- Parfum jenis Eau de Parfum atau Extrait de Parfum dengan konsentrasi minyak wangi tinggi lebih tahan lama.
- Base notes seperti kayu atau musk serta memastikan tekstur cairan sedikit berminyak membantu aroma parfum lebih awet bertahan.
- Pengecekan kualitas dapat dilakukan melalui pengujian aroma pada kulit.
Paparan cahaya matahari langsung dapat merusak molekul aroma; botol yang dirancang melindungi isi menunjukkan bahwa produsen sangat memperhatikan stabilitas dan ketahanan aroma.
5. Pastikan Bau Alkohol Tidak Dominan
Saat pertama kali disemprotkan, parfum yang tahan lama tidak akan menusuk hidung dengan bau alkohol yang tajam.
Jika bau alkohol lebih dominan daripada aroma aslinya, besar kemungkinan parfum tersebut akan cepat menguap dan hilang dalam waktu singkat setelah diaplikasikan.
6. Cek Tekstur Cairan
Parfum dengan ketahanan tinggi biasanya terasa sedikit lebih berminyak atau "lengket" saat pertama kali menyentuh kulit.
Tekstur berminyak ini menunjukkan rendahnya kadar alkohol dan tingginya kadar minyak murni yang berfungsi mengikat aroma agar tidak cepat menguap ke udara.
7. Perhatikan Warna Cairan
Meski tidak selalu mutlak, cairan parfum yang memiliki warna lebih pekat atau kekuningan biasanya menandakan kadar essential oil yang lebih tinggi.
Sebaliknya, parfum yang tampak bening seperti air sering kali memiliki kandungan alkohol yang lebih banyak, sehingga aromanya lebih cepat hilang terbawa penguapan alkohol.