- Bareskrim Polri menetapkan Syekh Ahmad Al Misry sebagai tersangka kasus pelecehan seksual pada Jumat, 24 April 2026.
- Tersangka diduga melakukan pelecehan terhadap santri laki-laki selama rentang waktu tahun 2017 hingga 2025 di Indonesia.
- Pelaku menggunakan modus iming-iming beasiswa pendidikan ke Mesir untuk menjerat korban yang berada di bawah bimbingannya.
Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari dunia dakwah tanah air. Bareskrim Polri resmi menetapkan pendakwah kondang asal Mesir, Syekh Ahmad Al Misry (SAM), sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Penetapan status tersangka ini memicu rasa penasaran publik, tak hanya soal kronologi kasus, tetapi juga mengenai profil pribadi dan kehidupan rumah tangganya.
Status tersangka ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian pada Jumat (24/4/2026), setelah penyidik mengantongi bukti kuat terkait dugaan tindakan asusila yang dilakukan pria yang kerap muncul sebagai juri program religi tersebut.
Modus Beasiswa ke Mesir
Kasus yang menjerat Syekh Ahmad Al Misry bukan terjadi dalam waktu singkat. Berdasarkan laporan kepolisian, dugaan pelecehan ini dilaporkan terjadi dalam rentang waktu 2017 hingga 2025.
Korban diduga merupakan santri laki-laki yang berada di bawah bimbingannya. Syekh Ahmad diduga menggunakan relasi kuasanya sebagai tokoh agama dan guru. Ia disebut-sebut memberikan iming-iming beasiswa atau sekolah gratis ke luar negeri, khususnya ke Mesir, untuk menjerat korban.
Kasus ini mulai masuk ke tahap penyelidikan serius sejak akhir November 2025 dengan Nomor laporan LP/B/586/XI/2025/SPKT/Bareskrim Polri sebelum akhirnya statusnya dinaikkan menjadi tersangka hari ini.
Sosok Istri Syekh Ahmad Al Misry
![Syekh Ahmad Al Misry memberi klarifikasi terkait tudingan pelecehan terhadap sejumlah santri. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/22/49208-syekh-ahmad-al-misry.jpg)
Seiring mencuatnya kasus asusila ini, pertanyaan mengenai apakah Syekh Ahmad Al Misry sudah menikah mendadak ramai di mesin pencarian. Masyarakat merasa kontras antara citra beliau sebagai kepala keluarga yang santun dengan tuduhan yang disangkakan.
Diketahui, Syekh Ahmad Al-Misry memang sudah menikah. Meski demikian, beliau adalah sosok yang sangat tertutup mengenai identitas istri dan anak-anaknya.
Dalam berbagai konten dakwahnya terdahulu, beliau hanya sesekali menyinggung tentang istrinya tanpa pernah mengekspos wajah atau kehidupan domestiknya ke publik.
Privasi ketat yang dibangun Syekh Ahmad selama bertahun-tahun kini justru membuat publik semakin bertanya-tanya mengenai bagaimana kondisi keluarganya di tengah badai kasus hukum yang sangat mencoreng nama baik tersebut.
Keterlibatan Syekh Ahmad dalam kasus pelecehan santri ini menjadi pukulan telak bagi dunia pendidikan agama. Selama ini, ia dikenal luas sebagai penerus visi dakwah almarhum Syekh Ali Jaber dalam membina para penghafal Al-Qur'an.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk melihat kemungkinan adanya korban lain.
Sementara itu, pihak keluarga maupun kuasa hukum Syekh Ahmad belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak status tersangka ini terhadap kehidupan pribadinya.