Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Sabtu, 11 April 2026 | 12:17 WIB
Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket
Intip Kekayaan Fantastis Irfan Yusuf, Menteri yang Gagas Haji Pakai Sistem War Tiket [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Haji Irfan Yusuf mewacanakan sistem war tiket untuk mengatasi lamanya antrean jamaah. 
  • Total kekayaan Irfan Yusuf mencapai Rp16,26 miliar yang didominasi aset tanah dan bangunan. 
  • Sosok menteri ini tercatat bersih dari utang dan memiliki uang kas miliaran rupiah. 

Suara.com - Nama Menteri Irfan Yusuf kini tengah menjadi sorotan publik usai melontarkan wacana pendaftaran ibadah haji menggunakan sistem war tiket. Di balik ide berani tersebut, rincian kekayaan sang menteri yang ternyata bebas dari jerat utang ini rupanya tak kalah menarik untuk dikulik.

Seperti diketahui, wacana penghapusan sistem antrean haji yang memakan waktu puluhan tahun ini pertama kali diungkapkan saat Rakernas Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H.

Rencananya, siapa yang cepat melunasi biaya saat pendaftaran dibuka, dialah yang langsung berangkat demi mengurai benang kusut waiting list jamaah Indonesia.

Terlepas dari ramainya perdebatan soal sistem baru tersebut, publik juga dibuat penasaran dengan sosok yang akrab disapa Gus Irfan ini.

Sebagai pejabat publik dengan rekam jejak panjang, seberapa tebal sebenarnya kantong mantan pengasuh Pesantren Al-Farros ini?

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per 29 Maret 2025, total harta cucu pendiri NU KH. Hasyim Asy'ari ini menyentuh angka fantastis, yakni Rp16,26 miliar.

Biar tidak penasaran, berikut rincian pundi-pundi kekayaan Gus Irfan yang berhasil dirangkum:

1. Aset Tanah dan Bangunan yang Menggurita

Penopang utama kekayaan Gus Irfan ternyata berasal dari deretan aset tanah dan bangunan seluas ribuan meter persegi. Properti bernilai miliaran rupiah ini tersebar di beberapa titik strategis, mulai dari kawasan Jombang hingga Surabaya.

baca juga

Sebagian besar lahan luas tersebut dilaporkan sebagai harta warisan keluarga, sementara rumah dan properti lainnya murni merupakan hasil keringatnya sendiri.

2. Alat Transportasi Merakyat di Garasi (Rp505 Juta)

Urusan tunggangan, isi garasi menteri yang satu ini terbilang unik dan cukup merakyat.

Total nilai aset kendaraannya tercatat sebesar Rp505 juta. Di garasinya memang terparkir sebuah mobil gagah Mitsubishi Pajero Sport keluaran tahun 2021.

Namun di sebelahnya, ia masih setia merawat dua motor lawas untuk harian, yakni Honda Vario tahun 2010 dan Yamaha Mio keluaran 2008.

3. Harta Bergerak Lainnya (Rp70 Juta)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Biaya Haji 2026? Simak Rincian Terbaru Jika Harus War Tiket

Berapa Biaya Haji 2026? Simak Rincian Terbaru Jika Harus War Tiket

Lifestyle | Sabtu, 11 April 2026 | 09:24 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×