- Penggunaan cushion sebelum bedak tabur merupakan aturan utama untuk mendapatkan hasil riasan wajah yang merata dan tahan lama.
- Bedak tabur berfungsi mengunci formula cair cushion agar tidak oksidasi serta mencegah tampilan riasan menjadi retak atau menggumpal.
- Pengecualian urutan hanya berlaku bagi pemilik kulit sangat berminyak dengan teknik khusus untuk mengontrol minyak secara maksimal sepanjang hari.
Suara.com - Di dunia makeup, pertanyaan bedak tabur dulu atau cushion dulu? selalu muncul, terutama di kalangan pecinta K-beauty yang suka hasil makeup glowing tapi tahan lama. Banyak yang bingung karena keduanya sama-sama penting untuk base makeup.
Padahal, jawabannya tergantung jenis kulit, jenis produk, dan hasil akhir yang kamu inginkan. Artikel ini akan jelaskan secara lengkap supaya kamu tidak lagi salah urutan dan hasil makeup flawless seharian.
Apa Itu Bedak Tabur dan Cushion?
Cushion adalah foundation cair yang dikemas dalam compact dengan puff spons. Biasanya memberikan coverage ringan hingga sedang, finish dewy atau natural, dan mengandung skincare (hyaluronic acid, centella, SPF).
Sementara bedak tabur atau loose powder adalah bedak bubuk longgar yang berfungsi mengunci makeup, mengontrol minyak, dan memberikan efek blur pada pori-pori.
Urutan yang Benar: Cushion Dulu, Baru Bedak Tabur
Jawaban singkatnya: cushion dulu, bedak tabur kemudian. Ini adalah aturan emas untuk 90 persen orang.
Alasannya:
Cushion berbasis cair/krim. Jika kamu pakai bedak tabur dulu, bedak akan menyerap cairan cushion dan hasilnya jadi cakey, berkerut di garis halus, serta coverage-nya tidak rata.
Cushion memberikan hidrasi dan coverage yang natural. Setelah itu, bedak tabur “mengunci” semuanya agar tidak oksidasi dan tahan lama.
Bedak tabur berfungsi sebagai setting powder, bukan base primer. Kalau dipakai duluan, kamu justru membuang fungsi utamanya.
Kapan Boleh Pakai Bedak Tabur Dulu?
Hanya ada dua situasi khusus:
1. Kulit sangat berminyak dan kamu ingin full matte seharian. Beberapa makeup artist pakai teknik “powder under foundation” dengan bedak tabur tipis sekali sebagai oil-control base, lalu cushion di atasnya. Tapi ini jarang dan butuh skill tinggi.
2. Kamu pakai cushion yang sangat watery dan ingin efek velvet. Dalam kasus ini, bedak tabur tipis sebagai primer bisa membantu.
Panduan Step-by-Step Makeup Flawless
1. Skincare dulu (paling penting)
Cleanser → toner → serum → moisturizer → sunscreen (kalau pagi). Tunggu 5-10 menit sampai meresap.
2. Primer (opsional tapi sangat disarankan)
Pilih yang sesuai jenis kulit: blurring primer untuk pori besar, hydrating primer untuk kulit kering.
3. Cushion
Ambil sedikit produk dengan puff, tap-tap ke wajah mulai dari tengah ke luar. Layer 2-3 kali untuk coverage lebih tinggi. Biarkan 1-2 menit supaya menyatu dengan kulit.
4. Concealer (kalau perlu)
Untuk noda hitam, jerawat, atau mata panda. Blend dengan jari atau sponge lembab.
5. Bedak Tabur
Gunakan puff atau brush fluffy. Ambil sedikit saja, tepuk-tepuk ringan di area T-zone (dahi, hidung, dagu) yang mudah berminyak. Untuk pipi dan area kering, cukup di-tap tipis atau skip sama sekali supaya tidak kering.
6. Setting spray
Langkah penutup wajib biar makeup tidak retak seharian.
Tips Tambahan Agar Hasil Lebih Flawless
- Pilih bedak tabur yang sesuai: translucent untuk no white cast, atau berwarna untuk color-correct.
- Kalau kulit kering, pilih bedak yang mengandung hyaluronic acid atau skip bedak di area pipi.
- Untuk kulit berminyak, gunakan bedak tabur yang oil-control + mattifying primer.
- Jangan lupa bersihkan puff cushion setiap 2-3 kali pakai agar tidak jadi sarang bakteri.
- Tes dulu di tangan atau leher untuk cek oksidasi warna.
Urutan yang paling aman dan memberikan hasil makeup flawless adalah cushion dulu, baru bedak tabur. Dengan begitu, kamu dapat coverage natural dari cushion sekaligus ketahanan ekstra dari bedak tabur.