Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 14 April 2026 | 18:46 WIB
Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia
Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Program pengabdian masyarakat Universitas Prasetiya Mulya meraih Global Impact Awards dari AACSB International atas inovasi pemberdayaan UMKM.
  • Mahasiswa menggunakan pendekatan living lab untuk memberikan pendampingan usaha dan solusi praktis bagi pelaku UMKM di pedesaan.
  • Program ini terbukti mampu menjembatani kesenjangan akses pengetahuan serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui kolaborasi pendidikan masyarakat.

Suara.com - Ketimpangan akses pengetahuan dan pendampingan usaha masih menjadi tantangan besar bagi pelaku UMKM di wilayah pedesaan. Tanpa dukungan yang memadai, banyak usaha kecil sulit berkembang dan tertinggal dalam persaingan.

Upaya menjadikan pendidikan sebagai alat perubahan sosial kembali mendapat pengakuan global. Program pengabdian masyarakat (Community Development/COMDEV) dari Universitas Prasetiya Mulya meraih penghargaan dalam ajang Global Impact Awards yang diselenggarakan oleh AACSB International.

Penghargaan ini tidak sekadar menyoroti capaian akademik, tetapi lebih pada dampak nyata yang dihasilkan.

COMDEV dinilai berhasil menjawab tantangan lokal melalui pendekatan yang menggabungkan pembelajaran mahasiswa dengan pemberdayaan masyarakat.

Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia. (Dok. Istimewa)
Tak Sekadar Kuliah, Program Ini Bantu UMKM Desa Naik Kelas hingga Diakui Dunia. (Dok. Istimewa)

Fokusnya adalah penguatan usaha mikro dan kecil di wilayah pedesaan,sektor yang kerap menjadi tulang punggung ekonomi, namun masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Melalui pendekatan living lab, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi langsung terlibat dalam dinamika masyarakat. Mereka bekerja bersama pelaku usaha kecil, memahami persoalan di lapangan, hingga merancang solusi yang aplikatif. Di sisi lain, masyarakat mendapatkan akses pada pengetahuan dan pendampingan yang dapat meningkatkan kapasitas usaha mereka.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pendidikan dapat melampaui fungsi tradisionalnya. Ia menjadi ruang pertemuan antara teori dan praktik, sekaligus jembatan antara kampus dan kebutuhan riil masyarakat. Dalam konteks pembangunan, model seperti ini berpotensi menciptakan dampak yang lebih berkelanjutan karena melibatkan partisipasi aktif dari berbagai pihak.

“Melalui COMDEV, kami tidak hanya membentuk mahasiswa yang unggul secara akademik, tetapi juga pemimpin yang mampu memahami dan menjawab tantangan riil di lapangan,” ujar Handyanto Widjojo.

Pengakuan ini juga datang di tengah kompetisi global yang ketat. Pada 2026, penghargaan diberikan kepada 27 individu dan institusi dari 16 negara. Para penerima dinilai mampu menunjukkan kepemimpinan, inovasi, serta kontribusi nyata dalam menjawab berbagai isu, mulai dari ekonomi hingga keberlanjutan.

baca juga

Presiden dan CEO AACSB, Lily Bi, menyebut inisiatif seperti COMDEV sebagai contoh bagaimana pendidikan bisnis dapat berperan lebih luas. Tidak hanya mencetak profesional, tetapi juga mendorong perubahan sosial yang inklusif.

Di Indonesia, pendekatan semacam ini menjadi semakin relevan. Ketika kesenjangan antara wilayah masih terasa, program berbasis kolaborasi dapat menjadi jembatan yang menghubungkan pengetahuan dengan kebutuhan di lapangan.

Lebih jauh, keberhasilan ini memberi pesan bahwa solusi atas persoalan besar tidak selalu harus datang dari kebijakan skala nasional. Intervensi yang terukur, berbasis komunitas, dan dilakukan secara konsisten juga mampu menghasilkan dampak signifikan. Ketika pendidikan, masyarakat, dan dunia usaha saling terhubung, perubahan tidak hanya menjadi wacana, tetapi bisa benar-benar dirasakan.

Penghargaan ini mungkin menjadi titik penting, namun bukan akhir dari perjalanan. Tantangan ke depan tetap besar. Namun, pengalaman ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, pendidikan dapat menjadi kekuatan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memberdayakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?

Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Terancam DO, Masih Bisa Kuliah Lagi?

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 16:33 WIB

Berapa Biaya Kuliah FH UI? 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual Terancam di-DO

Berapa Biaya Kuliah FH UI? 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual Terancam di-DO

Lifestyle | Selasa, 14 April 2026 | 10:36 WIB

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Telkom Bekali 260 Perempuan Pelaku UMKM Jadi Kreator Digital untuk Pengembangan Bisnis

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Terkini

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Ada Hadiah Eksklusif! Cukup Pakai Fitur BRImo Ini di Indonesia Sport Summit 2026

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:08 WIB

×