Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya

Ruth Meliana

Senin, 18 Mei 2026 | 11:23 WIB
Siapa Pembuat Film Pesta Babi? Ini Profil Dua Sutradara di Baliknya
film Pesta Babi (YouTube/Indonesia Baru)
baca 10 detik
  • Film Pesta Babi mendokumentasikan perlawanan masyarakat adat di Papua Selatan terhadap proyek strategis nasional yang mengancam tanah ulayat.
  • Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale berkolaborasi selama empat tahun untuk memproduksi karya investigatif mengenai deforestasi tersebut.
  • Karya ini menyoroti dampak ekspansi perkebunan terhadap lingkungan sekaligus memicu debat nasional tentang keadilan bagi kelompok masyarakat adat.

Penelitiannya berbasis kerja lapangan etnografi dan arsip di Papua Barat.

Ia pernah menjadi post-doctoral fellow di Center for Southeast Asian Studies (CSEAS) Kyoto University (2020-2022) dan memiliki afiliasi dengan University of Wisconsin-Madison.

Minat penelitiannya meliputi politik pembangunan, transformasi endogen, antropologi Kristen, gerakan sosial, dan hubungan antar-spesies, dengan fokus Papua dan Flores.

Sebelumnya, Cypri terlibat dalam NGO Sunspirit for Justice and Peace di Indonesia Timur. Keahliannya dalam isu kolonialisme, konflik agraria, dan perlawanan masyarakat adat sangat relevan untuk Pesta Babi.

Ia membawa perspektif antropologis mendalam, menjelaskan bagaimana pembangunan sering menjadi alat kekuasaan eksternal yang bertabrakan dengan aspirasi masyarakat lokal.

Kolaborasi dan Dampak Film

Kolaborasi Dandhy (jurnalis investigasi) dan Cypri (antropolog) menciptakan keseimbangan antara narasi visual kuat dan analisis mendalam.

Film ini tidak hanya dokumentasi, tapi juga panggilan untuk refleksi tentang "kolonialisme di zaman kita" melalui proyek pembangunan besar di Papua.

Pemutaran film sempat menuai kontroversi, dengan beberapa nobar dibubarkan, yang justru meningkatkan minat publik.

baca juga

Melalui Pesta Babi, keduanya menunjukkan komitmen terhadap kebenaran dan advokasi hak masyarakat adat.

Dandhy membawa pengalaman sinematiknya, sementara Cypri menyumbang kedalaman etnografis. Karya ini memperkaya diskursus nasional tentang pembangunan berkelanjutan, hak tanah, dan masa depan Papua.

Di tengah polarisasi, profil Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale mengingatkan pentingnya jurnalisme independen dan penelitian akademis yang berani. Film Pesta Babi garapan mereka bukan sekadar hiburan, melainkan alat untuk memahami realitas kompleks di ujung timur Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya

Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:47 WIB

Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya

Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:02 WIB

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:59 WIB

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman

Bola | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×