3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura

Farah Nabilla, Dita Alvinasari

Rabu, 15 April 2026 | 10:48 WIB
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
Ilustrasi kanker darah. [Antara]
baca 10 detik
  • Kasus kanker pada usia muda di Singapura terus meningkat dalam dua dekade terakhir.
  • Tiga jenis yang paling sering ditemukan adalah kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker darah.
  • Perubahan gaya hidup modern diduga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kanker pada generasi muda.

Suara.com - Kasus kanker pada usia muda di Singapura menunjukkan peningkatan yang cukup mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir.

Data terbaru dari Singapore Cancer Registry Annual Report mencatat ada 4.995 kasus kanker pada usia di bawah 40 tahun pada periode 2019–2023, naik sekitar 34% dibandingkan periode 2003–2007 yang mencatat 3.729 kasus.

Secara umum, tiga jenis kanker yang paling sering menyerang anak muda di Singapura adalah kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker darah.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kanker tidak lagi hanya identik dengan usia lanjut. Bahkan, peningkatan paling cepat terjadi pada kelompok usia di bawah 50 tahun.

Kondisi ini membuat perhatian terhadap kanker pada anak muda semakin penting, terutama untuk deteksi dini dan perubahan gaya hidup.

Para ahli menyebut perubahan pola hidup modern, seperti konsumsi makanan ultra-proses, kurang aktivitas fisik, hingga obesitas, ikut berperan dalam peningkatan risiko kanker sejak usia dini.

1. Kanker Kolorektal (Usus Besar dan Rektum)

Ilustrasi Kanker Kolorektal (Dok. Parkway Cancer Centre)
Ilustrasi Kanker Kolorektal (Dok. Parkway Cancer Centre)

Kanker kolorektal menjadi salah satu jenis kanker yang paling sering meningkat pada usia muda di Singapura. Studi lokal menunjukkan kasus kanker ini hampir dua kali lipat sejak akhir 1960-an hingga 2019.

Peningkatan paling signifikan terjadi pada kanker rektum, terutama pada pria muda, dengan kenaikan sekitar 1,5% per tahun.

baca juga

Kondisi ini dikaitkan dengan pola makan rendah serat, konsumsi daging olahan, serta gaya hidup sedentari.

Gejala yang sering muncul meliputi perubahan pola buang air besar, darah pada tinja, nyeri atau rasa tidak nyaman di perut, serta penurunan berat badan tanpa sebab jelas.

2. Kanker Payudara

Wanita Memegang Pita Merah Muda sebagai simbol internasional untuk kesadaran kanker payudara (Pexels/Anna Tarazevich)
Wanita Memegang Pita Merah Muda sebagai simbol internasional untuk kesadaran kanker payudara (Pexels/Anna Tarazevich)

Kanker payudara menjadi kanker paling umum pada perempuan muda di Singapura. Kasusnya terus menunjukkan peningkatan, terutama pada kelompok usia 30–40 tahun.

Deteksi pada usia muda sering kali terjadi pada stadium yang lebih lanjut karena kesadaran pemeriksaan masih rendah. 

Faktor risiko yang sering dikaitkan di antaranya riwayat keluarga, perubahan hormon, gaya hidup tidak aktif, dan kelebihan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Apa Itu Kanker Ginjal Clear Cell Renal Cell Carcinoma? Penyakit yang Diderita Vidi Aldiano

Apa Itu Kanker Ginjal Clear Cell Renal Cell Carcinoma? Penyakit yang Diderita Vidi Aldiano

Lifestyle | Minggu, 08 Maret 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×