewat interaksi sederhana.
Berbagai aktivitas dihadirkan untuk mendorong kebersamaan keluarga secara lebih bermakna. Acara diawali dengan face painting yang menghadirkan keceriaan bagi anak-anak, kemudian dilanjutkan dengan sesi dongeng sulap oleh Kak Maulana yang menghadirkan suasana hangat, penuh tawa, dan imajinasi.
Untuk memperdalam hubungan emosional, Lemonilo juga menghadirkan sesi mini workshop family ritual mapping yang dipandu oleh psikolog klinis Clara Lukitasari Wibowo. Dalam sesi ini, orang tua dan anak diajak berkolaborasi memetakan kebiasaan kecil sehari-hari yang bisa dijadikan ritual bermakna di rumah.
Kebersamaan semakin terasa dalam sesi “Family Mie Time”, di mana setiap keluarga menghias Mi Goreng Lemonilo menjadi kreasi unik. Aktivitas ini menjadi simbol bahwa kedekatan dapat dibangun dari hal sederhana, seperti menyiapkan dan menikmati makanan bersama. Momen tersebut kemudian diperdalam melalui sesi “Sharing to Mie”, yakni makan bersama sambil bercakap-cakap menggunakan kartu pertanyaan yang mendorong obrolan hangat dan reflektif.
“Ramadan telah usai, namun kebersamaan keluarga tidak seharusnya berhenti. Kami ingin mengajak keluarga Indonesia untuk terus membuka ruang interaksi yang lebih bermakna dan membangun kebiasaan sehat bersama,” ujar Vice President Marketing & Innovation Lemonilo, Andita Rasyid.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Pemenuhan Hak Anak Wilayah III, Rr. Endah Sri Rejeki, menilai kegiatan semacam ini berkontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pola asuh anak di Indonesia.
Melalui inisiatif ini, Lemonilo menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi keluarga Indonesia dalam membangun pola hidup yang lebih sehat sekaligus memperkuat hubungan emosional melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.