Kronologi Lengkap Tabrakan Kereta di Bekasi, Berawal dari Taksi Mogok

Ruth Meliana

Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB
Kronologi Lengkap Tabrakan Kereta di Bekasi, Berawal dari Taksi Mogok
Kronologi Lengkap Tabrakan Kereta di Bekasi (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr)

Suara.com - Insiden tabrakan kereta di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam langsung menarik perhatian publik, terutama karena melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di jalur sibuk Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa ini disebut berawal dari gangguan di jalur rel yang memaksa KRL berhenti mendadak. Dalam kondisi tersebut, kereta jarak jauh yang datang dari arah belakang tidak sempat menghindar hingga akhirnya terjadi tabrakan.

Selain benturan keras antar kereta, kondisi gelap akibat pemadaman listrik aliran atas juga membuat proses evakuasi menjadi lebih menantang.

Lantas, bagaimana sebenarnya urutan kejadian hingga kecelakaan ini bisa terjadi? Berikut kronologi lengkap tabrakan kereta di Bekasi yang dirangkum dari berbagai sumber.

Awal Mula Kejadian

Insiden ini bermula di perlintasan sebidang dekat kawasan Bulak Kapal, Bekasi, tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Saat itu, sebuah mobil taksi diduga mengalami masalah hingga berhenti atau mogok tepat di jalur rel. Kejadian ini membuat jalur kereta tidak bisa dilalui untuk sementara waktu.

KRL Commuter Line yang sedang melintas dari arah Jakarta menuju Cikarang pun terpaksa mengurangi kecepatan hingga akhirnya berhenti. Posisi kereta saat itu sudah memasuki area stasiun dan berada di jalur 1.

Berhentinya KRL ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah antisipasi karena jalur di depannya tidak aman untuk dilalui.

Gangguan di perlintasan ini menjadi titik awal dari rangkaian peristiwa yang berujung pada kecelakaan. Meski terlihat sepele, keberadaan kendaraan di jalur rel sangat berbahaya karena dapat mengganggu sistem perjalanan kereta yang seharusnya berjalan lancar tanpa hambatan.

baca juga

KRL Berhenti, Argo Bromo Datang dari Belakang

Sekitar pukul 20.50 WIB, Kereta Api jarak jauh Argo Bromo Anggrek datang dari arah belakang dan menabrak rangkaian KRL yang sedang berhenti.

Dalam kondisi normal, kereta jarak jauh memiliki kecepatan yang cukup tinggi dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang.

Diduga karena jarak yang sudah terlalu dekat serta waktu reaksi yang terbatas, tabrakan pun tidak bisa dihindari. Argo Bromo Anggrek akhirnya menghantam bagian belakang rangkaian KRL dengan cukup keras.

Benturan tersebut terjadi di area emplasemen Stasiun Bekasi Timur. Dampaknya langsung terasa, terutama pada gerbong paling belakang KRL yang mengalami kerusakan paling parah.

Bahkan, bagian depan lokomotif kereta jarak jauh juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat benturan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Gaji Driver Green SM? Viral Karena Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Berapa Gaji Driver Green SM? Viral Karena Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:00 WIB

KAI: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

KAI: 14 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur

News | Selasa, 28 April 2026 | 10:53 WIB

Profil Green SM, Taksi Listrik di Balik Tabrakan Kereta di Bekasi

Profil Green SM, Taksi Listrik di Balik Tabrakan Kereta di Bekasi

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 10:11 WIB

Terkini

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

×