- Hari Tasyrik berlangsung pada 11, 12, dan 13 Zulhijah setelah Iduladha.
- Di hari ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir, doa, dan amal kebaikan.
- Hari Tasyrik juga dikenal sebagai waktu makan, minum, dan bersyukur kepada Allah SWT.
Memperbanyak tahmid, tahlil, dan tasbih juga dianjurkan untuk mengisi hari-hari penuh berkah tersebut.
2. Memperbanyak Doa
Hari Tasyrik dipercaya menjadi salah satu waktu yang baik untuk berdoa. Banyak ulama menyebut suasana penuh zikir dan ibadah di hari ini membuat doa memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Doa bisa dipanjatkan setelah salat, saat selesai berdzikir, maupun di waktu-waktu mustajab lainnya.
Salah satu doa yang bisa diamalkan yakni sebagai berikut.
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, berilah kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka."
3. Bersedekah dan Berbagi Makanan
Hari Tasyrik juga menjadi momen yang baik untuk berbagi kepada sesama. Selain membagikan daging kurban, sedekah makanan kepada tetangga atau kerabat juga termasuk amalan yang dianjurkan.
Kebersamaan saat makan bersama keluarga dan lingkungan sekitar menjadi salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
4. Menjaga Silaturahmi
Momen setelah Iduladha sering dimanfaatkan untuk berkumpul bersama keluarga besar. Karena itu, menjaga hubungan baik dan mempererat silaturahmi juga termasuk amalan yang bernilai ibadah.
Berkunjung ke rumah saudara atau sekadar saling berkabar bisa menjadi cara sederhana menjaga hubungan tetap hangat.
5. Memperbanyak Amal Saleh