Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'

Cesar Uji Tawakal, Dita Alvinasari

Jum'at, 17 April 2026 | 08:30 WIB
Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'
Ilustrasi hustle culture (Pexels/Yan Krukau)
baca 10 detik
  • Hustle culture membuat orang merasa harus terus bekerja tanpa henti.
  • Dampaknya bisa memicu stres, burnout, hingga gangguan kesehatan.
  • Kunci hidup sehat adalah seimbang antara kerja dan istirahat.

Suara.com - Istilah hustle culture belakangan ini semakin sering terdengar, terutama di kalangan anak muda hingga pekerja kreatif.

Secara sederhana, hustle culture menggambarkan pola pikir yang menganggap kesuksesan hanya bisa diraih dengan bekerja tanpa henti.

Dalam sudut pandang ini, istirahat kerap dipandang sebagai tanda kurang ambisi, bahkan dianggap bentuk kemalasan.

Tanpa disadari, banyak orang akhirnya terjebak dalam ritme tersebut. Mereka terus memaksa diri untuk produktif setiap waktu, seolah tidak boleh berhenti.

Padahal, dampaknya tidak hanya terasa pada kelelahan fisik, tetapi juga tekanan mental yang terus menumpuk. Pikiran dipaksa selalu aktif tanpa ruang untuk pulih.

Faktanya, produktivitas yang sehat bukan tentang bekerja sepanjang waktu, melainkan tentang menjaga keseimbangan antara kerja, istirahat, dan kehidupan pribadi.

Ilustrasi seseorang yang terjerumus dalam hustle culture - (Unsplash/Sebastian Herrmann).
Ilustrasi seseorang yang terjerumus dalam hustle culture (Unsplash/Sebastian Herrmann).

Apa Maksud Hustle Culture?

Menyadur dari Forbes, hustle culture adalah gaya hidup di mana seseorang merasa bahwa mereka harus bekerja setiap saat dan mendedikasikan seluruh waktunya untuk mengejar karier atau kesuksesan profesional.

Budaya ini menciptakan tekanan kolektif bahwa jika kita tidak sedang bekerja keras, berarti kita sedang membuang waktu yang berharga.

baca juga

Budaya ini sering kali "agungkan" lewat media sosial melalui kutipan motivasi yang ekstrem. Akibatnya, batas antara kehidupan pribadi dan pekerjaan menjadi kabur.

Orang-orang mulai mengukur harga diri mereka hanya berdasarkan seberapa banyak daftar tugas yang berhasil mereka selesaikan dalam sehari.

Ciri-Ciri Kamu Terjebak Hustle Culture

Agar lebih waspada, coba cek apakah kamu merasakan hal-hal berikut ini.

1. Merasa Cemas Saat Tidak Sibuk

Ada perasaan gelisah atau "kurang" jika tidak memegang laptop atau memikirkan proyek sampingan (side hustle).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya

Your Say | Rabu, 18 Maret 2026 | 18:55 WIB

Hustle Culture vs Slow Living: Haruskah Kita Merasa Bersalah Saat Istirahat?

Hustle Culture vs Slow Living: Haruskah Kita Merasa Bersalah Saat Istirahat?

Your Say | Minggu, 01 Maret 2026 | 10:01 WIB

Kota yang Bising, Pikiran yang Lelah: Apa Kabar Kesehatan Mental Anak Muda?

Kota yang Bising, Pikiran yang Lelah: Apa Kabar Kesehatan Mental Anak Muda?

Your Say | Senin, 02 Februari 2026 | 15:21 WIB

Seni Mindful Living: Cara Menata Hidup Agar Berkualitas di Era Digital

Seni Mindful Living: Cara Menata Hidup Agar Berkualitas di Era Digital

Your Say | Jum'at, 23 Januari 2026 | 21:50 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×