Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Vania Rossa

Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
Esra Erkomay, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia. (Dok. ist)
baca 10 detik
  • Indonesia mencatat 408.661 kasus kanker baru per tahun dengan potensi lonjakan 70% pada tahun 2050 mendatang.
  • Rendahnya tingkat deteksi dini menyebabkan mayoritas pasien terdiagnosis pada stadium lanjut sehingga memperburuk peluang kesembuhan serta biaya.
  • AstraZeneca mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengadopsi inovasi medis sebagai investasi strategis bagi pembangunan kesehatan dan ekonomi nasional.

Suara.com - Ancaman penyakit kanker di Indonesia kini bukan sekadar isu kesehatan masyarakat, melainkan tantangan serius bagi ketahanan ekonomi nasional. Tanpa langkah intervensi yang agresif dan progresif, beban penyakit ini berpotensi menjadi penghambat utama (silent barrier) dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, Esra Erkomay, menegaskan bahwa penanganan kanker saat ini memerlukan perubahan paradigma. Menurutnya, pendekatan konvensional tidak lagi cukup untuk meredam laju kasus yang terus meningkat secara signifikan.

Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022 menunjukkan angka yang mengkhawatirkan: Indonesia mencatat sekitar 408.661 kasus baru dengan angka kematian melampaui 242.000 jiwa setiap tahunnya. Bahkan, Kementerian Kesehatan RI memprediksi lonjakan kasus hingga 70% pada tahun 2050 jika tidak ada intervensi kuat.

Esra menekankan bahwa statistik ini membawa dampak riil pada penurunan kualitas hidup dan beban finansial keluarga.

"Kanker melemahkan fondasi pembangunan melalui meningkatnya beban penyakit, menurunnya produktivitas tenaga kerja, dan membengkaknya biaya kesehatan jangka panjang," ujar Esra Erkomay dalam keterangannya, Senin (13/4).

Deteksi Dini: Budaya yang Harus Dibangun

Tantangan terbesar di Indonesia saat ini adalah rendahnya tingkat deteksi dini. Mayoritas pasien, khususnya pada kasus kanker payudara (lebih dari 70%), baru terdiagnosis pada stadium lanjut. Kondisi ini secara drastis memperkecil peluang kesembuhan serta meningkatkan kompleksitas biaya pengobatan.

Esra mendorong agar skrining tidak lagi sekadar menjadi anjuran medis, melainkan harus diinternalisasi sebagai budaya kesehatan masyarakat. Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa diagnosis dini harus dibarengi dengan jaminan akses pengobatan agar hasil yang didapat optimal.

Inovasi Medis sebagai Investasi Strategis

baca juga

Kini, lanskap pengobatan kanker global telah berubah berkat kehadiran terapi target dan imunoterapi. Terapi inovatif ini tidak hanya meningkatkan angka kelangsungan hidup, tetapi juga memungkinkan pasien tetap produktif dan mandiri.

Esra Erkomay berpandangan bahwa akses terhadap obat inovatif harus dilihat sebagai pemenuhan hak pasien sekaligus investasi ekonomi jangka panjang.

"Inovasi tidak semata menjadi beban biaya, melainkan investasi strategis dalam pembangunan kesehatan nasional," tegasnya.

Data dari The Lancet Oncology mendukung pernyataan ini, menunjukkan bahwa peningkatan akses terhadap teknologi diagnostik dan terapi kanker dapat menghasilkan nilai ekonomi besar melalui tambahan tahun kehidupan yang produktif bagi pasien.

Menyambut Hari Kesehatan Dunia (World Health Day) 2026 yang mengusung tema Together for Health: Stand with Science, Esra menyerukan kolaborasi lintas sektor yang lebih erat di Indonesia. Ia meyakini masa depan kesehatan harus dibangun di atas kepercayaan terhadap sains dan kebijakan yang mendukung adopsi inovasi medis secara cepat dan merata.

"Melawan kanker bukan hanya tentang menyelamatkan nyawa hari ini, tetapi juga memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang setara untuk hidup lebih lama, lebih sehat, dan lebih bermakna di masa depan," pungkas Esra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Biar Nggak Mubazir, Ayah Vidi Aldiano Ungkap Bakal Bagikan Baju Almarhum Putranya

Biar Nggak Mubazir, Ayah Vidi Aldiano Ungkap Bakal Bagikan Baju Almarhum Putranya

Video | Rabu, 01 April 2026 | 18:00 WIB

Aldi Taher Bongkar Rahasia Lawan Kanker, Sembuh Berkat Kekuatan Al-Qur'an

Aldi Taher Bongkar Rahasia Lawan Kanker, Sembuh Berkat Kekuatan Al-Qur'an

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:40 WIB

Terkini

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

3 Alasan Disney Adventure Bisa Jadi Pilihan Menarik untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Review Film Love of Your Life: Sajikan Kisah Cinta Modern yang Penuh Makna

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

Dicecar Soal Dugaan Terima Mobil dan Apartemen, Legislator Bengkulu Vinna Ledy: No Comment, Sorry Ya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

5 Shio Paling Hoki 30 Oktober 2026: Panen Rezeki di Hari Kerbau Api

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:56 WIB

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

Digugat di PTUN, Kuasa Hukum Beberkan Rute Pendidikan Wapres Gibran dari O Level hingga S1

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 06:33 WIB

×