Benarkah Sampo Selsun Ditarik BPOM? Ini Faktanya!

Ruth Meliana

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB
Benarkah Sampo Selsun Ditarik BPOM? Ini Faktanya!
Selsun 7 Flowers
baca 10 detik
  • BPOM menarik sampo Selsun varian 7 Flowers dan 7 Herbal karena mengandung cemaran 1,4-dioksan melebihi batas aman.
  • PT Rohto Laboratories Indonesia menarik produk terdampak dari pasaran dan menyediakan layanan penukaran atau pengembalian dana konsumen.
  • Produk Selsun varian lainnya dinyatakan tetap aman digunakan karena telah memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh BPOM.

Suara.com - Baru-baru ini, ramai beredar kabar bahwa sampo antiketombe merek Selsun ditarik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Banyak konsumen yang khawatir karena sampo Selsun merupakan produk yang sudah lama dikenal dan dipercaya untuk mengatasi masalah ketombe.

Lantas, benarkah seluruh produk sampo Selsun ditarik BPOM? Berikut penjelasan lengkap beserta faktanya.

Menurut pengumuman BPOM terkait hasil pengawasan kosmetik triwulan I tahun 2026, terdapat 11 produk kosmetik dan perawatan tubuh yang ditarik dari peredaran karena mengandung bahan berbahaya atau cemaran yang melebihi batas aman.

Dua di antaranya adalah varian Selsun, yaitu Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal. Penarikan ini dilakukan karena kedua produk tersebut mengandung cemaran 1,4-dioksan (1,4-dioxane) yang melebihi ambang batas yang diperbolehkan.

Apa Itu 1,4-Dioksan?

1,4-Dioksan adalah senyawa kimia yang sering muncul sebagai cemaran dalam proses produksi bahan kosmetik, terutama surfaktan. Senyawa ini diklasifikasikan sebagai bahan yang berpotensi karsinogenik (pemicu kanker) pada paparan jangka panjang.

Selain itu, paparan berlebih dapat menyebabkan iritasi kulit, kerusakan organ seperti hati dan ginjal, serta gangguan kesehatan lainnya.

BPOM menegaskan bahwa produk yang tidak memenuhi standar keamanan harus segera ditarik dan izin edarnya dibatalkan untuk melindungi masyarakat.

Respons PT Rohto Laboratories Indonesia

baca juga

Sebagai produsen Selsun di Indonesia, PT Rohto Laboratories Indonesia langsung merespons dengan mengeluarkan pernyataan resmi.

Perusahaan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada konsumen, mitra bisnis, dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Rohto menjelaskan bahwa seluruh produk Selsun sebelumnya telah diuji di laboratorium independen terakreditasi dan dinyatakan memenuhi syarat.

Namun, hasil uji BPOM menemukan perbedaan pada varian Selsun 7 Flowers dan Selsun 7 Herbal.

Sebagai bentuk tanggung jawab, perusahaan telah melakukan penarikan seluruh batch kedua varian tersebut dari pasaran.

Hingga berita ini ditulis, proses penarikan sudah mencapai lebih dari 96 persen dan akan dilanjutkan dengan pemusnahan.

Langkah yang Disarankan untuk Konsumen

Bagi Anda yang masih memiliki Selsun 7 Flowers atau Selsun 7 Herbal, BPOM dan Rohto sangat menyarankan untuk segera menghentikan pemakaian.

Konsumen dapat menghubungi customer care resmi Selsun untuk melakukan penukaran produk secara gratis tanpa dipungut biaya.

Perusahaan juga menyediakan opsi refund atau penggantian dengan varian Selsun lain yang aman.

Penting dicatat bahwa bukan seluruh lini produk Selsun yang ditarik. Varian lain seperti Selsun Blue, Selsun Gold, Selsun Yellow Double Impact, dan Selsun Scalp Care dinyatakan masih aman dan memenuhi standar keamanan berdasarkan hasil uji laboratorium.

Pelajaran Penting untuk Konsumen

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu cermat sebelum membeli produk perawatan tubuh. Beberapa tips:

  1. Periksa nomor izin edar BPOM pada kemasan.
  2. Hindari produk yang klaimnya terlalu berlebihan.
  3. Pantau pengumuman resmi dari BPOM melalui situs atau akun media sosial resminya.
  4. Pilih produk dari produsen yang transparan dan cepat tanggap terhadap isu keamanan.

PT Rohto juga menyatakan sedang melakukan reformulasi pada varian sampo Selsun yang terdampak dan akan mendaftarkan formula baru yang telah memenuhi standar BPOM, ditargetkan tersedia pada semester II 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu

Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:40 WIB

Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit

Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:48 WIB

Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik

Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

×