Sejarah Hari Bumi, Kenapa Dipilih Tanggal 22 April? Ternyata Begini Asal-usulnya

Nur Khotimah

Rabu, 22 April 2026 | 10:48 WIB
Sejarah Hari Bumi, Kenapa Dipilih Tanggal 22 April? Ternyata Begini Asal-usulnya
Ilustrasi Hari Bumi (Freepik/atlascompany)

Suara.com - Hari Bumi kembali diperingati pada hari ini, Rabu, 22 April 2026, dengan tema "Our Power, Our Planet" (Kekuatan Kita, Planet Kita).

Fokus utama tahun ini adalah aksi nyata masyarakat, seperti penanaman pohon dan edukasi lingkungan, untuk memperkuat perlindungan lingkungan di tengah krisis iklim.

Perayaan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran untuk mengurangi plastik dan menghemat energi.

Berbagai daerah menggelar aksi nyata seperti penanaman pohon dan program edukasi sampah untuk memperingati hari tersebut.

Sejak Hari Bumi pertama pada tahun 1970, aksi masyarakat telah membantu membangun dan memperkuat lembaga lingkungan, hukum, dan norma internasional. 

Langkah-langkah ini telah dikaitkan dengan pengurangan penyakit yang disebabkan oleh polusi, peningkatan akses terhadap air bersih, dan manfaat kesehatan masyarakat serta ekonomi jangka panjang di banyak bagian dunia. 

Hari Bumi 2026 menyerukan kepada masyarakat di seluruh dunia untuk mengambil tindakan selama Pekan Bumi guna mendukung udara bersih, air bersih, energi bersih, perlindungan sumber daya alam, dan stabilitas iklim. 

Faktor-faktor ini secara langsung terkait dengan kesehatan manusia, prediktabilitas ekonomi, ketahanan pangan, dan kinerja infrastruktur lintas batas. 

Namun, tahukah kamu bagaimana sejarah dan mengapa Hari Bumi diperingati setiap tanggal 22 April di seluruh dunia? Berikut penjelasan lengkapnya!

baca juga

Sejarah Hari Bumi, Ini Alasan Dipilih Tanggal 22 April

Sejarah Hari Bumi (earthday.org)
Sejarah Hari Bumi (earthday.org)

Melansir laman resmi earthday.org, semua berawal dari senator junior dari Wisconcin bernama Senator Gaylord Nelson yang prihatin dengan memburuknya lingkungan di Amerika Serikat.

Kemudian pada Januari 1969, ia dan banyak orang lainnya menyaksikan kerusakan akibat tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara, California.

Terinspirasi oleh gerakan anti-perang mahasiswa, Senator Nelson ingin menggabungkan energi protes anti-perang mahasiswa dengan kesadaran publik yang sedang berkembang tentang polusi udara dan air. 

Senator Nelson mengumumkan ide untuk mengadakan kegiatan edukasi di kampus-kampus perguruan tinggi kepada media nasional, dan membujuk Pete McCloskey, seorang anggota Kongres dari Partai Republik yang berorientasi pada konservasi, untuk menjadi ketua bersama.

Senator Gaylord Nelson merekrut Denis Hayes, seorang aktivis muda, untuk mengorganisir kegiatan belajar-mengajar di kampus dan memperluas gagasan tersebut ke khalayak yang lebih luas, dan mereka memilih tanggal 22 April, hari kerja yang berada di antara liburan musim semi dan ujian akhir, untuk memaksimalkan partisipasi mahasiswa.

Menyadari potensinya untuk menginspirasi seluruh warga Amerika, Hayes membangun tim nasional yang terdiri dari 85 orang untuk mempromosikan acara-acara di seluruh negeri, dan upaya tersebut segera meluas hingga mencakup berbagai organisasi, kelompok keagamaan, dan lainnya. 

Mereka mengubah namanya menjadi Hari Bumi, yang segera menarik perhatian media nasional, dan menyebar ke seluruh negeri. 

Hari Bumi menginspirasi 20 juta warga Amerika (pada saat itu, 10% dari total populasi Amerika Serikat) untuk turun ke jalan, taman, dan auditorium untuk berdemonstrasi menentang dampak 150 tahun pembangunan industri yang telah meninggalkan warisan dampak kesehatan manusia yang serius. 

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Earth-Friendly Cafe Hopping: Nongkrong Seru tapi Tetap Peduli Bumi

Earth-Friendly Cafe Hopping: Nongkrong Seru tapi Tetap Peduli Bumi

Your Say | Rabu, 23 April 2025 | 12:56 WIB

Bangun Perisai Hijau di Pesisir Semarang, Alfamart Tanam 20.000 Mangrove di Hari Bumi 2025

Bangun Perisai Hijau di Pesisir Semarang, Alfamart Tanam 20.000 Mangrove di Hari Bumi 2025

Bisnis | Rabu, 23 April 2025 | 07:30 WIB

DMC Dompet Dhuafa Luncurkan Program Sedekah Pohon untuk Peringati Hari Bumi

DMC Dompet Dhuafa Luncurkan Program Sedekah Pohon untuk Peringati Hari Bumi

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 20:29 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×