Alasan Mengapa Iran Bisa Mengendalikan Selat Hormuz

Ruth Meliana

Sabtu, 11 April 2026 | 11:12 WIB
Alasan Mengapa Iran Bisa Mengendalikan Selat Hormuz
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Suara.com - Peran Selat Hormuz di peta perekonomian global sangat signifikan. Menjadi ‘kanal’ distribusi berbagai sumber daya, kini area tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali Iran. Tapi pernahkah Anda bertanya sebenarnya mengapa Iran bisa mengendalikan Selat Hormuz?

Secara geografis, Iran memang memiliki posisi yang sangat strategis untuk memegang kontrol di area perairan ini. Jika dicermati, Iran berada di pesisir utara selat tersebut. Didukung dengan persenjataan dan strategi yang sangat terukur, Selat Hormuz praktis berada di bawah kendalinya.

Pemblokiran Selat Hormuz jelas jadi masalah internasional karena sekitar 20 persen distribusi minyak dunia harus dilakukan melalui perairan semput ini. Tidak heran jika Iran memiliki kekuatan geopolitik besar melawan AS.

Beberapa alasan kenapa Iran punya kendali penuh atas Selat Hormuz antara lain adalah sebagai berikut.

1. Posisi Geografis Strategis

Secara alami faktor utama yang menjadikan Iran sangat kuat di Selat Hormuz adalah posisi geografisnya. Iran berbatasan langsung dengan seluruh pesisir utara Selat Hormuz, sehingga secara fisik negara tersebut bisa mengontrol dan memonitor selat krusial ini.

Pada area yang bisa di-cover secara menyeluruh, didukung dengan kemampuan militer yang besar, Iran bisa dikatakan menjadi juru kunci dari Selat Hormuz sejak lama.

2. Kemampuan MIliter yang Luar Biasa

Garda Revolusi Iran, yang juga disebut dengan IRGC, ditempatkan secara strategis di area tersebut sebagai elemen pertahanan utama yang dimiliki negara ini atas Selat Hormuz. Tidak hanya itu, pasukan ini juga ditempatkan di pulau terdekat, sehingga dapat langsung mendeteksi adanya ancaman dan memberikan respon yang cepat dan tepat.

baca juga

Jika terjadi konflik, seperti yang terjadi sekarang ini, armada Iran bisa dengan mudah memberikan tekanan pada kapal tanker dengan rudal pesisir, kapal cepat, hingga ranjau laut. Mereka yang harus melewati selat ini kemudian mau tidak mau ‘menurut’ dengan kebijakan iran.

3. Alat Tekanan Politik Dunia

Karena menjadi jalur distribusi jumlah signifikan minyak dunia, Iran juga secara alami memiliki alat tekanan geopolitik yang sangat kuat. Indonesia turut merasakan hal ini, dengan mulai berkurangnya stok minyak yang masuk ke dalam negeri.

Hal ini juga dirasakan oleh berbagai negara lain yang mengandalkan pasokan minyak yang berasal dari selat tersebut. Ketika Selat Hormuz aksesnya dibatasi secara ketat, negara-negara yang turut terdampak jelas harus memperhitungkan langkah politiknya kembali.

Perhitungan langkah politik bisa dicermati langsung pada sikap pasif dari banyak negara atas serangan yang dilakukan negara adidaya AS, atau bahkan sifat mengecam serangan yang ditunjukkan sebagai bentuk dukungan pada Iran.

4. Kesepakatan yang Rapuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Minta Bagian Tarif Kapal di Selat Hormuz, Picu Sorotan Global!

Trump Minta Bagian Tarif Kapal di Selat Hormuz, Picu Sorotan Global!

Video | Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas

Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 17:39 WIB

Beda dari Selat Hormuz Iran, Apa Peran Selat Malaka bagi Indonesia?

Beda dari Selat Hormuz Iran, Apa Peran Selat Malaka bagi Indonesia?

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 11:54 WIB

Terkini

Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG

Bali | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Ekonomi Kreatif Bisa Dorong Pertumbuhan Negara-negara Global South

Ekonomi Kreatif Bisa Dorong Pertumbuhan Negara-negara Global South

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:32 WIB

Clouds Roll Like Gureumi Tayang 2027, Dahyun dan Cha Woo Min Jatuh Cinta

Clouds Roll Like Gureumi Tayang 2027, Dahyun dan Cha Woo Min Jatuh Cinta

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Protes Relokasi, Pedagang Pasar Raya Padang Khawatir Kehilangan Pembeli

Protes Relokasi, Pedagang Pasar Raya Padang Khawatir Kehilangan Pembeli

Sumbar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:28 WIB

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

Pengedar Tembakau Sintetis Ditangkap di Pinggir Jalan Tanjung Duren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Beda Konten, Beda Alat! Rekomendasi Phone Holder dan Tripod Auto Face Tracking

Beda Konten, Beda Alat! Rekomendasi Phone Holder dan Tripod Auto Face Tracking

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Danantara Aji Mumpung, Aktif Serok Saham di Kala Pasar Modal RI Ambruk

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Curhat Warga Malaysia Tersiksa Dikirim Asap Kebakaran Hutan Indonesia: Kami Tidak Bisa Bernapas

Curhat Warga Malaysia Tersiksa Dikirim Asap Kebakaran Hutan Indonesia: Kami Tidak Bisa Bernapas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati

Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati

Sulsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 15:25 WIB

×