Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional

Achmad Fauzi

Senin, 27 April 2026 | 16:56 WIB
Emiten TRON Sulap Bus AKAP Gunakan AI dalam Operasional
Ilustrasi Bus AKAP Gunung Harta. [SuaraBali.id/Yosef Rian]
baca 10 detik
  • PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk bekerja sama dengan PT Gunung Harta Transport Solution mengintegrasikan teknologi AI dan IoT.
  • Sebanyak 100 unit bus AKAP dipasangi perangkat MDVR, ADAS, dan DSM guna meningkatkan sistem keamanan serta pengawasan perjalanan.
  • Implementasi teknologi pada tahun 2026 ini bertujuan menciptakan operasional bus yang lebih modern, aman, serta efisien bagi penumpang.

Suara.com - PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) mengubah sistem transportasi darat, khususnya pada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Adapun, operasional bus AKAP kini telah terintegrasiteknologi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).

Dalam hal ini, Emiten TRON menggandeng PT Gunung Harta Transport Solution (GHTS) untuk mengubah 100 unit bus AKAP agar bisa terhubung dengan ekosistem pintar milik perseroan.

Seluruh armada tambahan dibekali perangkat berbasis teknologi canggih seperti Mobile Digital Video Recorder (MDVR), serta sistem kamera pintar Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) dan Driver Status Monitoring (DSM).

Direktur Utama PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk, David Santoso, menyambut baik langkah transformasi yang dilakukan GHTS dalam mengadopsi teknologi pintar di sektor transportasi darat.

"Inisiatif GHTS untuk kembali mengintegrasikan solusi AI dan IoT kami pada 100 unit armada tambahan menunjukkan bahwa teknologi pintar kini adalah kunci utama dalam pelayanan pelanggan. Kami bangga dapat terus dipercaya sebagai mitra strategis GHTS dalam mewujudkan mobilitas yang lebih cerdas, aman, dan modern," ujarnya di Jakarta, Senin (27/4/2026).

Sejumlah bus AKAP menunggu pemudik di terminal Dhaksinaga Wonosari, Rabu (26/3/2025). Diungkapkan para pengusaha bus, mudik tahun ini lebih sepi penumpang ketimbang tahun sebelumnya. Tiket mahal hingga pilihan kendaraan lain diduga jadi faktornya. [kontributor/Julianto]
Ilustrasi Bus AKAP [kontributor/Julianto]

Sementara, Direktur Utama PT Gunung Harta Transport Solution (GHTS), I Gede Yoyok Santoso, menegaskan adopsi teknologi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman dan modern.

"Penambahan 100 unit perangkat MDVR, ADAS, dan DSM dari PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk di tahun 2026 ini merupakan wujud nyata komitmen tersebut. Pengalaman kami menggunakan teknologi ini sejak 2023 telah membuktikan efektivitasnya dalam menjaga disiplin pengemudi dan mengawasi operasional, sehingga para penumpang setia kami dapat menikmati perjalanan dengan rasa aman dan tenang," imbuhnya.

Untuk diketahui, Teknologi ADAS berfungsi sebagai asisten cerdas yang memberikan peringatan dini kepada pengemudi terkait potensi benturan maupun penyimpangan jalur.

Sementara itu, fitur DSM memungkinkan pemantauan kondisi pengemudi secara real-time untuk mencegah risiko kelelahan dan hilangnya fokus selama perjalanan.

baca juga

Seluruh data operasional tersebut terintegrasi dan dipantau secara terpusat oleh manajemen GHTS, menciptakan sistem pengawasan yang lebih responsif dan akurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Emiten Bank BTPN Tetapkan Dividen Rp 101,11 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:15 WIB

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Emiten GOOD Tebar Dividen Rp350,33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 08:41 WIB

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:37 WIB

Terkini

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×