Suara.com - Anggapan bahwa mesin cuci membuat tagihan listrik membengkak ternyata adalah anggapan yang ketinggalan zaman.
Adapun faktanya, sekarang tak sedikit mesin cuci yang dilengkapi dengan teknologi untuk menghemat listrik dengan signifikan.
Meskipun tak makan daya yang banyak, mesin cuci irit tersebut tetap memberikan hasil cucian yang bersih dan tanpa bau.
Fitur-fitur lainnya juga menambah daya tarik karena karena tak hanya irit namun dapat menyesuaikan dengan kebutuhan sesuai jenis cucian.
Lantas, merek apa yang layak dinobatkan sebagai produsen mesin cuci paling irit listrik di Tanah Air?
Ada dua 'pesaing' kuat

Mesin cuci paling irit saat ini umumnya dipegang oleh merek LG dan Samsung dengan teknologi Inverter.
Teknologi ini mengatur kecepatan motor secara efisien sesuai beban cucian, sehingga konsumsi listrik jauh lebih rendah dibandingkan mesin cuci konvensional.
Hasilnya, penggunaan energi menjadi optimal, tagihan listrik pun lebih hemat setiap bulannya.
LG AI DD Front Load

Mesin cuci ini adalah juara dalam hal efisiensi berkat teknologi AI DD yang mampu mendeteksi berat dan kelembutan kain secara otomatis.
Dengan optimasi kecerdasan buatan, penggunaan air bisa lebih efisien hingga 30 persen karena mesin hanya menggunakan air sesuai kebutuhan jenis kain.
Kelebihannya sebagai mesin irit terletak pada kemampuannya mencegah kerusakan kain, sehingga pengguna tidak perlu sering membeli pakaian baru.
Fitur Steam-nya juga sangat efektif membasmi bakteri dan alergen hingga 99,9 persen sehingga membuat cucian sangat bersih tanpa perlu berkali-kali bilas yang boros air.
Harga: Rp6 jutaan
Samsung EcoBubble

Samsung menghadirkan teknologi EcoBubble yang mengubah deterjen menjadi busa mikro halus.
Busa ini meresap ke serat kain 40 kali lebih cepat, sehingga penggunabisa mencuci dengan air dingin namun tetap mendapatkan hasil bersih maksimal.