Operasi Plastik: Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik Lewat Hal Simpel

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 30 April 2026 | 11:55 WIB
Operasi Plastik: Solusi Kreatif Atasi Sampah Plastik Lewat Hal Simpel
Potret Kegiatan Operasi Plastik Bersama Dengan 4 good things (Instagram/@_gudrnd)

Suara.com - Operasi Plastik: Cara Sederhana GUDRND Ubah Limbah Jadi Bernilai

Di tengah tingginya produksi sampah plastik di Indonesia, komunitas GUDRND menghadirkan pendekatan berbeda melalui program bernama “operasi plastik”. Program ini menjadi fokus utama mereka dalam mengolah limbah secara sederhana dan mudah diakses masyarakat.

Tergabung dalam ekosistem GUDSKUL, GUDRND selama ini dikenal sebagai komunitas seniman yang mengolah limbah plastik seperti banner, kantong kresek, dan tutup botol menjadi produk bernilai. Namun, melalui “operasi plastik”, mereka mencoba memperluas dampak dengan pendekatan yang lebih praktis.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2025 mencatat Indonesia menghasilkan sekitar 9,9 hingga 12,4 juta ton sampah plastik per tahun. Sebagian di antaranya belum terkelola dengan baik dan berakhir mencemari lingkungan.

Salah satu founder GUDRND, Muhhamad Aldino, mengatakan program “operasi plastik” lahir dari kebutuhan untuk membuat proses daur ulang lebih terjangkau.

“Sebenarnya, alat ini cukup mahal dan akhirnya susah juga karena tidak semua orang bisa melakukan recycle-upcycle pakai mesin,” ujarnya.

Ia menambahkan, pertanyaan dari peserta workshop justru menjadi titik awal munculnya ide tersebut.

“Biasanya ibu-ibu tanya, ‘Mas, alatnya ini harga berapa? Mahal ya?’ Dari situ kami sadar harus ada cara yang lebih sederhana,” kata Aldino.

Program “operasi plastik” kemudian dirancang dengan menggunakan alat-alat yang mudah ditemukan, seperti cetakan kue, gunting, cutter, hingga setrika. Dengan metode ini, masyarakat bisa langsung mengolah limbah plastik tanpa bergantung pada teknologi mahal.

baca juga

Dalam praktiknya, GUDRND menjalankan program ini melalui berbagai workshop dan kolaborasi. Mereka pernah bekerja sama dengan institusi pendidikan seperti SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang, serta berkolaborasi secara internasional dengan Tama Art University Tokyo.

Selain itu, GUDRND juga terlibat dalam Pekan Kebudayaan Nasional 2023, bekerja sama dengan Komunitas Pasir Putih dan Kementerian Kebudayaan. Dalam kegiatan tersebut, mereka mengajak masyarakat mengolah limbah plastik menjadi produk seperti gantungan kunci dan tas menggunakan teknik sederhana.

Melalui “operasi plastik”, GUDRND menunjukkan bahwa solusi pengelolaan sampah tidak harus selalu bergantung pada teknologi tinggi. Pendekatan sederhana dan partisipatif ini membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam mengurangi limbah plastik di sekitarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:29 WIB

Terkini

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×