4. Iran memiliki jumlah Situs Warisan Dunia UNESCO tertinggi ke-10
Iran termasuk dalam daftar 10 negara teratas dengan Situs Warisan Dunia UNESCO terbanyak di dunia, dengan 27 situs.
Istilah “pembunuh bayaran” berasal dari kelompok Hashishin yang beroperasi di Iran pada abad ke-11 dan ke-12. Kelompok pembunuh ini, yang tinggal di pegunungan Iran, menargetkan musuh-musuh tertentu daripada berperang.
Karena metode dan keahlian dari Ordo Pembunuh ini, sebagaimana mereka juga disebut, kita masih menggunakan kata "assassin" dan "assassination" yang artinya 'pembunuh' atau 'pembunuhan' hingga saat ini.
6. Iran memiliki pulau pelangi
Pulau Pelangi Iran disebut Pulau Hormuz, terletak di Selat Hormuz dekat Teluk Persia. Lokasi di Timur Tengah ini menawarkan berbagai atraksi geologi dan arsitektur. Hal-hal yang dapat dilihat antara lain:
- Pantai Merah: Pasir merah di sini kontras mencolok dengan birunya perairan Selat Hormuz yang dalam.
- Lembah Pelangi: Lembah ini, yang dikelilingi oleh puncak-puncak bergaris warna-warni, membangkitkan gambaran Gunung Pelangi di Peru.
- Gua Dewi Garam: Gua ini mungkin tampak biasa saja dari luar, tetapi di dalamnya menampilkan pelangi warna yang menyerupai marmer. Menurut cerita rakyat setempat, gua ini adalah tempat tinggal seorang dewi.
- Kediaman Majara: Struktur berbentuk kubah ini, yang dirancang oleh studio arsitektur ZAV Architects yang berbasis di Teheran, mencakup akomodasi bagi pengunjung yang menawarkan pemandangan Teluk Persia.
- Kastil Portugis: Kastil Portugis, juga dikenal sebagai Benteng Bunda Maria Dikandung Tanpa Nikah, adalah benteng batu merah yang merupakan salah satu monumen yang tersisa yang dibangun selama pemerintahan kolonial Portugis di Teluk Persia.
7. Kucing Persia mungkin sebenarnya bukan berasal dari Persia
Terdapat beberapa catatan yang mengklaim bahwa nenek moyang pertama kucing Persia diimpor dari Khorasan (wilayah bersejarah di dataran tinggi Iran) ke Italia pada tahun 1600-an.
Namun, hal ini sulit dibuktikan. Konsensus umum menyatakan bahwa kucing berbulu panjang dan berhidung pendek ini diekspor dari Afghanistan dan Iran pada tahun 1800-an, meskipun sejarahnya sebelum itu masih diperdebatkan.
8. Alkohol ilegal tetapi dapat diperoleh di Iran
Penjualan dan konsumsi alkohol telah ilegal di Iran sejak Revolusi Islam 1979, tetapi permintaan akan alkohol tetap ada di masyarakat Iran, sehingga memunculkan operasi penyelundupan dan pembuatan minuman keras ilegal.
Hal ini bisa berbahaya karena merupakan industri yang tidak diatur dan alkohol ilegal telah menyebabkan kematian pada tahun 2024.
9. Kalender Iran sangat berbeda dengan kalender Gregorian
Kalender Iran sangat berbeda dengan kalender Gregorian yang digunakan di Barat.
Kalender Iran dimulai pada tengah malam yang paling dekat dengan ekuinoks musim semi utara dan dihitung berdasarkan pengamatan dari Teheran, bukan berdasarkan aturan, seperti kalender yang kebanyakan kita gunakan saat ini.