Merawat Alam dari Hulu, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 06 April 2026 | 17:08 WIB
Merawat Alam dari Hulu, Eiger Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak
EIGER Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak. (dok. ist)
  • Pengelolaan sampah di kawasan hulu Puncak, Bogor, menjadi krusial karena risiko pencemaran serta ancaman banjir dan longsor bagi lingkungan.
  • EIGER Adventure Land bersama instansi terkait melakukan aksi pembersihan enam ton sampah di Desa Sukagalih, Megamendung, pada Maret lalu.
  • Pihak pengelola berkomitmen membangun sistem pengelolaan sampah terintegrasi untuk mendukung ekowisata berkelanjutan dan edukasi perilaku masyarakat di wilayah hulu.

Suara.com - Persoalan sampah masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia, terutama di kawasan hulu seperti Puncak, Bogor. Praktik pembuangan sampah yang tidak terkendali tak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengganggu aliran air serta meningkatkan risiko banjir dan longsor di wilayah lereng.

Data Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mencatat, timbunan sampah nasional pada 2023 mencapai 56 juta ton per tahun. Namun, hanya 39 persen yang dikelola dengan baik. Sisanya, sebanyak 22 persen masih ditimbun di TPA dengan metode open dumping, sementara 39 persen lainnya berakhir di lingkungan melalui pembakaran, pembuangan liar, atau masuk ke badan air.

Di tingkat daerah, Kabupaten Bogor menghadapi tekanan serupa. Volume sampah yang mencapai ribuan ton per hari turut memicu munculnya titik-titik pembuangan liar, terutama di kawasan penyangga seperti Puncak.

Sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah hulu, EIGER Adventure Land bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menggelar aksi bersih-bersih di Desa Sukagalih, Megamendung, pada pertengahan Maret lalu.

Sebanyak 70 relawan dikerahkan dalam kegiatan tersebut. Pada tahap awal, mereka berhasil mengangkat sekitar 6 ton sampah atau setara dengan empat truk. Berdasarkan estimasi di lapangan, total timbulan sampah di lokasi tersebut diperkirakan mencapai 30 ton, sehingga proses pembersihan akan dilakukan secara bertahap.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen EIGER Adventure Land sebagai destinasi ekowisata yang tak hanya berfokus pada pengembangan kawasan, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan di sekitarnya, termasuk desa penyangga dan area konservasi.

Direktur Utama EIGER Adventure Land, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa persoalan sampah di kawasan hulu tidak semata soal volume, tetapi juga perilaku masyarakat.

“Pembuangan sampah sembarangan berdampak langsung pada lingkungan, mulai dari pencemaran hingga potensi bencana. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan bersama-sama menjaga kawasan ini tetap bersih. Perubahan perilaku, termasuk memilah sampah dari sumber, menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Guru Besar Teknik Sipil dan Lingkungan IPB University, Arief Sabdo Yuwono, yang juga menjadi tim pakar EIGER Adventure Land. Ia menilai, pendekatan konvensional seperti open dumping sudah tidak lagi relevan untuk menyelesaikan persoalan sampah.

“Diperlukan perubahan sistem pengelolaan yang dimulai dari sumbernya, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat serta penguatan sistem yang lebih berkelanjutan,” jelasnya.

Melihat kompleksitas tersebut, EIGER Adventure Land berkomitmen untuk terus mendorong pengelolaan sampah secara bertahap dan berkelanjutan di kawasan Megamendung. Peran yang diambil tidak hanya sebagai pengelola kawasan, tetapi juga sebagai mitra, fasilitator, dan edukator bagi masyarakat sekitar.

Ke depan, komitmen ini akan diperkuat melalui pengembangan sistem pengelolaan sampah terintegrasi guna mendukung kawasan ekowisata berkelanjutan, sekaligus menjadi kontribusi jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah hulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Styrofoam Jadi Sahabat UMKM, tapi Musuh Besar Buat Bumi dan Lingkungan

Styrofoam Jadi Sahabat UMKM, tapi Musuh Besar Buat Bumi dan Lingkungan

Your Say | Senin, 06 April 2026 | 15:36 WIB

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

Indonesia dalam Pusaran Waste Colonialism: Saat Limbah Global Berlabuh di Negeri Sendiri

News | Senin, 06 April 2026 | 11:00 WIB

Apa Saja Sampah Antariksa? Misteri Cahaya di Langit Lampung yang Terungkap

Apa Saja Sampah Antariksa? Misteri Cahaya di Langit Lampung yang Terungkap

Tekno | Senin, 06 April 2026 | 09:42 WIB

Terkini

Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik

Siap-Siap! Bekasi Bakal Punya Pusat Lifestyle Baru dengan Vibes Alfresco yang Estetik

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:57 WIB

Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan

Produk Makanan Thailand Makin Diburu, Ternyata Ini yang Bikin Orang Ketagihan

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:00 WIB

Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital

Survei Ipsos 2026: Koneksi ke Platform Belanja Online Kini Jadi Alasan Orang Pilih Bank Digital

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:46 WIB

Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern

Bye-Bye Macet! Mengapa Filosofi 10 Minute City Living Jadi Kunci Kualitas Hidup Modern

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:55 WIB

Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba

Biar Muka Glowing Alami Pakai Apa? Ini Skincare Murah Viva yang Bisa Dicoba

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:50 WIB

3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!

3 Zodiak yang Kehidupannya akan Lebih Baik Setelah 13 Mei 2026, Waktunya Jemput Kebahagiaan!

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:05 WIB

Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026

Siap-Siap Kaya, 7 Shio Ini Mendadak Banjir Rejeki Tanpa Diduga pada Bulan Mei 2026

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026

6 Shio Paling Beruntung dan Berlimpah Cuan Pada 14 Mei 2026

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:07 WIB

5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus

5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:50 WIB

Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan

Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB