Dari Mana Asal Sel Kanker? Ini Pemicu dan Ciri-cirinya

Ruth Meliana

Senin, 11 Mei 2026 | 14:40 WIB
Dari Mana Asal Sel Kanker? Ini Pemicu dan Ciri-cirinya
ilustrasi sel kanker (freepik/kjpargeter)
baca 10 detik
  • Sel kanker terbentuk akibat akumulasi mutasi DNA pada sel normal yang menyebabkan pertumbuhan jaringan secara tidak terkendali.
  • Faktor pemicu kanker mencakup genetika, paparan zat karsinogenik, infeksi virus, serta pola hidup tidak sehat sepanjang usia.
  • Pencegahan efektif dilakukan melalui gaya hidup sehat, vaksinasi, dan deteksi dini untuk menurunkan risiko penyakit kanker tersebut.

Suara.com - Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Setiap tahun jutaan orang terdiagnosis, dan pemahaman tentang asal-usulnya menjadi kunci pencegahan serta pengobatan.

Pertanyaan mendasar yang sering muncul adalah: dari mana asal sel kanker? Secara sederhana, sel kanker berasal dari sel-sel normal tubuh yang mengalami perubahan atau mutasi pada materi genetiknya (DNA). Mutasi ini menyebabkan sel kehilangan kendali atas siklus hidupnya, sehingga tumbuh dan berkembang biak secara tidak terkendali.

Proses terbentuknya kanker biasanya tidak terjadi dalam semalam. Ia merupakan hasil akumulasi kerusakan genetik selama bertahun-tahun.

Tubuh manusia memiliki mekanisme perbaikan DNA yang luar biasa, tetapi ketika kerusakan terlalu banyak atau mekanisme tersebut gagal, sel yang rusak bisa berubah menjadi sel kanker.

Sel-sel ini kemudian membentuk massa abnormal yang disebut tumor. Tumor jinak biasanya tidak menyebar, sedangkan tumor ganas atau kanker dapat menyerang jaringan sekitar dan bermetastasis ke organ lain.

Pemicu Utama Munculnya Sel Kanker

Ada banyak faktor yang dapat memicu mutasi DNA dan kelahiran sel kanker. Faktor-faktor ini dibagi menjadi dua kelompok besar: yang tidak dapat diubah (seperti genetika dan usia) serta yang dapat dimodifikasi melalui gaya hidup.

1. Faktor Genetik

Beberapa orang mewarisi gen yang rentan terhadap kanker, seperti mutasi BRCA1 dan BRCA2 yang meningkatkan risiko kanker payudara dan ovarium. Namun, sebagian besar mutasi bersifat acquired (didapat sepanjang hidup), bukan diturunkan.

2. Paparan Lingkungan dan Zat Karsinogenik

baca juga

Rokok adalah penyebab utama kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan. Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang merusak DNA. Paparan radiasi (sinar UV, sinar-X berlebih), polusi udara, asbestos, dan bahan kimia industri juga menjadi pemicu kuat.

3. Infeksi Virus dan Bakteri

Virus HPV menyebabkan kanker serviks, hepatitis B dan C memicu kanker hati, serta Epstein-Barr virus terkait dengan limfoma. Infeksi kronis menciptakan peradangan berkepanjangan yang mendorong mutasi sel.

4. Gaya Hidup Modern

Obesitas, kurang aktivitas fisik, konsumsi alkohol berlebih, dan pola makan tinggi lemak serta daging merah olahan meningkatkan risiko berbagai kanker. Penuaan juga menjadi faktor karena semakin tua, semakin banyak kesalahan replikasi DNA yang terjadi.

5. Faktor Lain

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Terkini

Lipstik Make Over yang Tahan Lama Mana? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim

Lipstik Make Over yang Tahan Lama Mana? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama

Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:10 WIB

12 Tanaman Indoor Pembawa Keberuntungan Sesuai Shio, Mana yang Cocok untukmu?

12 Tanaman Indoor Pembawa Keberuntungan Sesuai Shio, Mana yang Cocok untukmu?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Persija vs Persib di GBK, Operator Bongkar Proses di Balik Duel Panas 12 September

Persija vs Persib di GBK, Operator Bongkar Proses di Balik Duel Panas 12 September

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Askrindo Pertahankan Rating idAA+ dari Pefindo

Askrindo Pertahankan Rating idAA+ dari Pefindo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Review dr Tirta Jajal Adidas Hyperboost Edge, Sepatu Lari Happening Harga Rp3,5 Jutaan

Review dr Tirta Jajal Adidas Hyperboost Edge, Sepatu Lari Happening Harga Rp3,5 Jutaan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam

Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kejagung Periksa Lagi 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

Kejagung Periksa Lagi 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ulasan The Atypical Family, Fantasi Superhero dengan Pendekatan Psikologis

Ulasan The Atypical Family, Fantasi Superhero dengan Pendekatan Psikologis

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!

Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:54 WIB

×