- Cleansing oil dan cleansing balm punya fungsi yang sama, yaitu membersihkan makeup dan kotoran di wajah.
- Perbedaannya ada pada tekstur, cleansing oil cair, sementara cleansing balm padat dan perlu dilelehkan.
- Keduanya sama-sama efektif, tinggal pilih sesuai preferensi dan kenyamanan saat digunakan.
Suara.com - Pertanyaan "apakah cleansing oil dan cleansing balm sama" kerap muncul di daftar teratas kolom pencarian Google. Lalu, apa sebenarnya jawabannya?
Keduanya merupakan produk pembersih wajah berbasis minyak. Namun, meski memiliki fungsi dan bahan dasar yang serupa, cleansing oil dan cleansing balm tidak sepenuhnya sama.
Ada beberapa perbedaan di antara keduanya, mulai dari tekstur hingga cara pemakaian. Jadi, jika ditanya "apakah cleansing oil dan cleansing balm sama?", jawabannya adalah tidak.

Perbedaan Cleansing Oil dan Cleansing Balm
1. Tekstur dan Kemasan
Perbedaan paling terlihat dari cleansing oil dan cleansing balm terletak pada tekstur serta kemasannya.
Cleansing oil memiliki tekstur cair dan umumnya dikemas dalam botol pump. Sementara itu, cleansing balm berbentuk padat (seperti balm) dan biasanya dikemas dalam wadah jar.
Menurut beauty influencer Jessica Alicia, perbedaan utama keduanya memang ada pada bentuknya.
Cleansing oil berbentuk cair, sedangkan cleansing balm padat. Meski begitu, keduanya sama-sama termasuk produk berbasis minyak (oil-based).
Selain itu, cleansing oil cenderung terasa lebih ringan dibandingkan cleansing balm.
"Pertama beda bentuk ya. Kalau cleansing oil itu cair, kalau cleansing balm itu bentuknya padat. Tapi intinya keduanya itu sama-sama oil-based product ya," ujarnya dikutip dari akun TikTok-nya @skincarebyjessi pada Rabu, 22 April 2026.

2. Cara Pakai
Oleh karena bentuknya berbeda, cara penggunaan cleansing oil dan cleansing balm juga sedikit berbeda.
Cleansing oil bisa langsung dituangkan ke tangan lalu diaplikasikan ke wajah. Sedangkan cleansing balm perlu dilelehkan terlebih dahulu dengan jari sebelum dioleskan.
Cleansing balm sering dianggap lebih praktis karena tidak mudah menetes. Di sisi lain, cleansing oil perlu digunakan dengan lebih hati-hati agar tidak tumpah atau menetes.
"Karena cleansing balm padat gini, biasanya aku suka panasin dulu di jariku, baru aku olesin. Makeup-nya langsung leleh. Mungkin salah satu keunggulan cleansing balm itu dia lebih rapi ya, enggak ada netes, enggak ada yang berantakan," tutur Jessica.
"Yang ini aku contohin pakai cleansing oil. Tuang ke tangan, terus tinggal dioles aja. Cuma karena dia cair, jadi harus lebih hati-hati biar enggak netes ke mana-mana," sambungnya.
3. Kekuatan Membersihkan
Baik cleansing oil maupun cleansing balm sebetulnya sama-sama efektif untuk membersihkan makeup tebal, termasuk yang tahan air, karena keduanya berbasis minyak.
Untuk membilasnya pun caranya sama. Tambahkan sedikit air agar produk teremulsi atau berubah menjadi putih susu, lalu pijat sebentar dan bilas hingga bersih.
Hasil akhirnya pun tidak jauh berbeda, yakni kulit terasa bersih tanpa sisa makeup.
Namun, karena keduanya merupakan oil-based cleanser, disarankan untuk tetap melanjutkan dengan sabun cuci muka sebagai tahap kedua atau double cleansing.