- Aturan utama menyimpan daging kurban adalah dilarang mencucinya dengan air.
- Potong per porsi sekali masak sebelum menyimpan daging kurban di kulkas.
- Proses pendinginan bertahap menjaga kualitas saat menyimpan daging kurban jangka panjang.
Suara.com - Hari Raya Idul Adha identik dengan stok daging kurban yang melimpah.
Namun, banyak masyarakat yang masih bingung bagaimana cara menyimpan daging sapi atau kambing kurban agar tetap segar dan tidak cepat busuk.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Rina Pujiastuti dilansir dari laman Dinkes Jatim, pernah memberikan penjelasan mendalam terkait hal ini saat memantau penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Islamic Center Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
Menurut drh. Rina, kunci utama kualitas daging terletak pada cara penanganan dan suhu penyimpanan.
Ketahanan Daging Berdasarkan Suhu Penyimpanan
Daya tahan daging sangat bergantung pada di mana Anda meletakkannya.

Jangan sampai salah, karena bakteri bisa berkembang biak dengan cepat jika suhu tidak tepat.
- Suhu Ruang: Daging hanya bertahan 2 hingga 3 jam. Segera distribusikan atau masukkan ke pendingin.
- Kulkas Bawah (Chiller) Suhu <4°C: Bertahan 3 hingga 5 hari.
- Freezer (Beku) Suhu -18°C: Bisa bertahan lama antara 6 hingga 12 bulan.
Tips Menyimpan Daging Kurban
drh. Rina menekankan beberapa poin penting agar daging kurban aman dikonsumsi dalam jangka panjang:
1. Jangan Dicuci Sebelum Disimpan
Banyak orang salah kaprah dengan mencuci daging sebelum masuk kulkas. Padahal, mencuci daging mentah justru memicu masuknya bakteri dan mempercepat pembusukan.
2. Potong Kecil-Kecil (Per Porsi)
Simpanlah daging dalam potongan kecil sekali masak. Hal ini dilakukan agar Anda tidak perlu mencairkan seluruh bongkahan daging jika hanya butuh sedikit.
Daging yang sudah keluar dari freezer dan mencair dilarang keras untuk dibekukan kembali karena risiko kontaminasi bakteri.
3. Gunakan Wadah Tertutup dan Food Grade