Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah

Ruth Meliana

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:10 WIB
Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah
CEO Hanania Travel Ahmad Syah Farhan Rachman dan istri, Nisa Bahri. (Instagram/@hananiagroup.id)
baca 10 detik
  • Direktur Utama Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, ditetapkan sebagai tersangka penipuan umrah pada akhir Mei 2026 di Jakarta.
  • Polda Metro Jaya menahan Farhan atas dugaan penggelapan dana ratusan jemaah dengan total kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.
  • Para korban menuntut pertanggungjawaban hukum dan pengembalian dana setelah gagal berangkat ibadah meskipun telah melunasi biaya perjalanan umrah.

Suara.com - Ahmad Syah Farhan, yang juga dikenal sebagai Ahmad Syah Farhan Rachman, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan umrah.

Sebagai Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional atau yang lebih dikenal dengan Hanania Travel/Hanania Group, Farhan sempat membangun citra sebagai pengusaha travel ibadah yang sukses.

Namun, pada akhir Mei 2026, namanya mencuat sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah yang merugikan ratusan hingga ribuan orang.

Profil Ahmad Syah Farhan

Informasi pribadi Ahmad Syah Farhan tidak banyak terungkap secara detail di media. Ia dikenal aktif mempromosikan bisnisnya melalui media sosial, termasuk Instagram @ahmadfarhan1996.

Bersama istrinya, Fitriatun Nisa Bahri (Nisa Bahri), Farhan mengembangkan Hanania Group menjadi agen perjalanan umrah dan haji yang cukup dikenal.

Perusahaan ini menawarkan paket umrah dengan berbagai program menarik, termasuk kemitraan “Teras Hanania” yang menjanjikan keuntungan bagi mitra bisnis.

Dalam promosinya, Farhan sering menampilkan gaya hidup mewah dan kesuksesan bisnis. Hanania Travel sempat gencar merekrut calon jemaah dengan tawaran paket yang kompetitif.

Banyak jemaah yang tertarik karena janji keberangkatan cepat dan pelayanan premium. Namun, di balik kesuksesan tersebut, muncul dugaan mismanagement keuangan yang parah.

baca juga

Kronologi Dugaan Penipuan Umrah

Kasus ini mencuat pada akhir Mei 2026 ketika ratusan calon jemaah umrah menggeruduk kantor Hanania Travel di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Para korban mengaku telah melunasi biaya umrah, bahkan ada yang membayar hingga Rp100 juta per orang, tetapi gagal diberangkatkan.

Mereka mendesak klarifikasi dari Farhan, yang saat itu mengakui adanya masalah pengelolaan keuangan di perusahaannya.

Pada 28 Mei 2026, puluhan korban melaporkan Farhan ke Polda Metro Jaya. Jumlah korban terus bertambah, dengan estimasi kerugian bervariasi.

Beberapa laporan menyebut kerugian mencapai Rp12,14 miliar hingga Rp60 miliar, melibatkan lebih dari 300 jemaah. Tidak hanya jemaah, mitra bisnis Hanania Travel juga dilaporkan mengalami kerugian miliaran rupiah.

Polda Metro Jaya merespons cepat. Setelah memeriksa puluhan saksi dan melakukan gelar perkara, pada 29 Mei 2026, Ahmad Syah Farhan ditetapkan sebagai tersangka dugaan penipuan dan/atau penggelapan.

Ia langsung ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Selain Farhan, istrinya Nisa Bahri juga disebut terlibat dalam laporan.

Penyidik menjeratnya dengan Pasal 492, Pasal 486, dan Pasal 607 KUHP, serta kemungkinan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kasus ini menimbulkan kemarahan besar di kalangan calon jemaah umrah. Banyak yang sudah menyiapkan mental dan fisik untuk beribadah di Tanah Suci, tetapi harapan pupus karena dana hilang. Beberapa korban mengaku kehilangan tabungan seumur hidup.

Hanania Travel sempat menjadi salah satu travel yang aktif di pasar umrah Indonesia. Namun, kasus ini mengungkap kerapuhan industri travel ibadah yang sering kali bergantung pada kepercayaan publik.

Kementerian Agama dan otoritas terkait diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap agen umrah agar kasus serupa tidak terulang.

Hingga kini, penyidikan kasus penipuan Hanania Travel masih berjalan. Farhan dan pihak terkait masih harus membuktikan diri di hadapan hukum. Sementara itu, ratusan korban berharap dana mereka dapat dikembalikan dan keadilan ditegakkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Kronologi Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Berapa Total Kerugiannya?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:42 WIB

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 08:56 WIB

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:33 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×