Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Achmad Fauzi

Senin, 27 April 2026 | 16:56 WIB
Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional
Ilustrasi Bus AKAP Gunung Harta. [SuaraBali.id/Yosef Rian]
  • PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk bekerja sama dengan PT Gunung Harta Transport Solution mengintegrasikan teknologi AI dan IoT.
  • Sebanyak 100 unit bus AKAP dipasangi perangkat MDVR, ADAS, dan DSM guna meningkatkan sistem keamanan serta pengawasan perjalanan.
  • Implementasi teknologi pada tahun 2026 ini bertujuan menciptakan operasional bus yang lebih modern, aman, serta efisien bagi penumpang.

Suara.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) mengubah sistem transportasi darat, khususnya pada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Adapun, operasional bus AKAP kini telah terintegrasiteknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).

Dalam hal ini, Emiten TRON menggandeng PT Gunung Harta Transport Solution (GHTS) untuk mengubah 100 unit bus AKAP agar bisa terhubung dengan ekosistem pintar milik perseroan.

Seluruh armada tambahan dibekali perangkat berbasis teknologi canggih seperti Mobile Digital Video Recorder (MDVR), serta sistem kamera pintar Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan Driver Status Monitoring (DSM).

Direktur Utama PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk, David Santoso, menyambut baik langkah transformasi yang dilakukan GHTS dalam mengadopsi teknologi pintar di sektor transportasi darat.

"Inisiatif GHTS untuk kembali mengintegrasikan solusi AI dan IoT kami pada 100 unit armada tambahan menunjukkan bahwa teknologi pintar kini adalah kunci utama dalam pelayanan pelanggan. Kami bangga dapat terus dipercaya sebagai mitra strategis GHTS dalam mewujudkan mobilitas yang lebih cerdas, aman, dan modern," ujarnya di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Sejumlah bus AKAP menunggu pemudik di terminal Dhaksinaga Wonosari, Rabu (26/3/2025). Diungkapkan para pengusaha bus, mudik tahun ini lebih sepi penumpang ketimbang tahun sebelumnya. Tiket mahal hingga pilihan kendaraan lain diduga jadi faktornya. [kontributor/Julianto]
Ilustrasi Bus AKAP [kontributor/Julianto]

Sementara, Direktur Utama PT Gunung Harta Transport Solution (GHTS), I Gede Yoyok Santoso, menegaskan adopsi teknologi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman dan modern.

"Penambahan 100 unit perangkat MDVR, ADAS, dan DSM dari PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk di tahun 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen tersebut. Pengalaman kami menggunakan teknologi ini sejak 2023 telah membuktikan efektivitasnya dalam menjaga disiplin pengemudi dan mengawasi operasional, sehingga para penumpang setia kami dapat menikmati perjalanan dengan rasa aman dan tenang," imbuhnya.

Untuk diketahui, Teknologi ADAS berfungsi sebagai asisten cerdas yang memberikan peringatan dini kepada pengemudi terkait potensi benturan maupun penyimpangan jalur.

Sementara itu, fitur DSM memungkinkan pemantauan kondisi pengemudi secara real-time untuk mencegah risiko kelelahan dan hilangnya fokus selama perjalanan.

Seluruh data operasional tersebut terintegrasi dan dipantau secara terpusat oleh manajemen GHTS, menciptakan sistem pengawasan yang lebih responsif dan akurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:15 WIB

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:41 WIB

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:37 WIB

Terkini

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Inflasi Melejit ke 3,08 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:30 WIB

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Intiland Tahan Dividen, Fokus Pangkas Utang dan Kejar Penjualan Rp1,95 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:08 WIB

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:00 WIB

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:46 WIB

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

GSMS 2026 Soroti Tantangan Komunikasi Pemerintah di Tengah Fragmentasi Media

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:23 WIB

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Jadi Aset Negara, Pemerintah Bakal Revitalisasi Kawasan Kemayoran Indah Golf

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:10 WIB

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB