- Nilai pasar furnitur global melampaui USD 700 miliar pada tahun 2025 seiring meningkatnya permintaan desain inovatif berkelanjutan.
- Pelaku industri desain Indonesia akan berpartisipasi dalam pameran Salone del Mobile Milano 2026 di Italia pada April.
- Langkah strategis tersebut bertujuan memperluas akses pasar ekspor sekaligus memperkuat citra desain nasional di tingkat internasional.
Suara.com - Industri furnitur global terus menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring perubahan tren konsumen yang kini mengutamakan keberlanjutan dan nilai estetika.
Nilai pasar furnitur dunia bahkan dilaporkan telah melampaui USD 700 miliar pada 2025, dengan fokus pada desain inovatif dan storytelling budaya.
Di dalam negeri, sektor ekonomi kreatif Indonesia juga mencatat kinerja positif.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melaporkan kontribusi sektor ini telah menembus lebih dari Rp1.300 triliun terhadap PDB nasional, dengan subsektor kriya dan desain produk sebagai penyumbang utama.
Namun, tantangan utama masih terletak pada akses pasar global dan penguatan citra desain Indonesia di tingkat internasional.
Untuk menjawab hal tersebut, pelaku industri desain nasional bersiap tampil di ajang furnitur terbesar dunia, Salone del Mobile Milano 2026 yang digelar pada 21–26 April di Milan, Italia.
Partisipasi Indonesia dalam pameran ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan eksposur sekaligus membuka peluang bisnis.
Indonesia membawa ekosistem desain terintegrasi yang mencakup desainer, brand, hingga manufaktur dalam satu panggung global.
CEO Indonesia Design District (IDD) PIK2, Ipeng Widjojo, menegaskan bahwa keikutsertaan ini tidak sekadar pameran karya.
“Objektif dari kerja sama ini adalah membawa para exhibitors ke sana dan mengharapkan hasil-hasil mereka betul-betul mendapatkan potential business yang kita harapkan,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Ia menambahkan, skala pameran di Milan sangat besar dengan luas mencapai sekitar 200 ribu meter persegi. “Kalau ingin melihat seluruh stall-nya mungkin perlu waktu sampai seminggu,” katanya.
Menurut Ipeng, Milan hanya memiliki dua agenda pameran global utama setiap tahun, yakni furnitur dan fashion.
Hal ini mempertegas posisi kota tersebut sebagai salah satu pusat industri desain dunia.
Lebih jauh, partisipasi ini juga diharapkan mampu mengubah persepsi global terhadap Indonesia.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya negara penghasil raw materials,” jelasnya.
Ia menekankan kekuatan Indonesia terletak pada kreativitas desain, inovasi material, serta kemampuan mengolah produk bernilai artistik tinggi.
“Kreativitas dari Indonesia sendiri yang akan di-highlight, mulai dari model, material yang ditampilkan, sampai bagaimana kita mengolah material tersebut,” tambahnya.
Dalam pameran tersebut, Indonesia menghadirkan pavilion bertajuk House of Indonesia yang menampilkan kolaborasi lintas pelaku industri desain.
Pavilion ini dirancang sebagai representasi ekosistem desain nasional yang terintegrasi dan kolaboratif.
Kurasi karya dilakukan oleh desainer Alvin Tjitrowirjo yang mengusung perpaduan estetika, identitas budaya, dan eksplorasi material khas Indonesia.
“Kami ingin memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki ekosistem yang mampu berpikir secara konseptual dan siap bersaing di panggung global,” ujarnya.
Sementara itu, desain interior booth digarap oleh Santi Alaysius dengan pendekatan eksplorasi ruang dan narasi visual yang mencerminkan kolaborasi.
Sejumlah desainer Indonesia juga ambil bagian dalam program SaloneSatellite, yang diperuntukkan bagi talenta muda dunia.
Di antaranya Studio Banda, Zulyo Kumara, dan Cynthia Margaret.
Partisipasi Indonesia turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Perdagangan RI, Indonesia Design Development Centre (IDDC), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Milan, serta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma.
Melalui keikutsertaan ini, Indonesia diharapkan tidak hanya memperluas pasar ekspor furnitur, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai kekuatan baru dalam industri desain global.