Tragedi Kecelakaan di Bekasi Timur, Kenapa Kereta Tidak Bisa Berhenti Mendadak?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 13:01 WIB
Tragedi Kecelakaan di Bekasi Timur, Kenapa Kereta Tidak Bisa Berhenti Mendadak?
ilustrasi kenapa kereta tidak bisa berhenti mendadak [ANTARA FOTO//Darryl Ramadhan/app/agr]

Suara.com - Kecelakaan kereta terjadi di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat, pada hari Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.50 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Beberapa waktu yang lalu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI pernah menjelaskan alasan yang menyebabkan kereta api tidak dapat berhenti mendadak. 

Seiring dengan alasan ini, PT Kereta Api Indonesia juga menjelaskan simulasi jarak yang dibutuhkan lokomotif untuk berhenti.

KRL yang alami tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, insiden ini menyebabkan 6 penumpang tewas dan 240 orang luka-luka. [Dokumentasi Kemenhub].
KRL yang alami tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, insiden ini menyebabkan 6 penumpang tewas dan 240 orang luka-luka. [Dokumentasi Kemenhub].

Kenapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak?

1. Panjang dan Bobot Kereta yang Besar 

Kereta api tidak bisa menghentikan dirinya dengan tiba-tiba karena ukuran dan beratnya yang cukup besar. Semakin banyak dan berat kereta api yang bergerak beruntun, maka jarak yang dibutuhkan agar bisa berhenti menjadi semakin besar.

Di Indonesia, biasanya 1 rangkaian kereta penumpang terdiri dari 8 hingga 12 gerbong dengan berat mencapai 600 ton, belum termasuk penumpang dan barang yang dibawa. Dengan kondisi seperti itu, diperlukan energi yang besar agar rangkaian kereta api dapat berhenti. 

2. Sistem Pangereman Kereta Api 

Selain itu, sistem pengereman yang digunakan kereta api saat ini menggunakan jenis rem berbasis udara. Cara kerjanya adalah dengan mengompresi udara lalu menyimpannya sampai proses pengereman dilakukan.

Meski kereta api sudah dilengkapi dengan rem darurat, rem tersebut tetap tidak bisa menghentikan kereta secara mendadak. Rem ini membuat energi dan tekanan udara bertambah, sehingga kereta bisa dihentikan dengan lebih cepat.

Setelah itu, jika kereta api melakukan pengereman mendadak, terdapat risiko bahaya yang bisa terjadi. Karenanya, sistem rem berbasis tekanan udara menghubungkan rem pada rodanya dengan piston dan rangkaian silinder.

3. Kecepatan Kereta yang Tinggi

Kereta api umumnya berjalan dengan cepat, terutama di jalur antar kota yang memiliki rel lurus dan hambatan sedikit. Kecepatan ini memungkinkan kereta menempuh jarak yang jauh dalam waktu yang singkat, sehingga menjadi pilihan yang efisien bagi banyak penumpang.

Namun, kecepatan yang tinggi membuat kereta memiliki momentum besar yang sulit dihentikan secara mendadak. Karena kecepatannya yang cepat, kereta membutuhkan jarak rem yang lebih panjang agar dapat berhenti dengan aman.

Rem harus ditekan secara perlahan agar kecepatan turun bertahap tanpa menyebabkan hentakan yang keras. Jika pengereman dilakukan secara mendadak, risiko tergelincir atau kecelakaan kereta akan meningkat.

4. Jalur Rel yang Terbatas dan Kaku

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Tragedi Pilu Kecelakaan di Bekasi, Benarkah Medan Magnet Rel Kereta Bikin Mobil Mogok?

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 12:46 WIB

Terkini

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:44 WIB

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:56 WIB

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:34 WIB

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:28 WIB

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:25 WIB

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:21 WIB

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 15:18 WIB