Update Harga Plastik Terbaru 7 April 2026 yang Masih Melonjak

Ruth Meliana

Selasa, 07 April 2026 | 11:09 WIB
Update Harga Plastik Terbaru 7 April 2026 yang Masih Melonjak
ilustrasi plastik (freepik)
baca 10 detik
  • Harga berbagai jenis plastik di Indonesia melonjak drastis hingga 100 persen sejak awal April 2026.
  • Kenaikan harga plastik dipicu akibat gangguan pasokan global karena konflik geopolitik di Timur Tengah.
  • Pelaku UMKM dan pedagang pasar terpaksa menaikkan harga jual produk.

Suara.com - Harga plastik di Indonesia mengalami lonjakan drastis per awal April 2026. Kenaikan ini mencapai 30-80 persen, bahkan hingga 100 persen untuk beberapa jenis produk, akibat gangguan pasokan bahan baku global.

Pedagang pasar dan pelaku UMKM mulai merasakan tekanan berat, karena biaya kemasan melonjak tajam hanya dalam waktu dua minggu. Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat kenaikan rata-rata 50 persen dari harga normal sebelum Ramadan.

Update Harga Plastik Terbaru

Menurut data IKAPPI dan laporan pedagang di berbagai daerah, kantong plastik kresek yang biasanya dijual Rp10.000 per pack kini mencapai Rp15.000–Rp17.000.

Beberapa jenis plastik kiloan naik dari Rp10.000 menjadi Rp15.000–Rp16.000 per pack, sementara plastik HD, PE, OPP, dan tali plastik melambung dari Rp23.000–Rp24.000 per kilogram menjadi Rp52.000 per kilogram.

Gelas plastik cup 2.000 pcs per dus yang semula Rp280.000 kini tembus Rp500.000. Harga eceran per 50 gelas naik dari Rp10.000 menjadi Rp15.000.

Thinwall dan plastik laundry juga ikut terdampak. Thinwall naik dari Rp27.000–Rp30.000 menjadi Rp35.000 per pack, dan plastik laundry dari Rp29.000/kg ke Rp55.000/kg.

Penyebab utama adalah konflik geopolitik di Timur Tengah, khususnya eskalasi perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Selat Hormuz yang menjadi jalur utama pengiriman minyak dan nafta, bahan baku utama plastik, sempat terganggu. Indonesia yang masih mengimpor sekitar 60 persen bahan baku plastik (HS 39) langsung terdampak.

baca juga

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor plastik dan barang plastik pada Februari 2026 mencapai US$873,2 juta atau sekitar Rp14,78 triliun (kurs Rp16.927).

Pasokan dari Arab Saudi dan negara Timur Tengah lainnya menjadi terhambat, sehingga harga biji plastik (resin PE, PP, PVC) di pasar global dan domestik ikut meroket.

Di tingkat produsen, beberapa perusahaan seperti Reliance Industries Limited (RIL) dan GAIL telah menaikkan harga PE dan PP domestik sebesar INR 1.000/MT efektif April 2026.

Harga polyethylene di pasar Asia juga naik signifikan, dengan polyethylene contract price mencapai level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini diperburuk oleh kenaikan harga minyak mentah dunia yang sempat menyentuh US$110–115 per barel.

Dampaknya sudah terasa luas. Pedagang pasar mengeluh margin keuntungan menipis karena harus menanggung kenaikan biaya kemasan.

Beberapa pedagang kecil mulai membatasi pemberian kantong plastik gratis untuk pembelian di bawah Rp5.000. Pelaku UMKM makanan dan minuman terpaksa menaikkan harga jual atau mengurangi ukuran kemasan. Jika tidak diantisipasi, kenaikan ini berpotensi memicu inflasi barang konsumsi sehari-hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?

Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?

News | Senin, 06 April 2026 | 18:30 WIB

Mengapa Harga Plastik Mendadak Naik Selangit? Ini Penjelasannya

Mengapa Harga Plastik Mendadak Naik Selangit? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 06 April 2026 | 10:39 WIB

Terkini

wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit

Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas

Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran

Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:14 WIB

×