Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 28 April 2026 | 14:09 WIB
Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?
Menembus Blokade Gaza: Saat Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0. (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • DT Peduli berpartisipasi dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Gaza yang terblokade.
  • Relawan DT Peduli mendistribusikan kebutuhan medis dan pangan melalui jalur darat serta laut guna menembus keterbatasan akses distribusi.
  • Misi internasional ini bertujuan menjaga solidaritas global bagi Palestina dan memastikan harapan tetap tersampaikan di tengah krisis panjang.

Suara.com - Di tengah blokade panjang dan krisis kemanusiaan yang belum mereda di Gaza, Palestina, solidaritas global terus mencari jalannya. Bukan hanya lewat pernyataan, tetapi melalui aksi nyata yang menembus batas geografis dan risiko kemanusiaan.

Salah satu upaya itu hadir melalui misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0, gerakan sipil internasional yang membawa bantuan sekaligus pesan: bahwa Gaza tidak sendirian. Di antara mereka yang terlibat, DT Peduli menjadi bagian dari barisan yang memilih untuk tidak diam.

Bagi lembaga kemanusiaan ini, keterlibatan dalam misi bukan sekadar soal logistik, tetapi keberpihakan. Sebuah sikap yang dirangkum dalam pesan sederhana: tidak semua bisa berlayar, tapi semua bisa berpihak.

Executive Director DT Peduli, Jajang Nurjaman, menyebut misi ini sebagai ikhtiar kolektif lintas negara untuk membuka akses kemanusiaan di tengah keterbatasan.

“Kondisi Palestina saat ini masih berada dalam situasi blokade yang panjang. Melalui gerakan global seperti ini, kami ingin mengambil bagian, baik lewat jalur laut maupun darat,” ujarnya.

GSF 2.0 tidak hanya mengandalkan satu jalur. Di tengah berbagai hambatan distribusi, bantuan dikirim melalui laut dan darat, membawa kebutuhan medis, pangan, hingga perlengkapan darurat. Strategi ini menjadi cara untuk memastikan bahwa bantuan tetap bergerak, meski ruang geraknya dibatasi.

DT Peduli turut mengirimkan relawan dengan beragam peran—dari tenaga medis hingga tim media dan koordinator lapangan. Bagi Ketua Yayasan DT Peduli, Bascharul Asana, setiap langkah dalam misi ini mengandung tanggung jawab besar.

“Ini bukan sekadar perjalanan, tetapi amanah. Para relawan harus menjaga niat dan membawa nama baik Indonesia dalam setiap peran,” katanya.

Lebih dari sekadar distribusi bantuan, misi ini juga menjadi upaya menjaga agar Palestina tidak hilang dari perhatian dunia. Di tengah derasnya arus informasi, suara kemanusiaan kerap tenggelam.

baca juga

Director of Impact and Civilization DT Peduli, Fahrizal Amir, menegaskan bahwa setiap kontribusi tetap berarti.

“Sekecil apa pun ikhtiar yang dilakukan, baik berbagi informasi, berdonasi, atau terlibat langsung, itu bagian dari kekuatan kolektif,” ujarnya.

Bagi para relawan di lapangan, perjalanan ini bukan hanya soal jarak yang ditempuh, tetapi tentang harapan yang dibawa. Muhammad Ihsan, salah satu relawan, menggambarkan pengalaman itu dengan sederhana namun kuat.

“Ini bukan hanya tentang mengirimkan bantuan, tapi memastikan bahwa harapan itu benar-benar sampai,” tuturnya.

Di tengah keterbatasan, GSF 2.0 menunjukkan bahwa solidaritas tidak mengenal batas. Bahwa ketika akses ditutup, akan selalu ada cara untuk membuka jalan. Dan bahwa di tengah krisis yang panjang, keberanian untuk berpihak adalah bentuk kemanusiaan yang paling nyata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot

11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot

News | Senin, 27 April 2026 | 18:28 WIB

Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina

Anak 14 Tahun Tewas Dirudal Israel di Palestina

News | Senin, 27 April 2026 | 09:58 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Terkini

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:50 WIB

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:47 WIB

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:44 WIB

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

Jokowi Bakal Sapa Kupang, Jalan Santai hingga Karnaval Budaya Siap Digelar

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara

Entertainment | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

UIPM Beri Alasan Mengapa Jejaring Internasional Penting bagi Dunia Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:33 WIB

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

Kematian Janggal Sutrimo, Benarkah Terkait Kasus Eks Jampidsus?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31 WIB

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Memantau Harimau yang Bikin Geger Warga di Pulau Burung Indragiri Hilir

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:24 WIB

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

KPK Dalami Lelang Jabatan Zulkarnain, Dugaan Mahar Pajero Sport ke Bupati Diusut

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:23 WIB

×