Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Hantavirus? Ini Gejala Fatalnya

Ruth Meliana | Suara.com

Selasa, 05 Mei 2026 | 13:25 WIB
Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Hantavirus? Ini Gejala Fatalnya
ilustrasi virus (freepik/wirestock)
  • Hantavirus adalah virus zoonotik dari hewan pengerat yang menyebabkan sindrom pernapasan atau gangguan ginjal serius pada manusia.
  • Kementerian Kesehatan melaporkan delapan kasus HFRS di empat provinsi Indonesia pada Juni 2025 dengan tingkat kesembuhan total.
  • Penanganan medis suportif yang cepat serta kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam meningkatkan peluang kesembuhan pasien hantavirus.

Deteksi dini dan perawatan suportif yang cepat secara signifikan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup.

Banyak pasien yang selamat dari fase kritis bisa pulih sepenuhnya dalam beberapa minggu hingga bulan tanpa komplikasi jangka panjang.

Faktor yang memengaruhi kesembuhan meliputi usia, kondisi imun, dan komorbiditas.

Di Amerika Serikat, sekitar 60-65 persen pasien HPS bertahan hidup dengan perawatan modern.

Kasus di Indonesia yang semuanya sembuh membuktikan bahwa sistem kesehatan kita mampu menanganinya jika terdeteksi cepat.

Pencegahan: Kunci Utama melawan Hantavirus

Karena tidak ada pengobatan khusus, pencegahan adalah strategi terbaik. Hantavirus ditularkan melalui inhalasi aerosol urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi, serta kontak langsung atau gigitan.

Langkah pencegahan meliputi:

  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, terutama gudang, lumbung, dan area lembab.
  • Menutup celah masuk tikus, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, dan membuang sampah secara rutin.
  • Membersihkan kotoran tikus dengan disinfektan (bukan sapu kering yang bisa menyebarkan debu).
  • Menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area berisiko.
  • Menghindari kontak dengan rodent liar, terutama di daerah pedesaan atau hutan.

Pada intinya, manusia bisa bertahan hidup dari infeksi hantavirus, bahkan dari jenis yang paling berat sekalipun. Tingkat kematian yang tinggi bukan berarti selalu fatal; banyak pasien pulih total berkat intervensi medis tepat waktu.

Di Indonesia, kasus yang dilaporkan hingga kini menunjukkan hasil positif. Namun, karena virus ini berpotensi muncul di berbagai daerah akibat interaksi manusia-hewan yang semakin dekat, kesadaran masyarakat dan kewaspadaan dini menjadi sangat penting.

Jaga kebersihan, waspadai tanda bahaya setelah kontak dengan rodent, dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika muncul gejala flu yang disertai sesak napas. Pencegahan tetap yang paling ampuh melawan ancaman hantavirus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar

Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:43 WIB

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

Indonesia Rawan Jadi 'Sarang Sunyi' Penyakit Hantavirus, Epidemiolog Soroti Lemahnya Surveilans

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:51 WIB

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Apa Itu Hantavirus? Virus Mematikan yang Renggut Nyawa Penumpang Kapal Pesiar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:13 WIB

Terkini

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:35 WIB

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31 WIB

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik yang Cocok Dipakai Kerja dan Aktivitas Harian, Cek di Sini!

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik yang Cocok Dipakai Kerja dan Aktivitas Harian, Cek di Sini!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:53 WIB

Urutan Skincare Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter, Sesuaikan Jenisnya!

Urutan Skincare Pakai Toner yang Benar Menurut Dokter, Sesuaikan Jenisnya!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:41 WIB

5 Rekomendasi Daily Cream Viva Cosmetics, Murah tapi Efektif untuk Rawat Kulit

5 Rekomendasi Daily Cream Viva Cosmetics, Murah tapi Efektif untuk Rawat Kulit

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:12 WIB

5 Toner yang Mencerahkan Wajah di Guardian dengan Kandungan Aktif Terbaik

5 Toner yang Mencerahkan Wajah di Guardian dengan Kandungan Aktif Terbaik

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Harga Setara Motor, Sepeda Listrik Ini Punya Jarak Tempuh 96,5 Km

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:07 WIB

Urutan Skincare Wardah Lightening Pagi dan Malam yang Benar agar Wajah Cerah Maksimal

Urutan Skincare Wardah Lightening Pagi dan Malam yang Benar agar Wajah Cerah Maksimal

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:55 WIB

7 Parfum Aroma Mint yang Bikin Fresh Seharian, Lokal hingga Brand Mewah

7 Parfum Aroma Mint yang Bikin Fresh Seharian, Lokal hingga Brand Mewah

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:25 WIB