5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur

Nur Khotimah, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 28 April 2026 | 13:40 WIB
5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur
KA Argo Bromo Anggrek alami kecelakaan hebat (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Kecelakaan terbaru di Bekasi Timur kembali mengulang pola mengerikan tabrakan dari arah belakang.
  • Kereta flagship ini memiliki sejarah panjang kecelakaan fatal sejak awal masa operasionalnya.
  • Evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengereman darurat dan persinyalan kini menjadi harga mati.

Suara.com - Kecelakaan nahas antara KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur membuat ratusan penumpang telantar dan terpaksa berebut taksi. Insiden ini secara telak meruntuhkan reputasi mentereng sang armada kebanggaan.

Kejadian pada Senin malam 27 April 2026 ini bukan sekadar musibah biasa. Pola tabrakan dari belakang ini seolah membangkitkan memori buruk masa lalu perkeretaapian kita.

Sebagai kasta tertinggi milik PT KAI, kereta api ini justru menyimpan jejak berdarah yang memprihatinkan. Reputasinya yang cepat ternyata selalu berdampingan dengan risiko keselamatan yang sangat tinggi.

Selama ini, publik mengenal armada tersebut sebagai "Raja Jalur Pantura" yang mewah dan tepat waktu. Namun, rekam jejaknya membuktikan ada masalah sistemik yang belum sepenuhnya terpecahkan.

Berikut adalah deretan insiden yang mencoreng nama besar kereta legendaris tersebut. Semuanya terekam jelas sebagai pelajaran mahal dalam sejarah transportasi rel nasional dilansir dari berbagai sumber.

1. Mengulang Tragedi Maut Petarukan

Kecelakaan paling mematikan terjadi pada 2 Oktober 2010 silam. Saat itu, kereta melaju cepat dan menghantam ekor KA Senja Utama Semarang di Stasiun Petarukan.

Benturan keras pada pukul 03.00 WIB tersebut langsung merenggut 36 nyawa penumpang. Penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan adanya faktor kelalaian manusia terhadap sistem persinyalan.

2. Mimpi Buruk di Perlintasan Brebes

baca juga

Pada masa awal beroperasi, armada cepat ini juga menelan banyak korban jiwa. Peristiwa tragis itu terjadi pada 25 Desember 2001 di kawasan Brebes.

Rangkaian kereta melibas bus PO Jaya yang sedang memotong perlintasan sebidang. Belasan penumpang bus tewas seketika, yang akhirnya memaksa pemerintah menutup banyak perlintasan liar.

3. Insiden Api di Jalur Grobogan

Kecepatan tinggi di jalur bebas hambatan sering kali menjadi pedang bermata dua. Pada 20 Mei 2017, sebuah mobil terseret sangat jauh di wilayah Gubug.

Mobil nahas tersebut akhirnya hancur dan terbakar hebat di atas rel. Empat penumpangnya tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di tempat.

Warga melihat kondisi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO//Darryl Ramadhan/app/agr]
Warga melihat kondisi gerbong KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pascakecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO//Darryl Ramadhan/app/agr]

4. Anjloknya Gerbong Mewah di Subang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjepit Semalaman di Gerbong 10, Endang Jadi Korban Terakhir yang Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi

Terjepit Semalaman di Gerbong 10, Endang Jadi Korban Terakhir yang Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:27 WIB

RS Polri Masih Identifikasi 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

RS Polri Masih Identifikasi 10 Kantong Jenazah Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:27 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB

Terkini

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Ekosistem Kota Mandiri Jadi Penentu Nilai Investasi Properti

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:40 WIB

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

30 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 yang Singkat dan Penuh Semangat untuk Caption Medsos

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Industri Kreatif Butuh Outsourcing, Regulasi Jangan Hambat Investasi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:29 WIB

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

48 Adegan Prarekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Tiga Lokasi Ditelusuri

Jatim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:22 WIB

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:11 WIB

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon

Sulsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:42 WIB

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

×