Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari

Ruth Meliana

Rabu, 27 Mei 2026 | 11:20 WIB
Apa Efek Banyak Makan Daging Kurban? Ini Risiko yang Bisa Dihindari
ilustrasi daging kurban yang sudah dimasak (Pexels/Wahyu Prabowo)
baca 10 detik
  • Umat Muslim di Indonesia memperoleh asupan nutrisi protein hewani, zat besi, dan vitamin melalui pembagian daging kurban Idul Adha.
  • Konsumsi daging merah secara berlebihan dapat memicu peningkatan kadar kolesterol, gangguan pencernaan, hingga serangan nyeri penyakit asam urat.
  • Masyarakat perlu membatasi porsi konsumsi daging serta mengombinasikannya dengan sayuran untuk menjaga kesehatan tubuh selama perayaan Idul Adha.

Suara.com - Idul Adha merupakan momen yang penuh berkah bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain nilai ibadah dan kebersamaan, hari raya ini juga identik dengan pembagian daging kurban. Daging sapi, kambing, atau domba segar yang dibagikan sering kali menjadi hidangan utama selama beberapa hari.

Namun, konsumsi daging kurban dalam jumlah banyak dan dalam waktu singkat dapat membawa berbagai efek bagi kesehatan tubuh. Apa saja efek banyak makan daging kurban?

Manfaat Nutrisi dari Daging Kurban

Daging kurban merupakan sumber protein hewani yang sangat baik. Protein berperan penting dalam membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, serta menjaga sistem kekebalan.

Selain itu, daging merah seperti sapi dan kambing kaya akan zat besi heme yang mudah diserap tubuh, sehingga sangat bermanfaat bagi penderita anemia. Kandungan vitamin B12, zinc, dan selenium juga mendukung produksi sel darah merah, fungsi saraf, serta kesehatan tiroid.

Bagi masyarakat yang jarang mengonsumsi daging karena alasan ekonomi, momen Idul Adha menjadi kesempatan langka untuk mendapatkan asupan nutrisi berkualitas tinggi.

Daging segar yang baru disembelih juga memiliki rasa yang lebih enak dan kandungan nutrisi yang lebih optimal dibandingkan daging beku.

Risiko Kesehatan Akibat Konsumsi Berlebihan

Meski bergizi, makan terlalu banyak daging kurban dalam waktu singkat dapat menimbulkan masalah.

baca juga

Daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi.

Gangguan pencernaan juga sering terjadi. Banyak orang mengalami kembung, sembelit, atau diare karena perubahan pola makan yang mendadak dari makanan berserat tinggi (sayur dan buah) menjadi dominan protein dan lemak.

Apalagi jika daging dimasak dengan cara yang kurang sehat, seperti digoreng berulang atau dibuat sate dengan banyak kecap dan minyak.

Selain itu, ada risiko asam urat yang meningkat, terutama pada orang yang sudah memiliki riwayat penyakit ini.

Purin yang tinggi dalam daging merah dapat memicu serangan nyeri sendi yang hebat. Konsumsi berlebihan juga membebani kerja ginjal dan hati dalam memproses protein.

Efek Jangka Panjang dan Sosial

Dari segi sosial, tradisi makan daging kurban memperkuat rasa kebersamaan antar tetangga dan saudara. Namun, dari sisi kesehatan, kebiasaan ini kadang membuat orang mengabaikan prinsip moderasi.

Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi daging merah secara rutin berhubungan dengan peningkatan risiko kanker usus besar, meski dalam konteks Idul Adha yang hanya sekali setahun, risiko ini relatif rendah jika tidak dilakukan setiap hari.

Tips Mengonsumsi Daging Kurban yang Sehat

Agar manfaatnya maksimal dan risikonya minimal, ada beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Porsi yang masuk akal: Batasi 100-150 gram daging per hari untuk orang dewasa.
  • Kombinasikan dengan sayur: Jangan lupa tambahkan sayuran dan buah untuk serat yang membantu pencernaan.
  • Cara memasak sehat: Lebih baik direbus, dikukus, atau dibakar daripada digoreng.
  • Olahraga ringan: Berjalan kaki atau aktivitas fisik setelah makan membantu metabolisme.
  • Minum air putih yang cukup: Hindari minuman manis atau bersoda saat makan daging.
  • Kelompok rentan: Anak kecil, lansia, penderita asam urat, kolesterol tinggi, dan penyakit ginjal sebaiknya membatasi porsi lebih ketat.

Jadi, makan daging kurban adalah bagian indah dari perayaan Idul Adha yang membawa berkah. Namun, "banyak" bukan berarti "berlebihan". Dengan mengonsumsi secara bijak, kita bisa mendapatkan manfaat nutrisi tanpa harus menanggung efek samping yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekayaan Prabowo yang Beli 1.098 Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar

Kekayaan Prabowo yang Beli 1.098 Sapi Kurban Pakai APBN Rp100 Miliar

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:13 WIB

Makna Kurban Idul Adha 2026 yang Penuh Pengorbanan

Makna Kurban Idul Adha 2026 yang Penuh Pengorbanan

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:01 WIB

Takbir Idul Adha Berlangsung Berapa Lama? Ini Hukumnya Menurut Para Ulama

Takbir Idul Adha Berlangsung Berapa Lama? Ini Hukumnya Menurut Para Ulama

Lifestyle | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:15 WIB

Terkini

Bonus Pulsa Telkomsel Rp17 Ribu Khusus Transaksi via BRImo, Klaim Sekarang!

Bonus Pulsa Telkomsel Rp17 Ribu Khusus Transaksi via BRImo, Klaim Sekarang!

Bri | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Pos Polisi Slipi Dirusak Massa, Warga Palmerah Rasakan Pedihnya Gas Air Mata

Pos Polisi Slipi Dirusak Massa, Warga Palmerah Rasakan Pedihnya Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur

Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo Subianto: Saya Tak Ikut Campur

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Terungkap, Revaldo Fifaldi Terjerat Narkoba Lagi Usai Bertemu Residivis di Tempat Rehab

Terungkap, Revaldo Fifaldi Terjerat Narkoba Lagi Usai Bertemu Residivis di Tempat Rehab

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:48 WIB

OCBC Hadirkan Fitur Wealth Management, Dukung Nasabah Wujudkan Tujuan Finansial

OCBC Hadirkan Fitur Wealth Management, Dukung Nasabah Wujudkan Tujuan Finansial

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Demo DPR Memanas, Simak Penyesuaian 21 Rute Transjakarta Malam Ini

Demo DPR Memanas, Simak Penyesuaian 21 Rute Transjakarta Malam Ini

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:42 WIB

Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Emas dan Uang Dinyatakan Sah

Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Emas dan Uang Dinyatakan Sah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:39 WIB

Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel

Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:31 WIB

6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review

6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur

Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×