Ribuan Jemaah Gagal Berangkat Umrah, Mengapa Memilih Travel yang Amanah Jadi Kunci?

Vania Rossa

Senin, 01 Juni 2026 | 10:56 WIB
Ribuan Jemaah Gagal Berangkat Umrah, Mengapa Memilih Travel yang Amanah Jadi Kunci?
Ilustrasi jemaah umrah. (dok. ist)
baca 10 detik
  • Ribuan calon jemaah umrah melaporkan kerugian puluhan miliar rupiah ke Polda Metro Jaya akibat gagal berangkat ke Tanah Suci.
  • Wakil Ketua MPR RI mendesak pemerintah agar aktif melindungi jemaah dan memastikan penyelenggara memberikan ganti rugi sesuai undang-undang.
  • Jannah Firdaus meluncurkan Program Solidaritas Umrah untuk memfasilitasi keberangkatan 500 jemaah terdampak mulai 8 Juni 2026 secara bertahap.

Suara.com - Belakangan ini, dunia perjalanan ibadah umrah kembali menjadi sorotan setelah ribuan calon jemaah mengaku gagal berangkat ke Tanah Suci meski telah melunasi biaya perjalanan mereka. Kasus yang ramai diberitakan sejumlah media nasional itu bahkan berujung pada laporan ke Polda Metro Jaya setelah proses mediasi antara para jemaah dan pihak terkait tidak mencapai titik temu.

Nilai kerugian yang dilaporkan pun tidak sedikit. Berdasarkan berbagai informasi yang beredar, total kerugian para calon jemaah diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. Namun, di balik angka tersebut tersimpan kerugian yang jauh lebih besar: tertundanya impian, doa, dan kerinduan ribuan umat Muslim yang telah mempersiapkan diri untuk menjadi tamu Allah SWT.

Kasus ini memantik perhatian berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua MPR RI sekaligus Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid. Ia menyayangkan terulangnya persoalan yang merugikan jemaah dan menegaskan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

"Tentu kita sangat menyesalkan kembali terjadinya tragedi ini. Sesuai UU terbaru, Kementerian Haji dan Umrah wajib ikut terlibat aktif mencarikan solusi, bahkan mendorong adanya kompensasi dan/atau ganti rugi bagi para jemaah sebagaimana amanat Pasal 97 UU Nomor 14 Tahun 2025," ujar Hidayat.

Di tengah keprihatinan tersebut, muncul satu pertanyaan penting yang relevan bagi masyarakat yang berencana menunaikan umrah: bagaimana cara memastikan perjalanan ibadah yang telah dipersiapkan dengan susah payah berada di tangan penyelenggara yang tepat?

Pertanyaan ini menjadi semakin penting mengingat umrah bukan sekadar perjalanan wisata biasa. Ada dana yang dikumpulkan bertahun-tahun, ada waktu yang disisihkan, dan ada harapan besar yang dititipkan kepada penyelenggara perjalanan ibadah.

Owner dan CEO Jannah Firdaus Tour & Travel, Wael Ahmed, menilai setiap Muslim yang telah berniat memenuhi panggilan Allah SWT berhak mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan terpercaya.

"Bagi kami, setiap kerinduan menuju Ka'bah layak diperjuangkan. Jamaah telah menyiapkan waktu, biaya, tenaga, dan harapan besar untuk menjadi tamu Allah. Karena itu, kami ingin menjadi bagian dari solusi agar kerinduan tersebut tidak berhenti di tengah jalan," ujarnya.

Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah maraknya kasus gagal berangkat, industri perjalanan umrah tidak hanya dituntut menjalankan bisnis, tetapi juga menjaga amanah yang telah dipercayakan jemaah.

baca juga

Salah satu bentuk respons yang muncul adalah hadirnya berbagai inisiatif untuk membantu jemaah yang terdampak, salah satunya diinisiasi oleh Jannah Firdaus dengan meluncurkan Program Solidaritas Umrah, sebuah program khusus yang dirancang untuk membantu jemaah yang belum dapat berangkat sesuai jadwal sebelumnya. 

Melalui program tersebut, disiapkan kuota khusus bagi ratusan jemaah terdampak yang telah memiliki bukti pendaftaran dan pembayaran pada penyelenggara sebelumnya. Selain mendapatkan pendampingan administrasi, para jemaah juga memperoleh sejumlah kemudahan seperti prioritas jadwal keberangkatan, pembekalan manasik, hingga layanan pendampingan sebelum dan selama perjalanan ibadah.

Menurut Wael, pihaknya siap memfasilitasi keberangkatan hingga 500 jemaah terdampak secara bertahap melalui kuota khusus yang telah disiapkan.

Melalui program tersebut, jemaah yang terdampak dapat memperoleh sejumlah dukungan untuk membantu proses keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Bentuk bantuan yang diberikan mencakup keringanan biaya perjalanan, fleksibilitas dalam memilih jadwal keberangkatan, pendampingan administrasi, hingga pembekalan manasik dan layanan pendamping ibadah selama perjalanan.

Selain itu, peserta program juga akan mendapatkan dukungan layanan pelanggan yang berkelanjutan serta akses ke komunitas pembinaan pasca-umrah sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pengalaman ibadah secara menyeluruh.

Program ini ditujukan bagi calon jemaah yang dapat membuktikan bahwa mereka termasuk dalam kelompok yang terdampak dan belum dapat berangkat sesuai jadwal yang dijanjikan sebelumnya. Untuk mengikuti program tersebut, jemaah perlu menunjukkan dokumen pendukung seperti bukti pendaftaran, bukti pembayaran, serta dokumen relevan lainnya yang kemudian akan melalui proses verifikasi.

Setelah verifikasi dinyatakan selesai, jemaah dapat memilih paket dan jadwal keberangkatan yang tersedia sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan masing-masing.

Direktur Jannah Firdaus Tour & Travel, H. Rahmat Syam Karya Putra, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan seluruh proses keberangkatan berjalan lancar dan memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah.

"Kami memahami bahwa banyak jemaah yang telah menanti kesempatan untuk berangkat ke Tanah Suci. Karena itu, seluruh aspek operasional harus dipersiapkan dengan matang agar jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk," ujarnya.

"Kami sudah siap memberangkatkan jemaah mulai 8 Juni 2026. Jamaah yang terdampak dapat memilih jadwal yang paling sesuai dengan kesiapan mereka. Kami ingin memastikan kerinduan mereka menuju Baitullah dapat segera terwujud," tambah Wael Ahmed.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah

Profil Ahmad Syah Farhan, Bos Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:10 WIB

Apa Saja Syarat dalam Ibadah Umrah di Mekkah Arab Saudi?

Apa Saja Syarat dalam Ibadah Umrah di Mekkah Arab Saudi?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:15 WIB

Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?

Siapa Owner Hanania Travel yang Lakukan Penipuan Umrah?

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:30 WIB

Terkini

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Promo UFood BRI Kasih Diskon Makanan hingga 65%, Siapa Cepat Dia Dapat!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 21:25 WIB

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Melalui Integrasi Portofolio dan Infrastruktur LNG

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 21:17 WIB

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

Empat Orang Dekatnya Jadi Tersangka, Nusron Wahid Belum Diperiksa KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:16 WIB

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

×