Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 27 April 2026 | 17:11 WIB
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 12 Mei Mendatang (Tobapulp.com)
baca 10 detik
  • Isu PHK 80 persen karyawan Toba Pulp Lestari mencuat pascapencabutan izin operasional hutan. 
  • Kemenangan bagi pelestarian lingkungan Danau Toba berujung pahit bagi ribuan pekerja lapangan lokal. 
  • Saham mayoritas INRU dikuasai oleh Allied Hill Limited milik pengusaha Joseph Oetomo sejak 2025.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari PT Toba Pulp Lestari yang bersiap melakukan PHK terhadap 80 persen karyawan pada pertengahan Mei mendatang.

Berikut rangkuman profil serta akar masalah dari krisis yang menimpa raksasa bubur kertas tersebut.

Pencabutan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) awal tahun ini menjadi palu godam bagi perusahaan.

Keputusan tegas pemerintah ini diambil usai maraknya isu kerusakan lingkungan dan banjir bandang di Sumatera.

Tragedi ini memunculkan ironi yang tajam di tengah masyarakat lokal. Saat warga adat sekitar Danau Toba merayakan kemenangan pelestarian alam, ribuan pekerja kecil justru kehilangan periuk nasi.

Masa Lalu Kelam Inti Indorayon

Perusahaan ini bukanlah pemain baru di industri kehutanan Tanah Air. Berdiri sejak 26 April 1983, mereka awalnya dikenal publik dengan nama PT Inti Indorayon Utama Tbk berdasarkan laman resmi tobapulp.com.

Tokoh di balik berdirinya raksasa pulp ini adalah pengusaha nasional Sukanto Tanoto. Pabrik utama mereka berdiri megah di Desa Pangombusan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba.

Operasional awal berfokus memproduksi bubur kertas dan serat rayon dari eukaliptus. Mereka kemudian resmi melantai di bursa saham dengan kode INRU pada 16 Mei 1990.

baca juga
PT Toba Pulp Lestari punya siapa (Instagram/tobapulplestari)
PT Toba Pulp Lestari punya siapa (Instagram/tobapulplestari)

Gejolak Berdarah dan Era Baru

Catatan sejarah perusahaan ini nyatanya tidak selalu berjalan mulus. Konflik lahan dengan warga sekitar meledak tajam tepat pascaruntuhnya rezim Orde Baru.

Tragedi kelam terjadi pada 1999 melalui bentrokan berdarah antara masyarakat, pekerja, dan aparat.

Situasi ini sempat membuat Presiden Abdurrahman Wahid berencana menutup paksa operasional pabrik.

Namun, besarnya tekanan investasi asing akhirnya menyelamatkan nasib perusahaan pada tahun 2000. Syarat yang diberikan cukup ketat, yakni menghentikan total jalur produksi rayon.

Melalui RUPS pada 15 November 2000, nama perusahaan resmi diubah menjadi PT Toba Pulp Lestari Tbk. Pabrik kembali mengepul pada 2003 dengan janji pemakaian teknologi yang lebih ramah lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi

Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi

News | Senin, 27 April 2026 | 16:58 WIB

Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 16:56 WIB

Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan

Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan

Bola | Senin, 27 April 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

×