Mengapa Ibu Kota Negara Indonesia Tetap Jakarta Bukan IKN?

Ruth Meliana

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:00 WIB
Mengapa Ibu Kota Negara Indonesia Tetap Jakarta Bukan IKN?
Suasana pemukiman penduduk dengan latar belakang gedung bertingkat di Jakarta, Selasa (12/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Jakarta masih berstatus ibu kota Indonesia karena belum diterbitkannya Keputusan Presiden.
  • Mahkamah Konstitusi menegaskan Jakarta tetap menjadi ibu kota demi mencegah kekosongan hukum.
  • Pemerintah menargetkan IKN sebagai pusat politik pada 2028 dengan melakukan pemindahan bertahap.

Suara.com - Hingga pertengahan 2026, pertanyaan tentang status ibu kota Indonesia masih sering muncul di masyarakat. Banyak yang bertanya-tanya, mengapa Jakarta masih menjadi ibu kota negara padahal Undang-Undang Ibu Kota Nusantara (IKN) telah disahkan sejak 2022 dan pembangunan di Kalimantan Timur terus berlanjut?

Jawabannya terletak pada aspek hukum, kesiapan infrastruktur, serta realitas praktis penyelenggaraan pemerintahan.

Secara konstitusional dan yuridis, Jakarta tetap menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia karena belum ada Keputusan Presiden (Keppres) yang secara resmi memindahkan status tersebut ke IKN Nusantara.

Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusan terbarunya pada Mei 2026 menolak gugatan uji materi terhadap UU IKN. MK menegaskan bahwa Jakarta tetap berstatus sebagai ibu kota hingga Keppres pemindahan diterbitkan.

Putusan ini memberikan kepastian hukum bahwa tidak boleh terjadi kekosongan status ibu kota negara.

Meskipun UU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) telah menghapus kata “ibu kota” dari nama resminya, Pasal 63 UU tersebut secara eksplisit menyatakan bahwa Jakarta tetap berfungsi sebagai ibu kota negara sampai adanya Keppres perpindahan.

Artinya, secara de jure (hukum), Jakarta masih memegang tongkat estafet pusat pemerintahan. Proses pemindahan tidak otomatis terjadi hanya karena adanya UU IKN, melainkan perlu langkah konstitutif berupa Keppres dari Presiden.

Alasan Praktis dan Kesiapan

Suasana lengang di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (6/7).
Suasana lengang di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (6/7).

Pembangunan IKN memang progresif, dengan berbagai infrastruktur pemerintahan seperti istana, gedung legislatif, dan hunian ASN yang sudah mulai beroperasi.

Presiden Prabowo Subianto bahkan menetapkan target IKN menjadi “ibu kota politik” pada 2028. Namun, hingga saat ini, sebagian besar lembaga negara, kementerian, dan aktivitas pemerintahan masih berpusat di Jakarta.

Pemindahan massal Aparatur Sipil Negara (ASN) belum sepenuhnya terealisasi karena tantangan logistik, kesiapan fasilitas, dan biaya yang sangat besar.

Jakarta sebagai pusat ekonomi, keuangan, bisnis, dan transportasi nasional memiliki infrastruktur yang matang. Bandara, pelabuhan, gedung perkantoran, serta jaringan diplomatik internasional sudah mapan di sini.

Memindahkan seluruh fungsi ibu kota secara mendadak berisiko mengganggu stabilitas pemerintahan, investasi, dan pelayanan publik. Transisi yang terburu-buru justru bisa menimbulkan kekacauan administratif dan ekonomi.

Latar Belakang Pemindahan ke IKN

Suasana Ibu Kota Nusantara atau IKN di malam hari. (Suara.com/Novian)
Suasana Ibu Kota Nusantara atau IKN di malam hari. (Suara.com/Novian)

Pemindahan ibu kota ke IKN didorong oleh alasan yang sangat valid. Jakarta menghadapi masalah serius: kemacetan kronis, banjir, penurunan tanah, polusi udara, dan beban populasi yang mencapai lebih dari 10 juta jiwa.

Pulau Jawa menyumbang lebih dari 50 persen PDB nasional dan menampung sebagian besar penduduk Indonesia, sehingga terjadi ketimpangan regional yang ekstrem.

IKN dirancang sebagai kota baru yang berkelanjutan, berbasis hutan, dan menjadi simbol pemerataan pembangunan ke luar Jawa.

Namun, proyek sebesar ini tidak bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Estimasi biaya mencapai ratusan triliun rupiah, dengan pendanaan campuran APBN, swasta, dan investor.

Di bawah pemerintahan Prabowo, pembangunan terus berlanjut, tetapi prioritas adalah memastikan kesiapan sebelum pemindahan penuh.

Target 2028 sebagai ibu kota politik menunjukkan pendekatan bertahap: fungsi politik dan pemerintahan inti akan berpindah lebih dulu, sementara Jakarta mungkin tetap menjadi pusat ekonomi mirip New York di Amerika Serikat atau Melbourne di Australia.

Pada intinya, Jakarta masih menjadi ibu kota Indonesia bukan karena pemerintah membatalkan rencana IKN, melainkan karena proses pemindahan memerlukan persiapan matang dan landasan hukum yang kuat berupa Keppres. MK telah memberikan kejelasan bahwa transisi harus dilakukan secara bertahap demi menjaga kesinambungan negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 06:50 WIB

Jakarta Bhayangkara Presisi Melaju ke Semifinal Liga Champions Voli Putra Asia 2026

Jakarta Bhayangkara Presisi Melaju ke Semifinal Liga Champions Voli Putra Asia 2026

Sport | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:19 WIB

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 22:59 WIB

Terkini

3 Cushion Terlaris di Shopee dengan Rating Nyaris Sempurna, Bikin Wajah Flawless Seharian

3 Cushion Terlaris di Shopee dengan Rating Nyaris Sempurna, Bikin Wajah Flawless Seharian

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:36 WIB

Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:42 WIB

5 Sunscreen yang Bagus untuk Remaja, Formula Ringan dan Cepat Meresap

5 Sunscreen yang Bagus untuk Remaja, Formula Ringan dan Cepat Meresap

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:35 WIB

5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya

5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:40 WIB

Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta

Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:29 WIB

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 08:56 WIB

Bulan Juni 2026 Ada Berapa Tanggal Merah? Cek Jadwal Libur dan Cuti Bersama

Bulan Juni 2026 Ada Berapa Tanggal Merah? Cek Jadwal Libur dan Cuti Bersama

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 08:21 WIB

Keren! Remaja Ini Teliti Teh Kombucha Jadi Inovasi Medis Perban Ramah Lingkungan

Keren! Remaja Ini Teliti Teh Kombucha Jadi Inovasi Medis Perban Ramah Lingkungan

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 08:07 WIB

30 Ucapan Hari Waisak 2026 Singkat Penuh Makna, Lengkap Link Twibbon dan Poster Siap Pakai

30 Ucapan Hari Waisak 2026 Singkat Penuh Makna, Lengkap Link Twibbon dan Poster Siap Pakai

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:38 WIB

3 Shio Paling Beruntung Selama 1-7 Juni 2026, Hidup Diprediksi akan Lebih Baik

3 Shio Paling Beruntung Selama 1-7 Juni 2026, Hidup Diprediksi akan Lebih Baik

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 07:20 WIB